Momen Buka Bersama yang Menyenangkan dan Tantangan yang Muncul
Sesi buka bersama atau yang dikenal dengan istilah “bukber” menjadi kegiatan yang paling dinantikan selama bulan Ramadan. Saat momen ini tiba, undangan dari teman sekolah, teman kuliah, rekan kerja, hingga sahabat biasanya berdatangan. Momen bukber memang terasa sangat menyenangkan karena memberi kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan beberapa orang.
Sayangnya, ada juga tantangan yang bisa muncul saat menghadapi acara bukber, yaitu perasaan cemburu dari pasangan. Perasaan cemburu yang dimiliki oleh pasangan bisa membuat suasana menjadi kurang menyenangkan. Oleh karena itu, penting untuk segera menyelesaikan masalah tersebut dengan cara yang tepat agar hubungan asmara tetap harmonis.
Dalam sesi Popmama Talk: Trik Cerdas Rumah Tangga Harmonis saat Ramadan, Psikolog Klinis dan Founder Mudah Nyaman @mudahnyaman, Grace Maretta, M.Psi., Psikolog menjelaskan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa cemburu dari pasangan saat bukber dengan orang lain.
Beberapa Cara Mengatasi Pasangan Cemburu Saat Bukber
- Ajak Pasangan Ikut dalam Acara Bukber
Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengajak pasangan ikut serta dalam acara bukber apabila situasi memungkinkan. Selain menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi, kehadiran pasangan juga bisa membantu mereka memperluas relasi baru.
“Kalau memang cemburu, apakah memungkinkan kita ajak pasangan? Dikenalkan gitu. Siapa tahu ini adalah momen untuk bukan hanya bersilaturahmi tetapi juga menambah relasi baru,” ujar Grace dalam acara yang disiarkan melalui TikTok Live, Senin (27/3/2023).
- Tanyakan Penyebab Rasa Cemburu Pasangan
Jika tidak memungkinkan untuk mengajak pasangan ikut bukber, kamu bisa melakukan cara lain dengan menanyakan penyebab rasa cemburu yang dirasakan pasangan. Dengan demikian, kamu bisa memahami alasan di balik perasaan cemburu tersebut dan membuat kesepakatan khusus agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Jika memang terjadi kecemburuan, kita bisa bertanya, ‘Apa yang membuatmu akan merasa lebih baik jika aku tetap datang ke buka bersama itu?’, ‘Kamu akan merasa lebih nyaman aku tetap datang sambil ngapain?’,” kata Grace.
“Sambil misalnya, ‘Ngabarin kalau udah datang sama pas mau pulang’, oke boleh, atau pada saat misalnya foto bersama, ‘Kamu dekatnya sama yang papa-papa aja, ya, jangan dekat sama yang mama-mama,’ oh boleh. Itu kan hal-hal yang masih okelah untuk disepakati,” tambahnya.

- Bicarakan Hal-Hal yang Dilakukan Saat Bukber
Selain membuat kesepakatan dengan pasangan sebelum pergi ke acara bukber, kamu juga bisa mengatasi rasa cemburunya dengan menceritakan atau membicarakan beberapa hal yang kamu lakukan saat bukber berlangsung.
“Setelah buka bersama kemudian dibicarakan, tadi ngapain aja misalnya gitu, ‘Tadi ketemu nggak mantanmu?’, ‘Ngapain saja kamu sama dia?’, ‘Ya, makanlah kan judulnya buka bersama’ gitu,” terang Grace.

- Pasangan Juga Harus Introspeksi Diri
Cara mengatasi rasa cemburu ternyata tidak hanya dilakukan olehmu saja, tetapi juga bisa dilakukan oleh pasangan. Dalam hal ini, pasangan yang cemburu harus introspeksi diri dengan mengetahui apa yang sebenarnya menyebabkan perasaan cemburu tersebut. Tak hanya itu, pasangan juga wajib mengetahui hal yang paling dikhawatirkan.
“Dari pihak pasangan yang cemburu, kita sendiri perlu belajar, apa sih sebenarnya yang kita cemburuin? Apa yang kita khawatirkan? Apa yang kita cemaskan? Apakah kecemasan itu beralasan?” kata Grace.
“Atau sebenarnya kadang-kadang ya beberapa orang, mereka tahu nih suaminya atau istrinya, pasangannya relatif setia cuman dianya sendiri aja gitu yang agak tinggi cemburunya, agak tinggi kecemasannya,” lanjutnya.

- Lakukan Aktivitas Lain yang Lebih Bermanfaat
Selain mengintrospeksi diri, pasangan juga dapat mengatasi perasaan cemburunya dengan melakukan berbagai cara yang bermanfaat, seperti membuat makanan sesuai dengan resep kesukaan untuk menu buka puasa, hingga mencari baju untuk Lebaran.
“Oke, ‘Daripada aku terus-menerus cemburu, mantengin handphone, ngeliatin InstaStory suamiku lagi jalan sama nananana, apa nih yang aku bisa lakukan?’, ‘Yaudahlah aku masak resep kesukaanku saja untuk buka’, ‘Yaudah deh aku milih-milih aja kira-kira baju lebaran besok mau tema apa, ya’,” terang Grace.
“Lakukan hal-hal lain yang menarik buat kita daripada kita terus-menerus menghabiskan energi dan emosi untuk memikirkan hal-hal yang bahkan kita sendiri tahu bahwa suami kita, istri kita, pasangan kita cukup setia untuk diandalkan,” sambungnya.

Kesimpulan
Dari beberapa cara di atas, kamu dan pasangan tentunya jadi menyadari bahwa ada beberapa hal yang dilakukan olehmu dan ada hal yang perlu dilakukan pasangan untuk mengatasi perasaan cemburu. Jangan sampai saling membalas dengan sikap yang tidak sehat, seperti “Tunggu ya, papa hari ini bukber sama gebetan, besok aku mau bukber sama mantanku, (nilainya) 1 sama”.
Beberapa cara ini bisa menjadi jawaban bagi kamu yang sedang menghadapi masalah ini. Perlu diingat, masalah kecemburuan yang dirasakan oleh pasangan memang harus diatasi dengan cara yang bijak dan tepat. Semoga beberapa cara di atas bermanfaat, ya.











