"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Bisnis  

Survei: Persaingan Sengit ShopeePay, Dana, GoPay, OVO



JAKARTA—Dompet digital kini memasuki tahap baru sebagai ekosistem terpadu dalam satu aplikasi, yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan transaksi digital. Dalam momentum pertumbuhan yang pesat, pasar ini menawarkan ruang kompetitif bagi para pemain utama seperti ShopeePay, GoPay, Dana, dan OVO.

Melalui studi terbaru Ipsos Indonesia bertajuk Digital Wallet Research 2026: User Behavior & Competitive Landscape, hasil riset menunjukkan bahwa dompet digital semakin terintegrasi dalam berbagai kebutuhan transaksi finansial harian. Mayoritas masyarakat menggunakan dompet digital untuk belanja online (86%), pembelian makanan dan minuman (77%), pembayaran tagihan rutin seperti listrik dan internet (69%) serta transfer ke rekening bank (68%).

Dalam momentum pertumbuhan yang pesat, terbuka ruang kompetitif bagi para pemain utama seperti ShopeePay, GoPay, Dana, dan OVO untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan melalui ragam promo, penguatan fitur serta pengembangan ekosistem layanan yang relevan dengan kebutuhan transaksi digital masyarakat.

Indikator Merek yang Paling Dikenal

Indikator merek yang paling pertama diingat atau Top Of Mind, 41% responden memilih ShopeePay, disusul dengan Dana (26%), GoPay (23%), OVO (8%), dan lainnya (2%).

Indikator Penggunaan Dompet Digital dalam 3 Bulan Terakhir

ShopeePay menduduki peringkat paling tinggi dengan persentase 91%, disusul dengan GoPay (67%), Dana (67%) dan OVO (44%).

Frekuensi Transaksi Per Bulan

Responden rerata melakukan 23 kali transaksi per bulan menggunakan ShopeePay, disusul oleh OVO, GoPay, dan Dana.

Perkembangan Persaingan Dompet Digital

Andi Sukma, Executive Director Ipsos Indonesia, mengatakan peta persaingan dompet digital di tahun 2025 telah berevolusi dari sekadar meningkatkan awareness menjadi perlombaan pengembangan ekosistem digital dalam satu aplikasi. “Riset terbaru IPSOS menunjukkan bahwa preferensi pengguna kini berakar pada keamanan sistem dan kedalaman integrasi layanan. Bukan lagi soal siapa yang paling dikenal, melainkan siapa yang paling mampu hadir di setiap titik sentuh kehidupan finansial masyarakat secara mulus yang terintegrasi,” paparnya dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pengguna

Dengan semakin luasnya pemanfaatan dompet digital untuk beragam kebutuhan, preferensi pengguna menjadi aspek krusial dalam menentukan pilihan dompet digital. Riset terbaru Ipsos mengungkapkan sejumlah faktor utama yang mempengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih dompet digital.

Promosi yang Menarik

Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, promosi menjadi kunci utama dalam mendorong intensitas transaksi menggunakan dompet digital. Dalam riset ini dipaparkan, dari beragam promo yang ditawarkan, gratis biaya admin (79%), cashback (71%) dan diskon atau potongan harga (66%) menjadi tiga promo dompet digital terfavorit responden.

Aspek promosi merupakan instrumen penting, tidak hanya dalam meningkatkan daya tarik tetapi juga memperkuat loyalitas pengguna dompet digital. Berdasarkan riset, ShopeePay menjadi merek dompet digital yang dinilai paling banyak memberikan gratis biaya admin dengan persentase 56%, diikuti dengan DANA, GoPay, dan OVO.

Terintegrasi dengan Aplikasi

Industri tidak lagi semata-mata bertumpu pada promo. Dari riset ini terlihat, kompetisi nyatanya tidak hanya terjadi di level promo, tetapi juga upaya-upaya dalam membangun asosiasi mereka yang kuat di benak konsumen melalui berbagai aspek. Dompet digital yang terhubung dengan platform e-commerce serta layanan digital lainnya memiliki peluang lebih besar untuk digunakan secara berulang.

Mengacu pada hasil survei ini, ShopeePay merupakan dompet digital yang paling sering digunakan untuk transaksi online dengan persentase 68%, diikuti dengan GoPay (17%), DANA (10%) dan OVO (2%).

Banyak Digunakan Toko Favorit

Penggunaan dompet digital tidak hanya dominan dalam transaksi online, tetapi juga semakin kuat di ranah offline melalui QRIS. Selain penggunaan QRIS, data menunjukkan responden juga menggunakan dompet digital untuk pembelian paket data dan pembayaran tagihan. ShopeePay memimpin dengan perolehan sebesar 53% didorong oleh promo bebas biaya admin untuk paket data dan pembayaran tagihan, serta token listrik yang lebih terjangkau. Posisi berikutnya ditempati oleh GoPay, DANA, dan OVO.

Kemudahan Penggunaan dan Keamanan

Kemudahan penggunaan dan aspek keamanan juga tetap menjadi dua faktor fundamental dalam menentukan pilihan dompet digital. Antarmuka aplikasi yang intuitif, proses transaksi yang cepat serta navigasi fitur yang sederhana membuat pengguna merasa nyaman dan efisien dalam beraktivitas sehari-hari.

ShopeePay memimpin pada aspek kemudahan top-up dengan 51%, diikuti GoPay 46%, DANA 45% dan OVO 40%. Sementara pada indikator keamanan, ShopeePay memperoleh nilai terbesar dengan persentase 55%, diikuti dengan ketiga pemain lainnya.

Kesimpulan

Andi menambahkan, pasar pembayaran digital Indonesia kini memasuki fase matang. Persaingan tidak lagi hanya soal fitur, tetapi relevansi dengan kebutuhan harian pengguna. “Platform yang mampu memberikan manfaat nyata, baik kemudahan maupun penghematan, akan menjadi pilihan utama konsumen,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *