Makanan Berkalori Tinggi untuk Membantu Bayi Menambah Berat Badan
Jika si Kecil kesulitan meningkatkan berat badannya, makanan berkalori tinggi bisa menjadi solusi yang efektif. Orangtua dapat memilih berbagai jenis makanan yang kaya akan nutrisi dan energi untuk membantu si Kecil tumbuh dengan optimal. Berikut ini adalah daftar makanan berkalori tinggi yang cocok sebagai MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk bayi.
1. ASI
ASI merupakan asupan terbaik untuk bayi di bawah usia 6 bulan. Selain memberikan nutrisi lengkap, ASI juga mengandung kalori yang cukup tinggi, yaitu sekitar 69,5 kalori per 100 gram. Jika bayi tidak dapat diberi ASI, susu formula bisa menjadi alternatif. Setelah berusia 6 bulan, bayi bisa mulai diberi MPASI untuk mendukung pertumbuhannya.
2. Alpukat

Alpukat memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi, sekitar 46 kalori dalam satu per delapan cangkir. Selain itu, alpukat juga kaya akan lemak baik, vitamin E, B, C, dan K, serta mineral seperti potasium dan folat. Alpukat bisa diberikan dalam bentuk puree atau dicampur dengan susu formula hingga berbentuk pasta. Mama juga bisa mencampurnya dengan buah lain seperti pisang atau ubi.
3. Yoghurt

Yoghurt juga bisa menjadi pilihan makanan berkalori tinggi untuk bayi. Untuk bayi, disarankan memilih yoghurt rasa original atau plain tanpa gula tambahan. 100 gram yoghurt yang dicampur buah dan sereal multigrain mengandung sekitar 100 kalori. Yoghurt juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang menarik bagi si Kecil.
4. Lentil

Lentil yang direbus mengandung kalori tinggi dan protein yang baik untuk pertumbuhan bayi. Selain lentil, kacang-kacangan seperti almond, walnut, kismis, dan wijen juga bisa menjadi sumber nutrisi yang baik. Lentil dan kacang-kacangan bisa dihaluskan lalu dicampur dengan nasi tim agar mudah dicerna.
5. Telur

Satu butir telur rebus kecil mengandung sekitar 57 kalori dan kaya akan protein serta nutrisi lainnya. Telur mudah ditemukan dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan MPASI yang lezat. Selain itu, telur juga mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk perkembangan bayi.
6. Pisang

Pisang adalah buah yang sering digunakan sebagai MPASI karena teksturnya lembut dan rasanya enak. Satu buah pisang sedang mengandung sekitar 105 kalori. Pisang juga kaya akan kalsium dan karbohidrat. Mama bisa menambahkannya ke dalam bubur atau sereal, atau langsung menghaluskannya untuk diberikan pada bayi.
7. Daging dan Ikan

Ikan mengandung asam lemak omega-3 yang sangat penting untuk pertumbuhan otak bayi. Sementara itu, daging juga kaya akan protein dan lemak yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Pastikan daging dan ikan yang diberikan sudah dimasak dengan benar dan higienis.
8. Ubi Jalar

Ubi jalar mengandung sekitar 86 kalori dalam 100 gram dan kaya akan beta-karoten serta gula. Ubi jalar bisa direbus dan dihaluskan, atau dicampur dengan buah dan sayuran lain untuk variasi rasa.
9. Nasi

Nasi putih mengandung sekitar 204 kalori dalam satu mangkuk. Selain karbohidrat, nasi juga mengandung vitamin B, tiamin, niasin, asam folat, dan zat besi. Mama bisa membuat nasi tim agar lebih mudah dicerna oleh bayi.
10. Keju

Keju mengandung banyak kalori, yaitu sekitar 403 kalori dalam 100 gram keju cheddar. Keju bisa ditambahkan ke dalam berbagai hidangan seperti kentang tumbuk atau pasta. Namun, pastikan untuk memantau reaksi alergi jika bayi mulai mengonsumsinya.
11. Minyak dan Mentega

Minyak dan mentega juga bisa menjadi sumber kalori yang baik untuk MPASI. 1 sendok makan mentega mengandung sekitar 102 kalori, sedangkan minyak zaitun mengandung 119 kalori per sendok makan. Mama bisa menambahkannya saat menumis sayuran atau pasta.
12. Selai Kacang

Selai kacang mengandung sekitar 94 kalori dalam 1 sendok makan dan bisa membantu menambah berat badan bayi. Mama bisa mengoleskannya pada roti panggang atau sebagai camilan. Namun, pastikan untuk memberikan porsi kecil terlebih dahulu karena ada risiko alergi.











