Jogja Agro Park: Kawasan Edukasi Pertanian yang Menjadi Harapan Masa Depan
Jogja Agro Park (JAP) yang terletak di Kabupaten Kulon Progo merupakan kawasan agribisnis dan agrotourism yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dibangun pada tahun 2018, kawasan ini menjadi tempat edukasi pertanian yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang pertanian kepada masyarakat. JAP juga diperuntukkan sebagai destinasi wisata minat khusus yang bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Pada Senin (2/3), Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, bersama istri Forkopimda dan TP PKK DIY melakukan kunjungan kerja ke JAP. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat fungsi kawasan tersebut sebagai pusat edukasi pertanian sekaligus mengevaluasi potensi wisata yang ada di dalamnya.
Berbagai Zona yang Tersedia di JAP
Saat ini, Jogja Agro Park yang berlokasi di Desa Wijilan, Kecamatan Nanggulan memiliki beberapa zona yang dapat dikunjungi oleh masyarakat. Zona-zona tersebut antara lain:
* Zona ternak
* Kebun buah
* Greenhouse
* Tanaman hias dan edukasi
* Zona anggur
* Sayuran
Masyarakat dapat berkunjung ke JAP secara gratis, sehingga diharapkan semakin banyak warga yang memanfaatkan tempat ini untuk belajar dan beraktivitas positif. Aris Eko Nugroho, Kepala Dinas Pertanian DIY, menyampaikan bahwa JAP akan diarahkan menjadi hub pertanian di Yogyakarta.
Edukasi Pertanian untuk Generasi Muda
GKR Hemas menjelaskan bahwa sesuai dengan visi Sri Sultan Hamengkubuwana X, kawasan JAP ini sejak awal diharapkan menjadi tempat pembenihan dan pembelajaran pembibitan. Menurutnya, sebagian fungsi tersebut telah terealisasi dan terus dikembangkan agar semakin optimal.
“Ini tempat yang sejak awal diharapkan menjadi pusat pembenihan dan pembelajaran pembibitan. Sekarang sudah mulai berjalan dan harus terus dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar GKR Hemas.
Ia juga menekankan pentingnya mengenalkan edukasi pertanian seperti yang terdapat di JAP kepada generasi muda sejak dini. Anak-anak perlu mengetahui proses makanan berasal dari mana. Di sini mereka bisa belajar dari benih, menanam, merawat, hingga panen. Jika dikemas dengan baik, JAP bisa menjadi taman edukasi sekaligus tempat rekreasi keluarga.
Perhatian pada Ketahanan Pangan Daerah
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyampaikan bahwa JAP menjadi salah satu wujud perhatian terhadap ketahanan pangan daerah. Fasilitas di JAP memiliki fungsi strategis yang langsung menyentuh kebutuhan warga. “Ini adalah tempat produksi benih, terutama padi, yang sangat penting untuk mendukung petani. Selain itu, di sini juga ada komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan yang bisa menjadi sarana pembelajaran masyarakat,” kata Bupati Agung.
Keberadaan JAP di wilayahnya membuat Pemkab Kulon Progo memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan dan menghidupkan kawasan ini agar benar-benar menjadi pusat edukasi dan pelatihan. Selain itu, JAP juga menjadi pengembangan wisata di Kulon Progo berbasis minat khusus dan pengalaman langsung.
Fasilitas yang Tersedia di JAP
Saat ini, sejumlah fasilitas telah dimiliki oleh Jogja Agro Park. Beberapa di antaranya adalah:
* Gedung Pelatihan dan Gedung Asrama
* Gudang Produksi
* Lantai Jemur
* Gudang Alsintan
* Kolam Rekreasi
* Green House
* Taman Biofarmaka
* Restoran dan Kolam Ikan
* Zona Edukasi bercocok tanam
* Taman Durian Menoreh Zona Kandang dan Kolam Ikan
* Landscape











