EKSPLORBANTEN.COM.COM – Balikpapan, seiring dengan terus gencarnya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam mengembangkan wirausaha muda di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, melalui program inkubasi Talenta Wirausaha BSI (TWB) 2024, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
RCEO BSI Region IX Kalimantan Ricky Rikardo mengatakan bahwa BSI melakukan kegiatan roadshow untuk mencari talenta muda UMKM di Balikpapan, guna mengoptimalkan terserapnya UMKM di daerah dalam mengikuti program inkubasi. Kegiatan ini juga dikenal sebagai Onboarding yang melibatkan para wirausahawan muda, santri, aktivis masjid, dan organisasi Islam. Dalam acara ini, para peserta akan mendapatkan sosialisasi dan talkshow tentang kewirausahaan serta program TWB 2024 dari pembicara yang merupakan pelaku usaha sukses, influencer, dan akademisi.
Ricky juga mengajak para pengusaha muda di Balikpapan dan sekitarnya untuk mendaftar sebagai peserta di TWB 2024, karena program ini memberikan banyak manfaat dan keuntungan bagi para pelaku usaha dan pengembangan bisnisnya. Diharapkan dengan adanya Onboarding di Kota Balikpapan, para pengusaha muda di segmen UMKM akan semakin termotivasi untuk berinovasi dan meningkatkan kreativitas dalam menciptakan produk-produk terbaik yang dapat bersaing di pasar lokal maupun global.
TWB 2024 menghadirkan empat kategori, yaitu Pemula, Rintisan, Berdaya, dan Santri. Diharapkan bahwa para pengusaha muda yang mendaftar di kategori Pemula sudah lebih bankable, sehingga dapat dibantu dari segi pengucuran pembiayaan di masa depan. Hingga saat ini, minat terhadap penyelenggaraan TWB 2024 telah mencapai 2.500 pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia. Kategori Pemula mendominasi jumlah pendaftar, yang diikuti oleh kategori Rintisan, Berdaya, dan Santri.
Dengan berbagai program yang disediakan, seperti pembiayaan, digitalisasi layanan, dan pengembangan kewirausahaan, BSI secara berkelanjutan terus mendorong pemberdayaan sektor UMKM di berbagai wilayah di Indonesia. Perseroan juga memberikan pembinaan dan akses ke pasar global bagi para pelaku usaha. Melalui pendekatan berbasis nilai syariah, BSI berkomitmen untuk mendorong inklusi keuangan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, serta membantu UMKM naik kelas.
Ricky menegaskan bahwa fokus BSI pada pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari komitmen untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai katalis utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan berbagai inisiatif strategis, BSI memastikan bahwa UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.











