Perkembangan Terbaru Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang
Kasus pernikahan sesama perempuan yang terjadi di Kota Malang antara Intan Anggraeni dan Yupi Rere alias Rey kini menjadi sorotan publik. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan konflik dalam hubungan rumah tangga, tetapi juga berkembang menjadi saling laporan ke pihak kepolisian.
Pernikahan siri yang berlangsung pada 3 April 2026 di Kota Malang menjadi awal dari munculnya konflik antara keduanya. Fakta bahwa Rey sebelumnya diketahui sebagai laki-laki oleh Intan ternyata merupakan seorang perempuan baru diketahui oleh Intan pada malam pertama setelah pernikahan. Momen tersebut disebut menjadi titik awal memanasnya hubungan keduanya hingga berujung pada laporan hukum dan polemik yang masih berlanjut.
Intan mengaku sangat terkejut ketika mengetahui kondisi sebenarnya dari Rey pada saat itu. Ia menuturkan bahwa kejadian tersebut membuatnya syok hingga menangis karena merasa identitas pasangannya tidak diketahui sejak awal pernikahan. Situasi ini pun menjadi awal dari konflik yang semakin membesar.
Rey Membantah Kisah Malam Pertama Intan
Namun, pernyataan berbeda disampaikan oleh Rey. Ia membantah adanya hubungan intim pada malam pertama seperti yang beredar di media sosial. Menurutnya, malam tersebut hanya diisi dengan percakapan biasa di dalam kamar. “Di kamar ya enggak ngapa-ngapain. Cuma ngobrol biasa saja,” ujar Rey dalam keterangannya kepada wartawan.
Rey juga menegaskan bahwa sejumlah narasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Ia bahkan mengaku sempat berniat membatalkan pernikahan sebelum acara berlangsung. Alasannya, ia ingin terlebih dahulu menjalani proses operasi kelamin. Namun, rencana tersebut disebut tidak berjalan sesuai keinginannya. Rey mengaku sempat mendapat tekanan dari pihak tertentu sehingga pernikahan tetap dilanjutkan.
“Saya sempat mau membatalkan pernikahan itu, tapi ada tekanan,” ungkapnya. Rey juga menjelaskan bahwa setelah pernikahan, ia memilih kembali ke rumahnya di Kota Batu atas kemauannya sendiri, bukan karena diusir seperti yang beredar di sejumlah informasi.
Intan Dijanjikan Kehidupan Mewah
Intan mengungkap bahwa dirinya sempat dijanjikan kehidupan mewah, mulai dari rumah besar hingga mobil mewah seperti Lamborghini. Tak hanya itu, Intan juga mengaku dijanjikan pernikahan mewah di hotel berbintang di Kota Malang, lengkap dengan kehadiran sejumlah artis terkenal seperti Judika, Adella, hingga NDX AKA. Bahkan, desainer sekaligus presenter Ivan Gunawan disebut akan dihadirkan sebagai penata rias.
Intan mengaku sempat percaya dengan semua janji tersebut karena Rey tampil meyakinkan, bahkan menunjukkan video yang diklaim sebagai bukti kepemilikan mobil mewah. Namun, setelah pernikahan berlangsung, hubungan keduanya justru memburuk. Intan kemudian melaporkan Rey ke pihak kepolisian atas dugaan pemalsuan identitas.
Tidak tinggal diam, Rey kemudian melakukan langkah hukum balik dengan melaporkan Intan ke Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan. Laporan tersebut disampaikan pada Rabu malam (8/4/2026). Rey mengaku langkah hukum itu diambil setelah dirinya merasa nama baiknya dicemarkan melalui berbagai pemberitaan dan unggahan di media sosial.
Sudah Mencoba Mediasi
Ia juga menyebut sempat mencoba melakukan mediasi dengan mendatangi rumah Intan, namun tidak mendapatkan respons. “Saya sempat tanya baik-baik, tapi tidak ada jawaban lagi,” ujarnya. Selain itu, Rey juga menyinggung adanya persoalan keuangan selama hubungan mereka berlangsung. Ia mengklaim telah membantu melunasi sejumlah utang Intan serta memberikan berbagai kebutuhan selama mereka berhubungan.
“Ada beberapa utang yang saya bantu tutup, bukti transfer juga banyak,” katanya. Sementara itu, Intan tidak membantah bahwa dirinya sempat menerima sejumlah barang dari Rey, seperti tas, sepatu, hingga ponsel iPhone. Namun, ia menyebut barang-barang tersebut kemudian diminta kembali setelah kasus ini viral.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Kedua belah pihak masih saling melaporkan dan memberikan versi keterangan yang berbeda, sementara publik terus menyoroti perkembangan kasus yang dinilai unik dan penuh kontroversi ini.












