eksplorbanten.com.com – JAKARTA – Harga pangan di Indonesia masih terus mengalami kenaikan pada Minggu, 9 Maret 2025. Berbagai komoditas utama seperti bawang, beras, dan cabai terus mengalami kenaikan harga.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI), harga bawang merah ukuran sedang mengalami kenaikan sebesar 8,89% menjadi Rp42.850 per kg. Sementara itu, harga bawang putih ukuran sedang juga mengalami kenaikan sebesar 2,66% menjadi Rp46.350 per kg.
Tidak hanya itu, harga beras juga mengalami kenaikan yang signifikan. Harga beras kualitas bawah II naik 1,47% menjadi Rp13.850 per kg, sedangkan beras kualitas medium I mengalami kenaikan sebesar 0,33% menjadi Rp15.300 per kg. Harga beras medium II dan beras kualitas super I juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0,33% dan 0,3% menjadi Rp15.200 dan Rp16.650 per kg.
Meskipun diklaim mulai stabil, namun harga cabai masih mengalami kenaikan. Harga cabai merah besar naik 1,64% menjadi Rp62.050 per kg, cabai merah keriting naik 0,75% menjadi Rp60.550 per kg, cabai rawit hijau naik 11,93% menjadi Rp68.950 per kg, dan cabai rawit merah naik 4,87% menjadi Rp92.550 per kg.
Tidak hanya itu, kenaikan harga juga terjadi pada beberapa komoditas lainnya seperti daging sapi kualitas II yang naik 0,08% menjadi Rp132.200 per kg, gula pasir lokal yang naik 0,54% menjadi Rp18.700 per kg, minyak goreng kemasan bermerek I yang naik 0,45% menjadi Rp22.200 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II yang naik 0,24% menjadi Rp21.050 per liter.
Namun, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga. Daging ayam ras turun 0,67% menjadi Rp37.100 per kg, daging sapi kualitas I turun 0,21% menjadi Rp140.950 per kg, dan gula pasir kualitas premium turun 0,25% menjadi Rp19.650 per kg. Hal ini memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan yang terus terjadi.











