Bahan Alami yang Bisa Digunakan untuk Mengatasi Jerawat
Jerawat sering muncul secara tiba-tiba dan bisa mengurangi rasa percaya diri. Namun, tidak selalu harus bergantung pada produk berbahan kimia untuk mengatasinya. Ada beberapa bahan alami yang mudah ditemukan di rumah dan dapat membantu mengatasi jerawat.
Berikut adalah dua bahan alami yang bisa digunakan:
1. Sirih
Tanaman sirih memiliki nama latin Piper betle. Tanaman ini memiliki berbagai sebutan di berbagai daerah di Indonesia. Di Sumatra, misalnya, disebut ranub (Aceh), belo (Batak Karo), atau demban (Batak Toba). Sementara di Kalimantan disebut juga dengan uwit (Dayak). Di Jawa, sirih disebut juga dengan seureuh (Sunda), suruh (Jawa), atau sere (Madura). Di Bali ada sebutan lain lagi, yakni base atau sedah. Di Nusa Tenggara, sirih disebut pula dengan nahi (Bima) atau kuta (Sumba), di Sulawesi disebut juga gapura (Bugis) sangi (Talaud). Sementara di Maluku, sirih disebut juga amu (Ambon), dan di Papua disebut pula afo (Sentani).
Bagian yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi jerawat adalah daun segarnya. Berikut cara penggunaannya:
- Bahan direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih, dinginkan, lalu airnya dipakai untuk mencuci kulit (wajah).
- Dosis yang dianjurkan yakni 2 x 7-10 daun per hari.
- Perlu diperhatikan, ada kemungkinan efek samping yang terjadi, seperti iritasi kemerahan.
2. Mentimun
Mentimun memiliki nama latin Cucumis sativus. Tanaman ini juga memiliki berbagai penyebutan di berbagai daerah. Di Sumatra, disebut juga dengan timor (Aceh) atau laisen (Nias). Di Jawa, disebut pula timun (Sunda dan Jawa) atau temon (Madura). Lantas, di Bali sebutan lainnya katimun. Di Nusa Tenggara, timun juga disebut dengan timu (Bima), kadingir (Sumba), atau daha of koto (Flores). Sementara, di Maluku disebut tim (Ternate dan Tidore).
Bagian mentimun yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi jerawat adalah buah segarnya. Berikut cara penggunaannya:
- Bahan diiris tipis-tipis secara melintang, lalu ditempelkan dan digosok-gosok pada bagian yang sakit. Biarkan sampai kering, kemudian bilas dengan air hangat.
- Dosis yang dianjurkan adalah 2 x 1 buah per harinya.
- Perlu diperhatikan, hati-hati pada kulit yang sensitif. Selain itu, ada efek samping yang mungkin terjadi, seperti alergi.
Bila keluhan belum teratasi atau muncul keluhan lain dalam penggunaan, sebaiknya Anda menghentikan penggunaan dan berkonsultasi ke tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan pengobatan tradisional atau tenaga komplementer yang memiliki kompetensi untuk itu.











