JAKARTA — Stockbit Sekuritas Digital menjadi broker teratas dalam daftar 10 top broker sepekan dengan nilai transaksi yang sangat besar, mencapai Rp26,31 triliun pada periode 10 hingga 14 November 2025.
Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Stockbit mencatatkan peningkatan signifikan dalam nilai transaksi sebesar 11,27% dibandingkan pekan sebelumnya. Total volume transaksi mencapai 70,81 miliar saham selama seminggu.
Di posisi kedua adalah Mandiri Sekuritas dengan nilai transaksi sebesar Rp19,25 triliun. Diikuti oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp18,18 triliun dengan total volume transaksi sebanyak 49,43 miliar lembar saham.
UBS Sekuritas Indonesia berada di peringkat keempat dengan nilai transaksi sebesar Rp15,88 triliun dan total volume transaksi sebanyak 25,74 miliar saham. Maybank Sekuritas Indonesia menempati posisi kelima dengan nilai transaksi sebesar Rp13,03 triliun.
Selanjutnya, Semesta Indovest Sekuritas mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp12,48 triliun dari volume 47,04 miliar saham. Indo Premier Sekuritas menduduki posisi ketujuh dengan nilai transaksi sebesar Rp10,19 triliun. CGS International Sekuritas Indonesia berada di urutan kedelapan dengan nilai transaksi sebesar Rp9,63 triliun atau naik 4,13% dari transaksi pekan sebelumnya.
J.P. Morgan Sekuritas Indonesia dan Ajaib Sekuritas Asia juga masuk dalam daftar 10 top broker. Masing-masing membukukan nilai transaksi sebesar Rp8,33 triliun dan Rp7,94 triliun.
Berikut adalah daftar 10 top broker dengan nilai transaksi paling besar dalam sepekan:
- Stockbit Sekuritas Digital – Rp26,31 triliun (naik 11,27%)
- Mandiri Sekuritas – Rp19,25 triliun (naik 8,25%)
- Mirae Asset Sekuritas Indonesia – Rp18,18 triliun (naik 7,79%)
- UBS Sekuritas Indonesia – Rp15,88 triliun (naik 6,80%)
- Maybank Sekuritas Indonesia – Rp13,04 triliun (naik 5,59%)
- Semesta Indovest Sekuritas – Rp12,48 triliun (naik 5,34%)
- Indo Premier Sekuritas – Rp10,19 triliun (naik 4,37%)
- CGS International Sekuritas Indonesia – Rp9,64 triliun (naik 4,13%)
- J.P. Morgan Sekuritas Indonesia – Rp8,33 triliun (naik 3,57%)
- Ajaib Sekuritas Asia – Rp7,94 triliun (naik 3,40%)
IHSG Turun 0,29% Selama Pekan Ini
Meskipun aktivitas perdagangan saham di BEI meningkat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami penurunan sebesar 0,29% selama pekan perdagangan 10—14 November 2025. IHSG ditutup pada level 8.370,43 pada Jumat (14/11/2025). Angka ini lebih rendah dibandingkan level 8.394,59 pada pekan sebelumnya.
Kendati demikian, kapitalisasi pasar atau market cap BEI tetap stabil pada level Rp15.316 triliun. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/11/2025).
Selain itu, aktivitas perdagangan saham di BEI selama periode tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rata-rata volume transaksi harian bursa meningkat sebesar 99,35% menjadi 53,95 miliar lembar saham, dibandingkan 27,07 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Peningkatan ini diikuti oleh rata-rata nilai transaksi harian yang melonjak 33,04% menjadi Rp23,34 triliun dari Rp17,54 triliun. Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga meningkat sebesar 24,84% menjadi 2,7 juta kali transaksi dari 2,16 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Investor asing juga mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp73,42 miliar pada perdagangan kemarin. Dengan demikian, total nilai jual bersih investor asing sepanjang tahun berjalan (year to date) mencapai Rp34,48 triliun.











