Kehidupan yang Berubah dari Masa Lalu Kelam
Seorang ibu muda berusia 21 tahun, Shih Ting, kini sukses menjalankan bisnis reparasi ponsel di Geylang. Dulu, ia adalah seorang siswi pemberontak yang merasa kehilangan arah dalam hidupnya. Namun, kini ia telah menemukan jalan yang baru bersama suaminya.
Perjalanan Awal yang Tidak Mudah
Shih Ting mulai bekerja paruh waktu pada usia 14 tahun. Ia menjadi duta keamanan vaksinasi Covid-19, bertugas mengawasi para pekerja stasiun dan memeriksa status vaksinasi di sebuah pusat perbelanjaan. Meskipun bekerja paruh waktu, ia tidak pernah meminta uang saku kepada orang tua.
Namun, masa remajanya bukanlah hal yang mudah. Ia dikenal sebagai siswa yang pemberontak. “Saya sama sekali tidak mendengarkan guru-guru saya,” kata Shih Ting. Saat di ITE, ia sering terlambat masuk kelas selama sebulan penuh, mewarnai rambut dan harus menyemprotnya menjadi hitam.
Meskipun belajar Teknologi Informasi (TI) dan bahasa pemrograman seperti Java, ia kesulitan melihat jalan yang jelas ke depan. “Saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan dengan apa yang telah saya pelajari atau pekerjaan apa yang bisa saya dapatkan setelah lulus.”
Kesempatan Baru dan Hubungan yang Memperbaiki
Pada usia 18 tahun, Shih Ting ditempatkan di sebuah toko reparasi ponsel untuk magang, di mana ia bertemu suaminya. Pada masa itu, hubungannya dengan orang tua tidak baik karena ia harus menyeimbangkan sekolah dan pekerjaan paruh waktu serta sering pulang larut malam.
“Omelan ibu saya benar-benar membuat saya jengkel,” katanya. “Saya mulai membantah dan menghabiskan lebih sedikit waktu bersama keluarga saya.” Namun, ia menyadari pentingnya keluarga dalam hidupnya. Suami yang lebih tua membimbing dan mengajarkannya banyak hal.
Setelah menjalin hubungan, hubungan Shih Ting dengan keluarga membaik pesat. “Sekarang, setiap kali kami harus mengambil keputusan besar, kami berbicara dengan orang tua kami dan meminta pendapat mereka.” Ia juga berbagi pepatah Tiongkok yang sangat bermakna baginya: ‘家和万事兴’ yang artinya ‘keharmonisan di rumah membawa kesuksesan dalam segala hal’.
Tantangan dalam Bisnis
Menemukan pijakan dalam bisnis terbukti menjadi tantangan belajar yang berat. “Saya belum pernah menghadapi situasi seperti ini sebelumnya. Ada banyak masalah komunikasi dengan pelanggan, tetapi perlahan saya terbiasa.”
Tokonya terletak di dekat Geylang Lorong 18, sebuah daerah yang sering dikaitkan dengan kawasan lampu merah. “Saat saya memasang iklan online, ada beberapa komentar yang mengerikan, komentar 18+ seperti, ‘Ayamnya enak atau tidak?'” kata Shih Ting.
Awalnya, ia sangat marah karena itu tidak ada hubungannya dengan apa yang ia posting. “Saya membalas beberapa komentar tersebut untuk membela diri.” Namun, perlahan-lahan ia memahami bahwa setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda.
Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Sebagai pemilik bisnis, Shih Ting menyadari pentingnya kepemimpinan dan tanggung jawab. “Saya bertanggung jawab atas pekerja saya karena saya perlu memberi mereka makan.” Saat merekrut, ia menyadari bahwa tidak semua orang bekerja sesuai harapan.
“Saya percaya bahwa memperlakukan pekerja dengan baik akan membuat mereka bekerja lebih baik, tetapi perlahan saya menyadari bahwa beberapa orang menganggapnya sebagai hal yang biasa, dan saya harus memecat mereka.”
Menjadi Ibu Muda yang Tangguh
Kini, Shih Ting menyeimbangkan perannya sebagai pemilik bisnis dan ibu muda. “Menjadi ibu di usia 21 tahun itu sangat muda, dan ada banyak komentar buruk,” katanya. Namun, ia memiliki penghasilan yang stabil dan rumah sendiri. Karena itulah ia merasa siap untuk tahap kehidupan selanjutnya.
Ke depannya, dia berharap kisahnya akan memberi semangat kepada orang lain yang merasa ragu tentang perjalanan mereka. “Saya ingin memberi tahu orang-orang yang merasa tersesat bahwa itu normal terjadi di suatu titik dalam hidup.” Ia sendiri tersesat selama setahun dan membutuhkan bimbingan. “Saya tidak mendapatkannya sampai saya bertemu suami saya dan kami merencanakan jalan hidup kami bersama.”
“Masih ada jalan panjang yang harus saya tempuh,” tambahnya.











