"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Bak Ditampar Ucapannya Sendiri, Inara Rusli Akui Pernyataannya Salah Besar

Klarifikasi Inara Rusli dalam Podcast Denny Sumargo

Inara Rusli akhirnya memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sebelumnya sempat memicu kontroversi. Ia mengungkapkan bahwa perkataannya tentang tidak ada perempuan baik-baik yang mau dengan suami orang ternyata salah kaprah dan kini ia menyesal atas ucapan tersebut.

Setelah menjadi istri kedua dari Insanul Fahmi, Inara mengakui bahwa ia sebenarnya sudah menyadari bahwa dirinya justru menjadi istri kedua setelah menikah siri pada Agustus 2025 lalu. Hal ini membuatnya merasa bahwa penjelasan yang diberikan dalam podcast Denny Sumargo adalah bentuk pengakuan atas kesalahannya.

Dalam diskusi itu, Inara juga menjelaskan alasan mengapa ia pernah menyampaikan pandangan bahwa poligami bisa menjadi solusi untuk mencegah suami dari melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, jika suami memiliki banyak istri, maka kebutuhan emosional dan fisiknya akan terpenuhi, sehingga tidak perlu mencari kepuasan di luar rumah tangga.

“Barangkali dengan aku dia ga cukup, aku kurang merawat dia, memberikan perhatian dan segala kebutuhan dia, jadi aku fair aja. Karena dalam Islam juga diperbolehkan, ya udah mendingan dia nikah lagi daripada dia jajan kan kenanya ke aku juga, ke anak-anak juga,” ujar Inara.

Ia juga mengungkapkan bahwa ia pernah menawarkan solusi poligami kepada mantannya, Virgoun. Meskipun awalnya Denny Sumargo terkejut karena biasanya wanita tidak ingin dipoligami, Inara tetap mempertahankan pendiriannya.

“Inara Rusli sangat terbuka soal poligami,” kata Denny Sumargo menimpali.

Namun, Inara kemudian menyadari bahwa pernyataannya yang sebelumnya menyebut “tidak ada perempuan baik-baik yang mau dengan suami orang” justru bisa dianggap sebagai penghinaan terhadap syariat poligami dan para istri nabi serta sahabat nabi.

“Aku mau meluruskan kata-kata aku juga yang di beberapa podcast: Nggak ada perempuan baik-baik yang mau sama suami orang,” ujarnya.

“Ia akuin aku salah, harusnya aku ga ngomong kaya gitu. Itu sama aja aku menghina syariat poligami, menghina istri-istri para nabi dan sahabat-sahabat nabi. Apakah zaman itu mereka saling menyalahkan satu sama lain? ‘kan enggak. Bahwa itu adalah syariat,” tambah Inara.

Inara berharap bahwa apa yang terjadi saat ini bisa menjadi penggugur dosa-dosanya dan tidak ada lagi yang ikut-ikutan melakukan kesalahan seperti yang ia lakukan.

Perkembangan Kasus Inara Rusli dan Insanul Fahmi

Sebelumnya, Inara Rusli dan Insanul Fahmi dilaporkan oleh Wardatina Mawa ke polisi atas dugaan perzinaan. Setelah itu, Inara sempat melaporkan Insanul atas dugaan penipuan karena ia mengaku tidak tahu bahwa Insanul sudah beristri.

Tak lama berselang, laporan Inara terhadap Insanul dicabut karena ia mengaku ingin taat sebagai istri kepada Insanul. Keduanya kemudian mengajukan restorative justice ke Mawa, namun upaya tersebut ditolak mentah-mentah.

Proses hukum terus berlangsung hingga saat ini dengan bukti 7 rekaman CCTV dari rumah Inara. Hal ini menunjukkan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelesaian secara hukum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *