Keunikan Kuliner Bogor yang Selalu Menarik Perhatian Wisatawan
Libur Tahun Baru memang sudah berlalu, namun arus wisatawan ke Bogor tetap ramai. Kota Hujan memiliki daya tarik khusus yang membuat orang kembali berkunjung. Selain udara yang sejuk dan jaraknya dekat dari Jakarta, salah satu alasan utama orang datang ke Bogor adalah kuliner.
Setelah libur Tahun Baru, banyak wisatawan memilih Bogor sebagai tempat untuk “healing ringan”. Tidak perlu itinerary rumit, cukup jalan-jalan santai, ngopi dengan pemandangan hijau, lalu mencari makanan khas yang legendaris.
Jika kamu sedang atau berencana liburan ke Bogor, delapan tempat makan favorit ini bisa menjadi rekomendasi aman. Mulai dari kuliner khas Sunda, jajanan legendaris, hingga restoran keluarga dengan panorama alam yang menarik.
1. Soto Mie Bogor: Menu Wajib yang Selalu Dicari
Soto mie Bogor tidak hanya sekadar soto biasa. Kuahnya gurih dan berempah, isinya lengkap mulai dari mie kuning, kikil, potongan daging, kol, tomat, hingga risol goreng yang menjadi ciri khasnya. Setelah libur Tahun Baru, banyak wisatawan menjadikan soto mie sebagai menu pembuka sebelum menjelajah tempat lain di Bogor. Cocok disantap pagi atau siang hari, apalagi saat cuaca mendung. Hangatnya kuah soto mie sering kali menjadi alasan orang jatuh cinta lagi dan lagi pada Bogor.
2. Soto Kuning Pak M. Yusuf: Legenda di Surya Kencana
Di kawasan Surya Kencana, Soto Kuning Pak M. Yusuf sudah melekat di ingatan para pencinta kuliner. Tempat ini sering diserbu wisatawan yang rindu rasa autentik soto khas Bogor. Kuah kuningnya kental karena santan, berpadu dengan potongan daging sapi yang empuk dan aroma rempah yang kuat. Meski tempatnya sederhana, soal rasa tidak perlu diragukan. Setelah libur Tahun Baru, antrean di sini masih sering terlihat, jadi datang lebih pagi bisa menjadi strategi terbaik.
3. Cungkring Pak Jum’at: Kuliner Unik yang Tidak Biasa
Bagi kamu yang suka eksplor makanan unik, cungkring wajib masuk daftar. Cungkring Pak Jum’at adalah salah satu yang paling terkenal di Bogor. Isinya cukup berani, campuran bibir sapi, kikil, dan lontong, lalu disiram bumbu kacang yang gurih-manis. Banyak wisatawan awalnya ragu, tapi justru ketagihan setelah mencobanya. Sensasi kenyal dari bibir sapi berpadu dengan bumbu kacang yang khas membuat cungkring menjadi pengalaman kuliner yang tidak mudah dilupakan.
4. Asinan Bogor: Segar dan Selalu Dicari
Setelah makanan berat, saatnya menyegarkan lidah. Asinan Bogor adalah camilan klasik yang hampir selalu diburu wisatawan, terutama saat siang hari. Perpaduan buah atau sayur segar dengan kuah cuka pedas manis terasa pas untuk cuaca Bogor yang lembap. Setelah libur Tahun Baru, asinan tetap jadi favorit karena praktis, mudah dibawa, dan cocok dinikmati sambil jalan-jalan. Tidak heran jika banyak wisatawan memborong asinan sebagai oleh-oleh.
5. Pasir Angin Pas: Nongkrong Santai dengan Pemandangan Alam
Jika kamu ingin suasana yang lebih tenang setelah hiruk pikuk liburan, Pasir Angin Pas bisa menjadi pilihan. Kafe ini menawarkan konsep alam terbuka dengan pemandangan gunung dan hutan yang luas. Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari makanan Indonesia hingga Western dengan harga yang ramah di kantong. Setelah libur Tahun Baru, tempat ini sering dipilih wisatawan yang ingin bersantai lebih lama, ngobrol santai, atau sekadar menikmati udara segar Bogor tanpa terburu-buru.
6. Saung Eling: Nuansa Pedesaan yang Bikin Rindu Kampung
Saung Eling cocok untuk kamu yang liburan bareng keluarga. Suasana dibuat seperti pedesaan Sunda, lengkap dengan saung-saung dan udara yang sejuk. Menu andalannya tentu saja makanan khas Sunda yang dimasak segar. Banyak wisatawan setelah libur Tahun Baru memilih Saung Eling untuk makan siang bersama keluarga besar. Tempatnya luas, nyaman, dan cocok untuk kamu yang ingin makan enak tanpa harus berdesakan.
7. Sawah Abah Bogor: Ikan Bakar dalam Bambu yang Ikonik
Sawah Abah Bogor menawarkan pengalaman makan yang cukup unik. Sesuai namanya, restoran ini berada di area persawahan dengan konsep tradisional. Menu andalannya adalah ikan bakar dalam bambu yang jarang ditemukan di tempat lain. Selain makanannya, suasana di sini juga menjadi daya tarik utama. Ada area bermain anak, sehingga orang tua bisa makan dengan lebih santai. Setelah libur Tahun Baru, restoran ini sering menjadi pilihan keluarga yang ingin menikmati suasana alam sambil kulineran.
8. Cimory Riverside: Favorit Wisatawan di Kawasan Puncak
Menutup daftar, Cimory Riverside hampir selalu masuk wishlist wisatawan yang berlibur ke Bogor dan Puncak. Restoran ini terkenal dengan pemandangan sungai yang menenangkan, cocok untuk makan sambil menikmati alam. Menu di Cimory cukup beragam, mulai dari olahan susu, makanan Western, hingga menu lokal. Setelah libur Tahun Baru, tempat ini tetap ramai, terutama di akhir pekan. Datang lebih pagi biasanya menjadi pilihan agar bisa menikmati suasana dengan lebih nyaman.
Bogor memang tidak pernah kehabisan alasan untuk dikunjungi. Setelah libur Tahun Baru, kota ini tetap menawarkan pengalaman kuliner yang beragam, dari yang legendaris hingga yang modern dengan sentuhan alam. Jika kamu sedang liburan atau sekadar ingin kabur sebentar dari rutinitas, delapan tempat makan favorit wisatawan di Bogor ini bisa menjadi panduan praktis untuk menikmati Kota Hujan dengan cara paling menyenangkan: lewat makanan.











