"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Hati-Hati! 3 Ciri Telur Asli dan Segar Menurut Chef



Telur merupakan bahan makanan yang umum ditemukan di berbagai tempat seperti warung, pasar, hingga supermarket. Namun, tidak semua telur yang terlihat sama itu benar-benar segar. Ada perbedaan antara telur segar, telur yang sudah lama, dan bahkan telur palsu.

Menurut Presiden Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia, Rafael Triloko Basanto, cara memilih telur segar bisa dilakukan dengan melihat secara fisik.

Ciri Telur Asli dan Segar

Berikut beberapa ciri-ciri telur asli dan segar yang bisa dilihat langsung sebelum membelinya:

  • Fisik telur segar tidak sempurna

    Telur yang alami biasanya memiliki bentuk yang tidak seragam. Ukuran telur bisa berbeda-beda, ada yang besar dan kecil. Selain itu, warna telur juga tidak selalu sama. Beberapa telur ayam berwarna coklat pekat, sementara yang lainnya berwarna coklat pucat.

Tekstur kulit telur juga tidak selalu mulus. Ada yang kasar dan ada yang halus. Hal ini wajar terjadi pada telur asli. Sebaliknya, telur palsu cenderung memiliki tekstur dan warna yang seragam.

  • Telur segar tidak kopyor saat dikocok

    Setelah melihat tampilan fisik, coba pegang dan kocok telur mentah yang masih dalam cangkang. Jika telur segar, maka saat dikocok, bagian dalamnya tidak akan hancur atau kopyor.

Chef Rafael menjelaskan bahwa telur yang baru tiga hari, atau dalam istilah fresh, akan terasa lebih padat dan berat di tangan. Jika saat dikocok telur mengeluarkan suara nyaring dan cair, maka kemungkinan telur tersebut tidak segar.

  • Pecahkan telur

    Cara terakhir untuk memastikan kesegaran telur adalah dengan memecahkannya. Jika putih telur tampak encer dan kuning telur mudah menyebar, maka telur tersebut sudah berusia lebih dari seminggu.

Dugaan Telur Palsu di Pulau Ay

Tips memilih telur segar ini disampaikan Chef Rafael di tengah dugaan penemuan telur palsu di Pulau Ay, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah. Masyarakat setempat menemukan sekitar 20 butir telur yang sudah direbus dengan tekstur tidak lazim.

Bagian putih telur berwarna bening kekuningan seperti gel, sedangkan kuning telur tampak normal. Menurut Raja Pulau Ay, Hairun Sahmad, telur tersebut terasa kenyal seperti gel dan tidak sama dengan telur biasa.

Chef Rafael menyatakan bahwa telur dengan tekstur gel ini diduga palsu dan tidak aman untuk dikonsumsi. Ia menjelaskan bahwa telur jenis ini bukan berasal dari bahan makanan (food grade).

“Sebagai bahan makanan, telur aneh ini seharusnya tidak dibenarkan karena bahan yang dipakai adalah bahan-bahan yang tidak sehat,” ujar Chef Rafael.

Meski sekilas terlihat bisa dimasak dan dikonsumsi, telur seperti ini berpotensi membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk lebih waspada dalam memilih telur, terutama jika ingin memastikan kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *