Ringkasan Kegiatan Penutupan Masa Bimbingan dan Pengabdian Masyarakat di Desa Inegena
Kegiatan penutupan Masa Bimbingan (Mabim) Mahasiswa Baru (Maba) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Agroteknologi Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER-FB) di Desa Inegena, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini berlangsung dari hari Kamis tanggal 12 hingga Minggu tanggal 15 Februari 2026. Upacara penutupan resmi dipimpin oleh Kepala LPMAI STIPER Flores Bajawa didampingi oleh Kepala Desa Inegena Wilfridus Welo Ngala, Wakil Ketua BPD Desa Inegena Marselinus Tay, serta Ketua Prodi Agroteknologi Umbu A. Hamakonda, S.TP.,M.T.
Selama kegiatan PkM dan Penutupan Mabim, terdapat berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam bidang pertanian, peternakan, dan sosial. Dalam bidang pertanian, peserta mendapatkan materi tentang ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan, pembuatan minyak kemiri, serta praktik pembuatannya. Ada juga materi tentang hama dan penyakit pada tanaman kakao dan padi, praktik pembuatan pupuk organik dan kompos, serta penanaman jeruk manis, pepaya California, bunga pucuk merah, pemupukan kakao, penanaman ubi jalar, dan pembuatan kripik singkong serta marning jagung.
Dalam bidang peternakan, peserta diberikan materi pembuatan pakan ternak babi beserta praktiknya. Selain itu, ada kegiatan kerja bakti seperti pembersihan jalan desa, dan malam pentas seni budaya sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Selain kegiatan tersebut, terdapat kegiatan utama yang menjadi bagian integral dari keseluruhan kegiatan, yaitu kegiatan kerohanian dan siraman rohani melalui rekoleksi yang dibawakan oleh Romo Antonius Wilhelmus Wangga (Pastor Paroki Kisaraghe). Ada juga penyegaran rohani awal, misa harian pagi (Jumat-Sabtu) bersama umat Stasi Wolomeli, dan misa syukur penutupan bersama umat Stasi Santa Theresia Wolomeli (Desa Inegena dan Desa Bowado) dengan paduan suara dan petugas liturgi oleh mahasiswa STIPER FB yang dipersembahkan oleh Romo Rofinus Neto Wuli (Kepala LPMAI STIPER-FB).
Keseluruhan kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan baik di kampus maupun dalam ruang-ruang pengabdian bagi umat dan masyarakat. Pelayanan Civitas Akademika STIPER Flores Bajawa di tengah masyarakat desa menunjukkan kesatuan antara iman, ilmu, dan pengabdian. Hal ini menjadi kesaksian yang hidup dan dapat menjadi benih yang terus bertumbuh: benih ilmu yang melayani, iman yang mengakar, dan karakter yang berintegritas.
Ayat Suci dan Refleksi Spiritual
Ayat suci Firman Tuhan, “Di hadapan manusia tersedia api dan air; kepada apa yang diingininya ia boleh mengulurkan tangan” ((Sirakh 15:15–20), mengingatkan bahwa kebebasan memilih kebaikan dan hidup benar di hadapan Allah adalah anugerah yang disertai tanggung jawab. Bagi para mahasiswa, dosen, dan civitas akademika, Mabim dan pengabdian masyarakat bukan hanya soal kegiatan akademik, tetapi juga sekolah kehidupan untuk belajar memilih yang benar, bekerja jujur, menghargai masyarakat, dan setia pada nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam Surat Pertama Paulus kepada Jemaat di Korintus (1 Kor 2:6–10), Rasul Paulus menegaskan bahwa kebijaksanaan sejati berasal dari Allah, yang dicerahkan oleh Roh Kudus. Ilmu dan teknologi tanpa nilai, nurani, atau kebijaksanaan rohani bisa kehilangan arah. Pengabdian masyarakat menjadi bermakna ketika ilmu digunakan untuk melayani, bukan untuk menguasai.
Dalam Injil Matius 5:20–37, Yesus Kristus mengajak kita untuk hidup berdimensi kedalaman, bukan sekadar formal dan seremonial. Integritas lebih penting daripada prestasi. Pesan ini sangat relevan bagi generasi muda dan dunia akademik, bahwa integritas dipahami sebagai kata dan perbuatan yang selaras.
Harapan dan Kesaksian
Sebagai masyarakat agraris di Desa Ingena dan Stasi Wolomeli, kita sangat paham makna menanam, merawat, dan menuai. Ayat-ayat suci Firman Tuhan mengajak kita menanam nilai kejujuran, benih tanggung jawab, dan iman yang hidup. Pengabdian masyarakat di Desa Inegena adalah ladang nyata tempat iman, ilmu, dan budaya bertemu. Semoga apa yang telah ditanam selama Mabim dan pengabdian kepada masyarakat ini tidak berhenti di sini, tetapi terus dirawat dan berbuah dalam kehidupan kampus, masyarakat, dan Gereja, serta NKRI tercinta.
Ket. Foto 5: Misa Kudus Syukur Penutupan Kegiatan Mabim dan PkM (Minggu, 15-02-2026) yang dipersembahkan oleh Romo Rofinus Neto Wuli (Kepala LPMAI STIPER-FB) diikuti para Mahasiswa Baru, Panitia Prodi Agroteknologi, Unsur HMP, para Dosen Pendamping, Ketua STIPER-FB Dr. Nicolaus Noywuli, S.Pt.,M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngada Ibu dr. Yovita Maria Bernadete Moi Due, M.M, dan Masyarakat Seluruh Umat Stasi Wolomeli (Desa Inegena dan desa Bowado).
Penutup
Akhirnya, dalam spirit “Searching and Serving with Love”, kita terus memohon rahmat Tuhan agar: 1) kita menggunakan kebebasan untuk memilih yang baik, 2) kita menghidupi iman secara mendalam, bukan dangkal, dan 3) kita menjadi pribadi yang jujur, berintegritas, serta berguna bagi sesama. Apa yang telah ditanam di tempat pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dan Penutupan Masa Bimbingan ini kiranya tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi benih yang terus bertumbuh: benih ilmu yang melayani, iman yang mengakar, dan karakter yang berintegritas.
Dalam perspektif spiritual, kita sungguh bersyukur dapat berpartisipasi aktif dalam pelayanan pengabdian masyarakat—baik di altar, di kampus, maupun dalam ruang-ruang pengabdian bagi umat dan masyarakat. Pelayanan kita yang menyatukan iman, ilmu, dan pengabdian sungguh menjadi kesaksian yang hidup. Teruslah menanam benih kebaikan—dan Tuhan sendiri yang akan memberi pertumbuhan. Semoga Tuhan yang telah memulai karya baik ini, menyempurnakannya dalam hidup dan pengabdian kita semua. Salve in Christo et Maria. ***











