"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Bisnis  

Bocoran Besaran THR Ojol Grab, Gojek, Maxim, dan InDrive, Cair H-7 Lebaran 2026

Penyaluran THR Ojol 2026 Dipercepat, Anggaran Meningkat Signifikan

Pemerintah dan perusahaan layanan transportasi online kembali menyiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau Bonus Hari Raya (BHR) untuk para mitra pengemudi. Tahun ini, besaran anggaran yang dialokasikan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penyaluran dilakukan lebih awal untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran.

Anggaran THR Ojol 2026 Naik Dua Kali Lipat

GoTo mengalokasikan anggaran sebesar Rp110 miliar bagi mitra roda dua dan roda empat. Angka ini dua kali lipat dari tahun lalu. Direktur Utama GoTo, Hans Patuwo, menjelaskan bahwa THR akan disalurkan melalui saldo GoPay mitra mulai 4-6 Maret 2026. Mitra roda dua akan menerima antara Rp150 ribu hingga Rp900 ribu, sedangkan mitra roda empat mendapat antara Rp200 ribu hingga Rp1,6 juta.

GoTo menerapkan dua kriteria dalam pemberian BHR: tingkat penggunaan platform sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan, serta kualitas pelayanan yang diukur melalui tingkat penerimaan dan penyelesaian order. BHR diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas layanan selama 12 bulan terakhir.

Grab Berikan THR Lebih Besar dengan Struktur Nominal yang Lebih Baik

Grab juga meningkatkan anggaran BHR menjadi Rp100-110 miliar, dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Program BHR 2026 dibagi ke dalam tujuh kategori untuk mitra pengemudi roda dua dan roda empat. Untuk kategori tertinggi, mitra GrabBike bisa menerima hingga Rp850.000, sedangkan GrabCar bisa menerima hingga Rp1.600.000.

Di sisi lain, kategori nominal terendah mengalami kenaikan signifikan hingga tiga kali lipat, yaitu Rp150.000 untuk GrabBike dan Rp200.000 untuk GrabCar. Penyaluran BHR dilakukan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri, dan mitra dapat memantau status penerimaannya melalui aplikasi GrabDriver.

Grab menyebut lebih dari 400.000 mitra pengemudi aktif dengan tingkat produktivitas tinggi akan menerima BHR. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menjelaskan bahwa kebijakan BHR dirancang berdasarkan data produktivitas aktual mitra, sehingga implementasinya tetap proporsional, adil, dan berkelanjutan.

Maxim dan InDrive Juga Siapkan THR Ojol 2026

Berbeda dengan GoTo dan Grab, Maxim belum memberikan informasi detail tentang besaran THR yang akan disalurkan kepada para mitra. Namun, pihak Maxim telah menetapkan 51.000 mitra produktif sebagai penerima THR Ojol 2026. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.000 mitra.

Sementara itu, inDrive juga menyatakan komitmennya untuk membagikan BHR kepada sekitar 500 pengemudi. Meski demikian, inDrive belum mengumumkan besaran THR ojol 2026.

Pemerintah Dorong Penyaluran THR Lebih Awal

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa THR Ojol 2026 akan diberikan kepada 850 ribu mitra. Tahun ini, THR Ojol telah disiapkan dengan total anggaran mencapai Rp 220 miliar.

Airlangga mengungkapkan bahwa pemerintah mendorong penyaluran BHR kepada mitra pengemudi dapat dilakukan lebih awal, yakni mulai H-14 dan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri. Hal ini bertujuan untuk membantu para mitra dalam memenuhi kebutuhan serta menjaga daya beli jelang Hari Raya.

Strategi Penyaluran THR yang Terstruktur

Penyaluran THR dilakukan secara bertahap mulai 4 Maret hingga H-7 Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua mitra mendapatkan bantuan sesuai dengan rencana pemerintah dan perusahaan. Dengan penyaluran yang terstruktur, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat, khususnya para mitra pengemudi yang bergantung pada pendapatan harian.

Dengan anggaran yang meningkat dan strategi penyaluran yang lebih baik, THR Ojol 2026 diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan nyata bagi para mitra pengemudi dalam menghadapi momentum Lebaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *