"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Pemenang Best Actress di Festival Film Italia, Laura Basuki Akui Tidak Pilih-pilih Peran

Prestasi Laura Basuki di Festival Film Internasional

Nama Laura Basuki kembali menjadi sorotan dalam industri perfilman Indonesia. Kali ini, ia berhasil meraih penghargaan di Riviera International Film Festival (RIFF) yang diselenggarakan di Italia. Perannya dalam film Yohanna menjadi alasan utama ia mendapatkan apresiasi dari dunia internasional.

Meski telah mencatatkan berbagai prestasi, Laura menegaskan bahwa trofi atau penghargaan bukanlah tolok ukur utamanya dalam memilih proyek film. Baginya, setiap film adalah proses kreatif yang harus dilalui dengan penuh kesungguhan tanpa terlalu memikirkan hasil akhirnya.

Kemenangan di Italia diakui oleh Laura sebagai kejutan yang menyenangkan. Namun, hal itu tidak mengubah prinsip kerjanya. Ia tetap menjalani setiap proyek dengan semangat dan komitmen tinggi.

“Ya, enggak nyangka sih sebenarnya. Kayak tiap ambil film kan biasanya ya kerjain aja, berusaha semaksimal mungkin, tapi ternyata dapat apresiasi di Italia ya bersyukur banget,” ujar Laura saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2026).

Lebih Memilih Film yang Menarik Hati

Ditanya apakah ia kini lebih selektif setelah menang di luar negeri, Laura memberikan jawaban yang rendah hati. Ia menjelaskan bahwa ia tidak pernah benar-benar selektif, melainkan lebih memilih film-film yang membuatnya tergugah ketika membaca skenarionya.

“Sebenarnya kalau selektif enggak ya. Aku lebih memilih film-film yang memang begitu baca skenarionya aku tergugah gitu ngerjainnya,” jelasnya.

Banyak aktor merasa terbebani untuk mempertahankan standar setelah memenangkan penghargaan bergengsi. Namun, bagi Laura, prestasi justru menjadi pemacu semangat, bukan beban.

“Nggak ada (beban) sih sama sekali. Kayak setiap kali memerankan sebuah film tuh nggak kepikiran kayak apresiasi atau penghargaan, tapi pas dapat ya senangnya luar biasa,” tutur Laura.

Ia menegaskan bahwa kepuasan batinnya justru datang dari proses bertemu banyak orang baru dan mengeksplorasi karakter yang unik.

“Aku nggak pernah nargetin ke depannya pokoknya tiap film aku harus ada penghargaan, nggak sama sekali. Yang penting aku ngejalanin setiap project yang aku suka.”

Kredibilitas yang Diakui Sutradara

Keandalan Laura Basuki dalam berakting juga diakui oleh sutradara film Yohanna, Robby Ertanto. Dengan proses syuting yang sangat singkat, yakni hanya 10 hari, Robby menyebut Laura adalah satu-satunya pilihan yang tepat untuk memerankan karakter dengan emosi yang naik turun.

“Kita butuh aktor yang benar-benar berkualitas karena syuting kita cuma 10 hari kan. Nah, setelah kita lihat, cuma diwakilin sama Laura Basuki yang bisa mainin semua karakter up and down-nya Yohanna ini. Kredibilitas dan kemampuan Mbak Laura yang membuat kita yakin,” kata Robby.

Cerita di Balik Film Yohanna

Film Yohanna sendiri mengisahkan perjalanan seorang biarawati di Sumba yang harus berhadapan dengan realitas sosial yang keras demi menjalankan misi kemanusiaan. Sebelum akhirnya tayang di Indonesia mulai 9 April 2026, film ini telah melakukan perjalanan panjang di berbagai festival film internasional, mulai dari Rotterdam hingga Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *