"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Video Bukti Perzinaan Inara Rusli dan Insanul Disebut Hubungan Suami Istri, Mawa Berreaksi

Penyangkalan Inara Rusli terhadap Dugaan Perzinaan dengan Insanul Fahmi

Bantahan yang dilakukan oleh Inara Rusli, kini dikenal dengan nama Inarasati, mengenai bukti video dugaan perzinahannya dengan Insanul Fahmi mendapat respons dari Wardatina Mawa. Diketahui bahwa Wardatina memiliki video sebagai bukti untuk melaporkan suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli ke pihak berwajib.

Video tersebut disebut merekam dugaan perzinahan antara mantan istri Virgoun dan Insanul Fahmi. Meski begitu, Inara yang diwakili oleh kuasa hukumnya membantah klaim tersebut. Ia menyatakan bahwa bukti video yang dimiliki Wardatina hanya berisi potongan video kemesraan antara mantan istri Virgoun dan Insanul.

Wardatina Mawa memberikan pernyataan terkait penyangkalan Inara. Menurutnya, pernyataan tersebut hanyalah upaya pembelaan dari Inara. “Bukti semua sudah ada di aku. Yang jelas mereka (Inara) mengakui video itu,” ujar Wardatina ketika ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Pesan untuk Inara Rusli

Mawa tidak mempermasalahkan bantahan Inara terhadap bukti perzinahan yang ia pegang. Ia hanya bisa pasrah kepada Allah SWT agar proses hukum atas laporannya dapat berjalan dengan baik. “Biarkan Allah yang nanti akan memberikan petunjuk,” katanya.

Ia tidak bisa membahas lebih lanjut mengenai bukti video karena sudah masuk ranah penyidikan. Namun, Mawa yakin bahwa polisi akan menjalankan proses sesuai aturan agar bisa menuntut Inara Rusli dan Insanul Fahmi.

“Yang jelas semua bukti sudah aku serahkan ke penyidik. Mereka juga sebenarnya sudah mengakui kalau videonya itu ada. Intinya buktinya ada, videonya ada,” jelasnya.

Wardatina Mawa juga memberikan pesan menohok kepada Inara Rusli yang terus menerus melakukan pembelaan terkait laporan dugaan perzinahan. “Biar nanti hukum yang berbicara,” ujarnya.

Tanggapan Ibu Inara

Hubungan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi memicu polemik. Keduanya akhirnya dilaporkan ke polisi atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Laporan ini dilayangkan oleh istri sah Insanul Fahmi, Wardatina Mawa.

Saat laporan Mawa menjadi sorotan publik, Insan dan Inara mengaku telah menikah siri sejak 7 Agustus 2025. Namun, di sisi lain, Ibu Inara, Mercy Lubis, mengungkapkan bahwa ia belum mengenal baik sosok pria yang menikahi anaknya.

“Belum kenal, nggak kenal,” kata Mercy saat diwawancarai, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (18/4/2026). Ia menyebut bahwa pertemuannya dengan Insanul memang tidak sering terjadi. Terakhir, ia bertemu sang menantu pada momen lebaran Idulfitri lalu.

“Lebaran sempat (ketemu). Memang nggak rutin (ketemu). Soalnya rumahnya jauh,” tegasnya lagi.

Meskipun belum mengenal secara baik, Mercy merasa bahwa pria yang kini digugat cerai Wardatina Mawa itu adalah sosok yang soleh dan sopan. “Anaknya sopan, saleh, bantu hidangin makanan. Ngobrol sempat bercanda juga, masih terbatas karena belum kenal baik,” tambahnya.

Harapan untuk Damai

Konflik antara Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi serta Inara Rusli masih berlanjut. Mercy Lubis berharap konflik putrinya dapat berujung damai. Ia menyinggung ajaran agama Islam yang menekankan silaturahmi dan perdamaian.

Tidak lupa, ia juga berpesan kepada mantan istri Virgoun agar bisa menghadapi masalah secara dewasa. “Ini proses untuk hidup lebih dewasa, kedua jalanin aja mengalir pada ujungnya pasti akan selesai.”

“Kita sama-sama umat Islam ya, mudah-mudahan ada perdamaian, saling ngerti, silaturahmi itu lebih penting,” ucap Mercy Lubis, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (16/4/2026).

Mercy Lubis ingin putrinya hidup bahagia dan mau mendengarkan nasihatnya untuk menciptakan perdamian. “Saya berharap, putri mama, Inara mendengar apa yang sudah mami ucapkan. Semua orang tua ingin anaknya bahagia. Damai-damai aja karena hidup yang dicari seperti itu.”

“Kalau udah tentram kan rezeki datang sendiri,” tutup Mercy Lubis.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *