Kepemimpinan De Zerbi yang Optimis Meski Situasi Sulit
Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menunjukkan keyakinan besar bahwa timnya masih memiliki peluang untuk bertahan di Premier League musim ini. Meskipun situasi saat ini tergolong berat, De Zerbi yakin bahwa Spurs mampu memenangkan lima pertandingan tersisa.
Keyakinan tersebut disampaikan setelah Tottenham gagal meraih kemenangan dalam laga melawan Brighton and Hove Albion pada hari Sabtu (18/4). Tim yang diasuh oleh De Zerbi harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah gol penyeimbang dari Brighton di menit ke-90+5 menggagalkan raihan tiga poin penuh.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, De Zerbi menyatakan bahwa perjuangan tim belum berakhir. Ia menekankan bahwa masih ada lima pertandingan tersisa yang bisa membawa 15 poin bagi Tottenham.
“Ini belum selesai. Kami masih punya lima pertandingan. Semua orang tahu ini momen yang sulit, situasi yang tidak mudah. Namun, kami masih punya lima pertandingan, 15 poin, dan tim ini mampu memenangkan lima pertandingan secara beruntun,” ujarnya.
Meskipun mengakui bahwa pernyataannya mungkin terdengar sulit diterima di tengah performa buruk tim, De Zerbi tetap percaya bahwa kualitas skuadnya cukup untuk membalikkan keadaan.
“Jika Anda melihat para pemain dan menganalisis level mereka, saya pikir kami bisa menang lima kali berturut-turut. Ini bukan kesombongan, saya tidak sombong, apalagi dalam situasi seperti sekarang. Namun, kami punya kualitas untuk bertarung dan meraih kemenangan beruntun,” tambahnya.
Tottenham sendiri terakhir kali meraih kemenangan di Premier League pada 28 Desember saat menghadapi Crystal Palace, tepatnya ketika tim masih ditangani oleh Thomas Frank. Sejak De Zerbi mengambil alih, performa tim mulai menunjukkan peningkatan, meski belum berbuah kemenangan. Spurs sempat kalah tipis 0-1 dari Sunderland sebelum akhirnya bermain imbang melawan Brighton.
De Zerbi mengaku puas dengan performa timnya dalam laga terakhir, terutama karena Tottenham sempat dua kali unggul sebelum akhirnya kebobolan gol penyeimbang di masa tambahan waktu pada kedua babak.
“Saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan ini. Saya sangat bangga dengan performa para pemain. Mereka memberikan segalanya dengan mentalitas, semangat, dan karakter yang tepat,” ujarnya.
Meskipun demikian, pelatih asal Italia itu tidak menutupi kekecewaannya terhadap hasil akhir, terutama karena dukungan besar dari para suporter di stadion.
“Saya hanya kecewa dengan hasilnya, untuk para pemain dan fans. Atmosfernya luar biasa hari ini, di tengah situasi yang sangat sulit,” tambahnya.
Menatap laga krusial berikutnya melawan Wolverhampton Wanderers (Wolves) pada Sabtu (25/4), De Zerbi menekankan pentingnya menjaga fokus dan sikap positif. De Zerbi bahkan mengingatkan para pemain untuk tidak larut dalam kekecewaan.
“Mereka tidak boleh terlalu banyak berpikir, mereka harus mengikuti saya dan mendengarkan saya. Kami harus lebih kuat dan fokus pada pertandingan melawan Wolves. Datang ke latihan dengan senyuman. Jika tidak, lebih baik pulang saja,” tegasnya.
De Zerbi juga menekankan bahwa bekerja di klub besar seperti Tottenham dan berkompetisi di Premier League seharusnya menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tetap optimistis.
“Kami beruntung bekerja di klub besar, stadion besar, dan bermain di Premier League. Kami punya kualitas untuk menang. Jadi kami harus positif. Saya tidak suka orang yang menangis atau berpikir negatif,” tutupnya.











