"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Siswa TK dan RA di OKU Timur Antusias Ikuti Edukasi Kebakaran saat Bermain Air

Edukasi Keselamatan Kebakaran yang Menyenangkan bagi Anak-Anak TK dan RA di OKU Timur

Kegiatan edukasi keselamatan kebakaran bagi anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten OKU Timur berlangsung dengan penuh antusiasme. Disdamkarmat OKU Timur menggelar acara ini selama dua hari, yaitu Rabu hingga Kamis, 11–12 Februari 2026. Acara ini diikuti oleh sebanyak 285 peserta dari 13 TK dan RA yang tersebar di wilayah OKU Timur.

Lokasi dan Kehadiran Peserta

Edukasi dilaksanakan di dua lokasi utama, yaitu Kantor Disdamkarmat OKU Timur dan halaman Kantor Bupati OKU Timur. Para siswa tampil dengan penuh semangat dalam setiap rangkaian kegiatan. Mereka tampak ceria dan terlihat sangat menikmati setiap momen edukatif yang disajikan.

Di tengah suasana yang penuh kegembiraan, puluhan anak memakai jas hujan warna-warni seperti merah, biru, hijau, dan kuning. Mereka berdiri berkelompok dengan wajah riang sambil menantikan momen yang dinanti-nanti.

Simulasi dan Interaksi Menyenangkan

Salah satu bagian paling menarik dalam kegiatan ini adalah simulasi penyemprotan air dari mobil pemadam kebakaran. Air yang disemprotkan menciptakan suasana layaknya hujan buatan, yang langsung disambut dengan sorak-sorai dan tawa lepas dari para anak. Momen ini menjadikan edukasi keselamatan terasa seperti bermain sambil belajar.

Mobil pemadam kebakaran berwarna merah khas Disdamkarmat OKU Timur menjadi pusat perhatian. Petugas pemadam kebakaran terlihat sigap namun tetap ramah saat mendampingi anak-anak, baik dari atas armada maupun di area kegiatan. Guru pendamping dan orang tua turut hadir untuk mengawasi sekaligus mengabadikan momen edukatif tersebut.

Materi Edukasi yang Penting

Di balik keceriaan, kegiatan ini juga menyampaikan materi edukasi yang penting. Anak-anak diperkenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, fungsi mobil pemadam, serta berbagai peralatan dasar penanggulangan kebakaran seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Alat Pelindung Diri (APD), dan selang kebakaran. Mereka juga diajarkan cara sederhana menggunakannya dalam situasi aman.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Disdamkarmat OKU Timur, Andi Sukarman, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia dini. Ia menekankan bahwa anak-anak merupakan kelompok rentan yang perlu dikenalkan lebih awal dengan potensi bahaya kebakaran dan cara sederhana menyelamatkan diri.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun budaya sadar keselamatan sejak dini, mengenalkan peran pemadam kebakaran, serta membentuk karakter anak agar berani, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan,” ujarnya.

Pengalaman Tambahan dan Interaksi Langsung

Sebagai penutup kegiatan, Disdamkarmat OKU Timur memberikan pengalaman tambahan berupa kesempatan menaiki mobil pemadam kebakaran dengan lampu rotator menyala. Bonus edukatif ini diberikan khususnya karena banyak peserta berasal dari RA (Raudhatul Athfal), sehingga semakin menambah kegembiraan sekaligus kedekatan emosional anak-anak dengan profesi pemadam kebakaran.

Melalui kegiatan ini, Disdamkarmat OKU Timur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi keselamatan kebakaran yang ramah anak, sekaligus mendekatkan institusi pemadam kebakaran kepada masyarakat sejak usia dini.

Tanggapan Positif dari Petugas

Salah satu petugas pemadam kebakaran, Wira, mengungkapkan bahwa anak-anak menunjukkan respons yang sangat positif selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, anak-anak terlihat cepat akrab dengan petugas dan tidak ragu untuk mencoba simulasi yang diberikan.

“Anak-anak sangat antusias dan ceria. Mereka berani mencoba simulasi dan terlihat senang bisa bermain sambil belajar bersama petugas,” ujar Wira.

Meski demikian, Wira mengakui bahwa memberikan edukasi kepada anak-anak usia dini memiliki tantangan tersendiri. Tantangan utamanya adalah menjaga fokus anak-anak agar tetap tertib, namun tetap merasa senang dan tidak tertekan selama mengikuti kegiatan.

Pesan Keselamatan yang Disampaikan

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan keselamatan secara sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Pesan utama yang ditekankan antara lain larangan bermain api, pentingnya segera memberi tahu orang dewasa jika melihat potensi bahaya, serta menjaga ketenangan saat terjadi kebakaran.

Wira menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan diawasi secara ketat, dengan peralatan yang telah disesuaikan dan pendampingan langsung dari petugas untuk memastikan anak-anak tetap aman.

Harapan dan Momen Berkesan

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga bertujuan menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap mobil pemadam kebakaran dan petugas damkar. Melalui interaksi langsung dan suasana yang menyenangkan, anak-anak diharapkan dapat mengenal pemadam kebakaran sebagai sahabat yang siap membantu.

Bagi Wira, momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah melihat ekspresi bahagia anak-anak. Senyum, tawa, dan keberanian anak-anak mencoba hal baru menjadi bukti bahwa edukasi keselamatan dapat disampaikan dengan cara yang humanis dan menyenangkan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *