"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Budaya  

Keutamaan Shalat Tarawih Malam Keempat: Pahala Setara 4 Kitab Suci

Shalat Tarawih: Keutamaan yang Tak Terduga di Setiap Malam Bulan Ramadhan

Shalat tarawih merupakan salah satu ibadah yang paling identik dengan bulan suci Ramadhan. Di luar bulan ini, shalat tarawih tidak pernah dilaksanakan, sehingga memiliki keistimewaan khusus yang diberikan oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam keempat dari bulan Ramadhan, dan umat Islam yang berpuasa melaksanakan shalat tarawih di malam hari.

Setiap malam selama bulan Ramadhan memiliki keutamaan tersendiri. Berikut adalah daftar keutamaan shalat tarawih pada malam keempat serta malam-malam lainnya.

Keutamaan Tarawih Hari ke 4

Pada malam keempat, seseorang yang menjalankan shalat tarawih akan mendapatkan pahala setara dengan membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an secara keseluruhan.

Daftar Keutamaan Shalat Tarawih

  1. Malam ke-5

    Pahala yang ia terima setara dengan sholat di tiga masjid paling mulia, yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi di Madinah, dan Masjidil Aqsha.

  2. Malam ke-6

    Allah memberi pahala seperti malaikat yang tawaf di Baitul Makmur, dan setiap batu serta tanah di bumi memintakan ampunan untuknya.

  3. Malam ke-7

    Seolah-olah ia hidup sezaman dengan Nabi Musa AS dan turut berjuang bersamanya menghadapi kezaliman Fir’aun dan Haman.

  4. Malam ke-8

    Allah menganugerahkan kepadanya sebagaimana anugerah yang pernah diberikan kepada Nabi Ibrahim AS, kekasih Allah.

  5. Malam ke-9

    Ibadahnya dianggap seolah setara dengan kualitas ibadah para Nabi kepada Allah SWT.

  6. Malam ke-10

    Allah melimpahkan kebaikan kepadanya, baik yang bersifat duniawi maupun ukhrawi.

  7. Malam ke-11

    Kelak ia akan meninggalkan dunia ini dalam keadaan bersih dari dosa, seperti bayi yang baru terlahir.

  8. Malam ke-12

    Di hari kiamat, wajahnya akan memancarkan cahaya seindah bulan purnama di malam yang cerah.

  9. Malam ke-13

    Ia akan tiba di padang mahsyar dalam keadaan aman, terbebas dari segala bentuk keburukan.

  10. Malam ke-14

    Para malaikat menjadi saksi atas ibadah tarawihnya, sehingga Allah tidak menghisabnya di hari kiamat.

  11. Malam ke-15

    Para malaikat, termasuk para malaikat penyangga Arsy dan penjaga Kursi Kerajaan langit, bershalawat dan memohonkan ampunan untuknya.

  12. Malam ke-16

    Allah menuliskan baginya jaminan terlepas dari siksa neraka dan kebebasan untuk masuk ke dalam surga.

  13. Malam ke-17

    Pahalanya disejajarkan dengan pahala yang diterima oleh para Nabi dan Rasul utusan Allah.

  14. Malam ke-18

    Seorang malaikat berseru: “Wahai hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu beserta kedua orang tuamu.”

  15. Malam ke-19

    Allah mengangkat derajatnya di surga Firdaus, tempat tertinggi dan terindah di antara seluruh tingkatan surga.

  16. Malam ke-20

    Ia mendapatkan pahala seperti para syuhada yang gugur di jalan Allah dan orang-orang shalih pilihan.

  17. Malam ke-21

    Allah membangunkan sebuah rumah dari cahaya di dalam surga, khusus untuknya sebagai tempat tinggal yang abadi.

  18. Malam ke-22

    Ketika hari kiamat tiba, ia hadir tanpa beban kesedihan atau rasa cemas sedikit pun.

  19. Malam ke-23

    Allah membangunkan sebuah kota di surga khusus untuknya, sebagai bentuk kemuliaan yang luar biasa.

  20. Malam ke-24

    Ia memperoleh dua puluh empat doa yang dijamin dikabulkan oleh Allah SWT.

  21. Malam ke-25

    Allah mengangkat dan menjauhkan darinya azab kubur yang menjadi ketakutan bagi kebanyakan manusia.

  22. Malam ke-26

    Pahalanya dilipatgandakan setara dengan amal ibadah selama empat puluh tahun penuh.

  23. Malam ke-27

    Di hari kiamat, ia melewati jembatan Shirathal Mustaqim dengan kecepatan secepat sambaran kilat.

  24. Malam ke-28

    Allah mengangkat seribu derajat baginya di surga, menambahkan kemuliaan yang tak terkira.

  25. Malam ke-29

    Allah menganugerahkan kepadanya pahala setara seribu ibadah haji yang diterima dan mabrur.

  26. Malam ke-30

    Pada malam terakhir, Allah berfirman langsung: “Wahai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dengan air Salsabil, dan minumlah dari telaga Kautsar. Aku adalah Tuhanmu, dan engkau adalah hamba-Ku.”




























































!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *