Peran Penting Desa dalam Pembangunan
Desa merupakan inti dari kehidupuan masyarakat, sekaligus sumber utama dari berbagai kebutuhan yang dibutuhkan oleh kota dan daerah lainnya. Segala aspek kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, kehutanan, hingga pertambangan, semuanya berasal dari desa. Dengan demikian, desa menjadi pusat ekosistem yang menyuplai kebutuhan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan Program Desa Berdaya pada tahun 2025 sebagai salah satu dari 10 program unggulan. Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa, mengentaskan kemiskinan ekstrem, serta mewujudkan kemandirian pangan dengan memanfaatkan potensi lokal. Program ini menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di NTB.
Program Desa Berdaya dilaksanakan melalui dua pendekatan utama, yaitu Pendekatan Desa Berdaya Tematik dan Pendekatan Desa Berdaya Transformatif. Pendekatan Tematik menyasar 1.166 desa yang telah diberdayakan melalui program kegiatan reguler desa masing-masing. Sementara itu, Pendekatan Transformatif fokus pada 106 desa yang masih terjebak dalam kemiskinan ekstrem. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 desa akan diberdayakan pada tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, Program Desa Berdaya menitikberatkan pada tiga indikator utama, yaitu memberdayakan masyarakat desa, mengentaskan kemiskinan ekstrem, dan mewujudkan kemandirian pangan. Proses pemberdayaan dilakukan secara partisipatif dan komunal dengan pendampingan dari tim asistensi yang dibentuk oleh Pemprov NTB dan bekerja sama dengan dinas kabupaten setempat.
Adapun target pemberdayaan adalah mengurangi angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2029. Proses ini dilakukan secara bertahap selama empat tahun (2026-2029). Di samping itu, pemberdayaan juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas desa dalam aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini mencakup penguatan kompetensi aparatur desa serta keterlibatan berbagai pihak dalam proses pemberdayaan.
Beberapa wilayah di NTB, terutama Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara, memiliki jumlah penduduk yang terdampak oleh kemiskinan ekstrem. Sejumlah besar Kepala Keluarga atau jiwa yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan bantuan dan stimulan dari pemerintah pusat dan kabupaten.
Program Desa Berdaya selaras dengan tiga prioritas utama Kepemimpinan Makmur Mendunia, yaitu pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata berkualitas. Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menyatakan bahwa NTB menjadi ruang eksperimen pembangunan nasional. Eksperimen ini dimulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengelolaan sosial ekonomi desa sesuai karakter dan potensinya.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan masyarakat, tetapi juga melibatkan berbagai pihak seperti Badan Usaha Milik Nasional, Badan Usaha Milik Daerah, dan Badan Usaha Milik Desa. Selain itu, filantroper-filantroper desa yang telah berhasil menerapkan pola pemberdayaan desa juga diharapkan dapat menjadi katalis dalam operasional kebijakan.
Menurut referensi pustaka Membangun Good Governance di Desa, hubungan antarelemen dalam pemerintahan desa harus sejajar dan seimbang agar bisa berjalan secara partisipatif, transparan, akuntabel, dan responsif. Hal ini akan memperkuat kredibilitas dan efektivitas pemerintahan desa.
Bayangkan desa-desa yang mandiri dan berdaya, yang mampu memacu kemajuan di segala aspek. Dari membangun desa, NTB bisa berdampak pada pentas nasional dan global. Desa yang ramah warganya, sejahtera penghasilannya, memadai sarana prasarana layanan publiknya, apik dan teratur irigasi jalan serta jembatannya, lancar distribusi dan produksi hasil pertanian, peternakan, kelautan dan perikanannya. Rukun damai peri kehidupan demokrasinya. Kemiskinan ekstrem yang terentas, ketahanan pangan yang tersedia, dan pariwisata berkualitas yang dimulai dari desa.
Program Desa Berdaya dimulai dari desa sebagai penyokong kemajuan pembangunan. Tahun ini, melalui kebijakan dan program unggulan, 40 desa diintervensi, distimulan, dan diberdayakan. Dengan demikian, desa berdaya akan membawa NTB berjaya.











