"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Zendhy Kusuma Tunggu 2 Jam di Restoran, Nabilah O’Brien Tunjukkan Bukti CCTV

Pengalaman Zendhy Kusuma Saat Menunggu Pesanan di Restoran Nabila

Gitaris Zendhy Kusuma menceritakan pengalamannya saat menunggu pesanan makanan di restoran Bibi Kelinci Kopitiam yang dikelola oleh selebgram Nabilah O’Brien. Ia mengatakan bahwa proses pemesanan dan penantian berlangsung cukup lama, hingga membuatnya merasa tidak nyaman.

Menurut Zendhy, ia dan rekan kerjanya datang ke restoran sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka memesan makanan dan minuman seperti biasanya. Setelah melakukan pemesanan, mereka harus menunggu cukup lama tanpa mendapatkan informasi jelas tentang status pesanan.

Awalnya, pihak restoran memberi tahu bahwa makanan akan selesai dalam waktu 15 menit. Namun, setelah waktu tersebut berlalu, pesanan masih belum datang. Zendhy mencoba menanyakan kembali kepada pelayan, tetapi mendapatkan jawaban yang berbeda-beda. Beberapa pelayan menyebut bahwa restoran sedang ramai, sementara yang lain mengatakan bahwa makanan akan segera selesai dalam beberapa menit.

Karena merasa menunggu terlalu lama dan lapar, Zendhy meminta untuk bertemu dengan penanggung jawab restoran. Permintaan tersebut tidak langsung ditanggapi. Akhirnya, kesabarannya habis dan ia masuk ke area dapur untuk memastikan sendiri kondisi pesanan.

Pada saat itu, Zendhy tidak dihalangi untuk masuk ke dapur. Ia melihat bahwa pesanan mereka belum dibuat dan baru saja akan diproses. Ia mengaku menunggu dari sekitar pukul 22.00 WIB hingga mendekati pukul 23.54 WIB.

Akhirnya, makanan diberikan, tetapi disajikan secara terburu-buru dan beberapa pesanan disebut tidak lengkap. Dalam kondisi emosi, Zendhy memutuskan untuk meninggalkan restoran tanpa membayar.

Tidak Bayar, Tapi Tetap Siap Membayar

Setelah keluar dari restoran, seorang pelayan datang membawa mesin EDC untuk meminta pembayaran. Zendhy mengaku tetap bersedia membayar, tetapi berharap dapat bertemu lebih dulu dengan penanggung jawab restoran untuk menjelaskan situasi yang terjadi malam itu.

Namun, pihak restoran yang diwakili oleh Nabilah memberikan bantahan terhadap pernyataan Zendhy. Nabilah menyebut bahwa kronologi waktu yang disampaikan tidak sesuai dengan data yang dimiliki pihak restoran.

Menurut Nabilah, berdasarkan rekaman CCTV serta data pada sistem pemesanan, Zendhy dan rekan kerjanya datang sekitar pukul 22.51 WIB. Mereka melakukan pesanan takeaway pada pukul 22.57 WIB, dan pesanan masuk ke dalam sistem pada pukul 23.00 WIB. Mereka keluar dari restoran pada pukul 23.53 WIB.

Dengan data tersebut, Nabilah menegaskan bahwa waktu yang dihabiskan di restoran tidak mencapai dua jam seperti yang disebutkan. Ia berharap klarifikasi Zendhy ini tidak membuat usaha miliknya semakin terlihat buruk dan tidak profesional.

Awal Mula Kasus

Kisah ini bermula dari dugaan pencurian yang dilakukan pasangan suami-istri berinisial ZK dan ESR di restoran Nabila yang terletak di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 19 September 2025. Pasangan tersebut memesan 11 makanan dan tiga minuman senilai total Rp530.150, namun merasa pesanan terlalu lama datang.

Mereka lantas masuk ke dapur dan mengambil sendiri pesanan tanpa membayar, kemudian meninggalkan restoran. Kejadian ini terekam CCTV dan viral di media sosial. Nabila kemudian melaporkan insiden ini ke polisi dengan nomor laporan LP/B/048/IX/2025/SPKT/Polsek Mampang/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya.

Pasangan itu pun terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Kini, kasus yang seharusnya menjerat pelaku pencurian justru menyeret Nabila sebagai tersangka.

“Dan saya yakin keadilan bisa ditegakkan hanya ini yang bisa saya lakukan. Saya tidak tahu harus berlindung ke mana, pak, bu. Terima kasih,” ujar Nabilah.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *