"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

UIN Saifuddin Zuhri Gelar Talkshow Ramadan Gen Z Lintas Negara

Talkshow Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu Purwokerto

Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto akan menjadi tuan rumah sebuah talkshow bertajuk “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara.” Acara ini akan dihadiri oleh mahasiswa internasional dari berbagai negara serta para pimpinan Kementerian Agama Republik Indonesia, pada hari Sabtu (7/3/2026).

Talkshow yang dikemas dalam format Ramadan lintas budaya ini akan menghadirkan sejumlah narasumber penting dari jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Acara ini menjadi momen silaturahmi antara mahasiswa asing dengan pimpinan Kemenag, guna memperkuat hubungan antarbangsa melalui dialog dan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam agenda talkshow, beberapa tokoh nasional dijadwalkan sebagai narasumber utama. Mereka antara lain Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Suyitno, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Sahiron, dan Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan. Ketiga tokoh tersebut akan berbagi pandangan mengenai peran generasi muda lintas negara dalam memperkuat nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan global melalui momentum Ramadan.

Berdasarkan manual acara yang telah disiapkan panitia, kegiatan akan dimulai pada pukul 15.30 WIB dengan registrasi peserta. Acara pembukaan dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB, dilanjutkan dengan sesi talkshow utama hingga menjelang waktu berbuka puasa. Setelah sesi diskusi selesai, acara akan ditutup secara resmi dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta ramah tamah antara mahasiswa internasional, pimpinan PTKIN, serta Sivitas Akademika UIN Saizu Purwokerto.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan sebagai berikut:
* 15.30 – 16.00 WIB: Registrasi peserta
* 16.00 – 16.05 WIB: Pembukaan
* 16.05 – 18.00 WIB: Talkshow “Ramadhan Bersama Gen Z Lintas Negara”
* 18.00 – 18.05 WIB: Penutup
* 18.05 – 19.00 WIB: Buka bersama dan ramah tamah

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof Ridwan menyebutkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog bagi mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia, khususnya di wilayah Purwokerto. Melalui forum ini, UIN Saizu Purwokerto ingin menghadirkan suasana Ramadan yang inklusif sekaligus mempererat hubungan antarbudaya di lingkungan perguruan tinggi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memperlihatkan komitmen kampus dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi keagamaan Islam. Dengan menghadirkan mahasiswa dari berbagai negara dan pimpinan pendidikan Islam nasional, acara ini diharapkan mampu memperkuat citra Purwokerto sebagai salah satu pusat interaksi akademik internasional di lingkungan PTKIN.

Targetkan 500 Peserta

Dalam rapat koordinasi persiapan kegiatan, panitia menyampaikan bahwa acara ini menargetkan sekitar 500 peserta. Peserta akan terdiri dari mahasiswa asing yang menempuh studi di UIN Saizu Purwokerto serta perwakilan mahasiswa lokal. Purwokerto dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki komunitas mahasiswa internasional yang cukup beragam. Keberadaan mahasiswa dari berbagai negara ini menjadi potensi penting dalam membangun interaksi lintas budaya di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan ini, UIN Saizu Purwokerto ingin menghadirkan ruang pertemuan yang hangat antara mahasiswa asing dengan pimpinan pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Panitia menyiapkan konsep acara yang santai, interaktif, dan penuh kebersamaan. Format kegiatan akan dikemas dalam bentuk talkshow yang dipandu oleh host atau moderator agar suasana tetap hidup dan menarik.

Kegiatan “Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara” menjadi salah satu langkah strategis bagi UIN Saizu Purwokerto dalam memperkuat citra sebagai kampus yang terbuka terhadap komunitas internasional. Melalui kegiatan ini, kampus berharap dapat memperluas jejaring global serta memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam membangun dialog lintas budaya. Dengan konsep santai namun bermakna, acara ini diharapkan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi mahasiswa dari berbagai negara sekaligus menunjukkan komitmen perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berwawasan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *