Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026: Pemanis atau Pilar?
Cristiano Ronaldo, salah satu legenda sepak bola dunia, kini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Meski berusia 38 tahun, penyerang Al Nassr ini masih menjadi sorotan publik, terutama dari para penggemarnya di Portugal dan seluruh dunia. Namun, ada beberapa pandangan yang menyebut bahwa Ronaldo bukan lagi pilar utama skuad Timnas Portugal dalam ajang empat tahunan ini.
Timnas Portugal di Grup K
Timnas Portugal akan bergabung di Grup K bersama Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Dari segi kualitas, timnas Portugal dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk melaju ke babak berikutnya. Namun, meskipun memiliki pelatih baru, Roberto Martinez, dan pemain-pemain berkualitas seperti Rafael Leao, Bruno Fernandes, Joao Felix, hingga Bernardo Silva, banyak yang merasa bahwa Ronaldo tidak lagi menjadi tulang punggung utama.
Ronaldo Sebagai “Pemanis” di Piala Dunia 2026
Dalam sebuah pernyataan, striker PSG, Goncalo Ramos, menilai bahwa keberadaan Ronaldo di Piala Dunia 2026 lebih seperti “toping buah pemanis” dalam sebuah sajian kue. Ia mengatakan bahwa kesempatan ini adalah hadiah yang pantas diberikan kepada Ronaldo sebelum ia pensiun.
“Kesempatan yang unik, dan menjadi ‘hadiah’ yang memang pantas didapatkan Cristiano Ronaldo. Keberadaannya adalah motivasi,” ujarnya.
Ramos juga menegaskan bahwa tim tidak kurang motivasi untuk meraih kemenangan. Yang mereka inginkan hanyalah memberikan sesuatu yang manis di akhir kariernya, yakni tampil di Piala Dunia.
Pendapat Mantan Bintang Sepak Bola Portugal
Selain itu, mantan kapten Federasi Sepak Bola Portugal, Fernando Gomes, juga memberikan pandangan serupa. Menurutnya, Timnas Portugal tidak hanya bergantung pada satu dua pemain saja. Mereka memiliki banyak talenta berbakat yang bisa membawa tim menuju kesuksesan.
Gomes menegaskan bahwa ia tidak akan menempatkan Portugal sebagai favorit juara Piala Dunia 2026. Namun, ia percaya bahwa Portugal memiliki skuad yang kompeten dan mampu menjadi salah satu penantang juara.
“Kami memiliki tim dan pemain yang kualitasnya sama bagusnya. Saya percaya bahwa Portugal memiliki skuad dan apa yang dibutuhkan untuk menjadi salah satu penantang juara,” katanya.
Fokus pada Karier di Liga Arab Saudi
Sementara itu, Ronaldo saat ini sedang fokus bermain bersama Al Nassr di Liga Arab Saudi. Ia ingin membawa klubnya menutup musim 2025/2026 sebagai juara liga domestik. Sejak pertama kali tiba di Liga Arab Saudi pada 2022, Ronaldo belum pernah membawa Al Nassr menjuarai liga.
Meski begitu, penampilannya tetap mencuri perhatian. Di usia yang semakin tua, ia tetap menjadi salah satu pemain terbaik di lapangan hijau. Bagi para penggemarnya, Piala Dunia 2026 bisa menjadi momen penting bagi Ronaldo untuk menyelesaikan kariernya dengan pencapaian yang luar biasa.
Harapan untuk Capaian 1000 Gol
Salah satu harapan besar Ronaldo adalah mencapai 1000 gol dalam kariernya sebelum gantung sepatu. Piala Dunia 2026 bisa menjadi salah satu kesempatan tepat untuk menambahkan gol-gol penting dalam statistiknya.
Namun, bagi sebagian orang, Piala Dunia 2026 mungkin bukan lagi momen utama bagi Ronaldo. Ia lebih seperti pemanis di atas kue, yang hadir untuk memberikan semangat dan motivasi kepada rekan-rekannya, meski tidak lagi menjadi pusat perhatian.
Kesimpulan
Piala Dunia 2026 mungkin menjadi ajang terakhir bagi Ronaldo dalam karier internasionalnya. Meski tidak lagi menjadi pilar utama, kehadirannya tetap memberikan dampak positif bagi Timnas Portugal. Bagi para penggemarnya, ia tetap menjadi ikon sepak bola yang tak tergantikan.











