Perayaan Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara
Pergantian tahun 2026 menjadi momen yang penuh makna bagi banyak orang di seluruh dunia. Dari perayaan kembang api yang meriah hingga tradisi unik yang dilakukan, setiap negara memiliki cara masing-masing untuk menyambut tahun baru.
Pergantian Tahun di Pulau-Pulau Pasifik
Perayaan pergantian tahun dimulai lebih dulu di pulau-pulau yang terletak dekat dengan Garis Tanggal Internasional di Samudra Pasifik, seperti Kiritimati (Pulau Natal), Tonga, dan Selandia Baru. Di sini, warga memadati tempat-tempat strategis untuk menyaksikan matahari terbit pada awal tahun 2026. Mereka mengucapkan selamat datang kepada tahun baru dengan penuh antusiasme dan kegembiraan.
Pesta Kembang Api di Eropa
Di Eropa, pertunjukan kembang api menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru. Di Roma, Colosseum dan gedung-gedung ikonik lainnya menjadi latar belakang yang spektakuler untuk pertunjukan kembang api. Di London, Westminster Bridge dipenuhi oleh para pengunjung yang ingin melihat House of Parliament yang bermandikan cahaya sebelum pertunjukan kembang api di atas Big Ben. Di Paris, Champs-Élysées juga menjadi tempat yang ramai, dengan warga menunggu momen pergantian tahun sambil menikmati suasana yang indah dan berkilau.
Harapan Damai dari Seorang Turis
Taissiya Girda, seorang turis berusia 27 tahun dari Kazakhstan, berharap agar tahun 2026 menjadi tahun yang lebih tenang. Ia menginginkan perdamaian di mana pun, termasuk di wilayah-wilayah yang sedang mengalami konflik seperti Rusia, Ukraina, Palestina, dan Israel.
Piramida dan Burj Khalifa yang Terang
Di Mesir, piramida menjadi latar belakang yang spektakuler saat pergantian tahun di tengah malam. Sementara itu, di Dubai, ribuan warga rela menunggu hingga sembilan jam untuk menyaksikan pertunjukan kembang api dan laser yang meriah di kawasan Burj Khalifa, yang merupakan bangunan tertinggi di dunia. Pertunjukan ini mencakup jet ski dan piano terapung, diikuti oleh semburan kembang api dan lampu LED selama 10 menit.
Kesedihan di Gaza
Di kawasan Timur Tengah, banyak warga mengucapkan selamat tinggal pada tahun 2025 dengan kesedihan dan duka cita. Setelah dua tahun perang yang menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza, tekanan dari Amerika Serikat membantu mengamankan gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Namun, kedua pihak saling menuduh melakukan pelanggaran dalam kesepakatan tersebut.
Tidak Ada Kembang Api di Hong Kong
Kembang api biasanya menjadi tontonan wajib saat perayaan Tahun Baru di Hong Kong. Tapi tidak tahun ini. Hong Kong menyambut tahun 2026 tanpa pertunjukan kembang api atau cahaya berwarna-warni di atas langit Pelabuhan Victoria. Alasannya adalah karena kebakaran besar di kompleks apartemen pada bulan November yang menewaskan sedikitnya 161 orang. Sebagai gantinya, dewan pariwisata mengadakan pertunjukan musik pada Malam Tahun Baru, menampilkan musisi Air Supply dan penyanyi lainnya.
Tradisi Unik di Seoul dan Bangkok
Di Seoul, Korea Selatan, ribuan orang berkumpul di paviliun lonceng Bosingak, tempat lonceng perunggu dipukul 33 kali pada tengah malam. Bunyi lonceng diyakini dapat mengusir sial, serta menyambut kedamaian dan kemakmuran untuk tahun mendatang. Di Bangkok, langit malam diterangi oleh pertunjukan drone dan kembang api yang spektakuler di atas Sungai Chao Phraya.
Perayaan di Indonesia dan China
Indonesia mengurangi perayaan Tahun Baru sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Sumatra yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang menewaskan lebih dari 1.100 orang. Kembang api di Bali juga digantikan dengan tarian tradisional. Di Tembok Besar China, ada perayaan dan pertunjukan drum di kawasan Juyong Pass, tepat di luar Beijing. Warga yang ikut merayakan mengenakan topi dan papan yang dikibarkan dengan tulisan “2026” dan simbol kuda.
Tradisi Awal di Kroasia
Di Kroasia, perayaan pergantian tahun dimulai lebih awal. Sejak tahun 2000, kota Fuzine mengadakan hitung mundur pada siang hari, sebuah tradisi yang kemudian menyebar ke seluruh negeri. Warga saling bersorak, bersulang satu sama lain dengan sampanye, dan menari mengikuti musik, semuanya dilakukan tepat di tengah siang hari.
Harapan untuk Mengakhiri Perang
Di Kyiv dan Moskow yang bersalju, baik warga Ukraina maupun Rusia berharap akan perdamaian setelah hampir empat tahun konflik. Beberapa warga berharap perang berakhir, sementara yang lain tetap optimis bahwa perdamaian akan segera datang.











