"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Budaya  

Warung Sop Buntut Legendaris yang Disambangi Menkeu Purbaya, Konsumsi 100 Kg Daging Harian

Sejarah Warung Sop Buntut Cut Meutia yang Berusia Lebih dari 50 Tahun

Di tengah keramaian kawasan Jakarta Pusat, sebuah warung makan sederhana telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat sejak tahun 1970. Nama warung tersebut adalah Sop Buntut Cut Meutia, yang dikenal dengan hidangan sop buntut hangat dan lezat. Meskipun usianya sudah lebih dari setengah abad, rasa dan tekstur daging yang empuk tetap memikat para pelanggan.

Warung ini kini mampu menghabiskan hampir 100 kilogram daging sapi dalam sehari. Pemilik Sop Buntut Cut Meutia generasi kedua, Ningsih, menjelaskan bahwa penggunaan daging iga biasa sekitar 10 kilogram, ditambah 5 kilogram daging iga kecil. Sementara untuk menu sop buntut super, diperlukan sekitar 40 kilogram daging buntut. Selain itu, untuk menu sop buntut rebus biasa, daging buntut sebanyak 32 kilogram digunakan.

Jumlah total daging sapi yang digunakan dalam sehari mencapai sekitar 87 kilogram. Namun, Ningsih mengatakan bahwa jumlah ini bisa berubah sesuai dengan permintaan pelanggan. Daging-daging ini disiapkan sejak malam hari, lalu dipotong dan direbus selama satu jam. Proses memasak dilanjutkan pada pagi hari saat warung mulai beroperasi.

Teknik Memasak yang Unik

Setelah daging direbus, proses pemasakan dilanjutkan dengan menambahkan sayuran dan merebus kembali daging. Kuah panas juga digunakan agar rasa tetap terjaga. Hal ini membuat tekstur daging sapi di Sop Buntut Cut Meutia terasa empuk, meski warnanya kemerahan dan sering kali disangka kurang matang.

Ningsih menjelaskan bahwa tidak ada bumbu khusus yang digunakan, hanya keahlian dalam memasak yang membuat rasanya spesial. “Kalau kata orang, buntut bakar kami itu spesial karena warnanya merah. Tidak ada bumbu khusus, memang setiap orang dikasih kelebihan memasak saja,” ujarnya.

Menu yang Beragam dan Populer di Kal kalangan Pejabat

Awalnya, Sop Buntut Cut Meutia hanya menjual sop buntut rebus. Namun, seiring waktu, menu berkembang menjadi lebih beragam. Kini, warung ini menyediakan berbagai olahan buntut seperti Sop Buntut Super, Sop Buntut Goreng, dan Sop Buntut Bakar. Selain itu, tersedia juga Sop Iga Rebus, Sop Iga Goreng, Sop Iga Bakar, serta Sate Ayam dan Sate Kambing.

Harga per seporsi makanan di warung ini berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 65.000, belum termasuk nasi dan minuman. Warung ini juga memiliki reputasi yang baik di kalangan pejabat. Beberapa tokoh penting pernah singgah di sini, seperti almarhum Tjahjo Kumol, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Hayono Isman, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Soeharto.

Terbaru, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa juga mengaku telah berlangganan Sop Buntut Cut Meutia sejak lama. Lewat akun Instagram resminya @menkeuri, ia membagikan kesan bersantap di warung ini pada Rabu (10/12/2025). “Saya udah langganan, sering makan disini sejak saya muda, saya kalo pacaran disini, makan sama mantan pacar saya, yang sekarang jadi istri saya hehehe. Rasanya enak, top, recomended banget,” tulisnya dalam keterangan unggahan video Instagram tersebut.

Asal Usul Nama Warung

Nama Sop Buntut Cut Meutia tercetus secara tidak sengaja. Saat salah satu pejabat, Haryono, menyebut nama jalan di kawasan Menteng sebagai nama warung milik ibu Ningsih, maka nama tersebut pun digunakan. Padahal, awalnya warung ini dinamai Sop Buntut Semoga, diambil dari nama sang ibu “Semoga.” Nama ini diharapkan menjadi doa agar makanan enak dan pelanggan kembali.

Kini, Sop Buntut Cut Meutia tidak hanya berlokasi di Jalan Menteng Kecil Nomor 4-5, Jakarta Pusat, tetapi juga memiliki dua cabang lainnya. Cabang pertama berada di Tomang, Jakarta Barat, tepatnya di samping Mandiri Digital Tower, sedangkan cabang kedua berada di MYND Space X Kopi Gawe di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Untuk pelanggan yang ingin memesan untuk dibawa pulang, tersedia layanan di cabang Tambora, Duren Sawit, maupun Aren Jaya Bekasi.

Warung Sop Buntut Cut Meutia Pusat buka setiap Senin-Jumat pukul 10.00-20.00 WIB, serta Sabtu-Minggu pukul 10.00-16.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *