"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Ulang Tahun Tintin yang Meriah di Jakarta

Sejarah dan Keunikan Petualangan Tintin

Tintin, apakah Anda mengenalnya? Bagi banyak penggemar komik atau cerita bergambar, nama Tintin tidak asing lagi. Ia adalah tokoh utama dari kisah komik The Adventures of Tintin (Petualangan Tintin) yang dibuat oleh Herg, seorang komikus legendaris asal Belgia. Nama pena Herg adalah Georges Prosper Remi, yang dianggap sebagai salah satu komikus Eropa paling populer.

Dari tangan Herg, lahir Tintin, seorang reporter muda yang sering berpetualangan bersama anjingnya, Snowy (disebut Milou dalam bahasa Prancis), sahabatnya Kapten Haddock, serta tokoh-tokoh lain seperti ilmuwan eksentrik, Profesor Cuthbert Calculus (disebut Professeur Tryphon Tournesol dalam bahasa Prancis), duo detektif lucu Thomson dan Thompson (Dupont et Dupond dalam bahasa Prancis), penyanyi tenor Bianca Castafiore, dan masih banyak lagi.

Kisah Petualangan Tintin pertama kali terbit dalam bahasa Prancis pada 10 Januari 1929 di Le Petit Vingtime, suplemen rubrik anak dan remaja dari suratkabar Le Vingtime Sicle. Artinya, tahun ini Tintin merayakan ulang tahun ke-97. Perayaan ini dirayakan dengan meriah di Kopitiam Chang, sebuah kedai dengan tema Tintin yang berada di Jakarta Selatan, pada Sabtu, 10 Januari 2026. Lebih dari 70 orang penggemar hadir, termasuk anggota Komunitas Tintin Indonesia (KTI). Usia peserta sangat beragam, mulai dari anak-anak usia 10 tahun hingga orang dewasa, bahkan ada yang sudah berusia di atas 60 tahun.

Meskipun kisah ini awalnya terbit dalam rubrik anak-anak, ternyata diminati oleh berbagai kalangan usia. Hal ini karena kisahnya sangat menarik. Pembaca tidak hanya melihat gambar indah yang dikerjakan dengan baik oleh Herg, tetapi juga isinya sarat dengan pengetahuan. Melalui petualangan Tintin di berbagai wilayah dunia, pembaca bisa belajar tentang peristiwa, kekayaan alam, suku bangsa, dan situasi politik saat Herg menulis kisah-kisahnya.

Kisah Petualangan Tintin kemudian dibukukan dalam 23 seri, mulai dari seri pertama Tintin in the Land of Soviets hingga yang terakhir terbit pada 1976, yaitu Tintin and the Picaros. Setelah Herg meninggal pada 1983, tiga tahun kemudian ditemukan kembali naskah yang belum selesai, hanya berupa sketsa. Naskah ini diterbitkan pada 2004 dengan judul Tintin and Alpha-Art.

Semua karya Herg dikerjakan dengan teliti. Meskipun pada masa hidupnya (1907–1983) belum ada internet dan komunikasi tidak semudah sekarang, Herg rajin membuat klipping (mengumpulkan potongan surat kabar dan majalah) sebagai bahan untuk menyusun naskah komik. Ia juga rajin mengunjungi perpustakaan dan menimba ilmu dari para ilmuwan, baik secara langsung maupun melalui naskah tertulis. Hasilnya, meskipun Herg belum pernah ke Indonesia, ia mampu menggambarkan Bandar Udara Kemayoran dan berbagai hal tentang Indonesia dengan baik dalam kisah Flight 714 to Sydney.

Selain itu, Herg juga menciptakan dua seri, Destination Moon dan Explorer on the Moon, yang sangat baik dalam menggambarkan bentuk roket, isi di dalamnya, bentuk bulan, dan hal-hal lain yang pada saat itu hampir tidak diketahui masyarakat luas. Herg seorang visioner yang telah mampu menggambarkan manusia ke bulan jauh sebelum roket pertama diluncurkan pada 1959 dan Neil Armstrong mendarat di bulan pada 20 Juli 1969. Artinya, Herg melalui kisah Explorer on the Moon, telah mendarat di bulan 15 tahun sebelum Neil Armstrong.

Populer di Seluruh Dunia

Kisah Petualangan Tintin sangat menakjubkan, hingga kini diterjemahkan ke dalam lebih dari 115 bahasa dan dialek di seluruh dunia, termasuk Bahasa Indonesia. Terjemahan pertama diterbitkan oleh penerbit Indira, dan kini hak terjemahannya dipegang oleh Gramedia Pustaka Utama. Dua penerjemah pertama kisah Petualangan Tintin ke dalam Bahasa Indonesia adalah Marion Apitule dan Melani Budianta. Hadir juga Soraya Haque, selebriti yang menyukai kisah Petualangan Tintin, serta Profesor Premana Permadi yang pernah menjadi Kepala Observatorium Bosscha, dan banyak lagi.

Uniknya, dalam perayaan kali ini, semua peserta mendapatkan hadiah. Mulai dari pernak-pernik Tintin hingga beragam hadiah lainnya. Hadiah-hadiah ini disumbangkan oleh anggota KTI. Ada juga yang menyiapkan kue tart, kukis, kartupos, pin, dan lainnya. Menjadikan perayaan ulang tahun ke-97 Tintin semakin meriah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *