"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Budaya  

10 Pasar Tradisional Legendaris Yogyakarta: Beringharjo hingga Imogiri

Daftar 10 Pasar Tradisional Legendaris di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi

Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota budaya, tetapi juga memiliki pasar-pasar tradisional yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pasar-pasar ini tidak hanya berperan sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang masih terjaga hingga saat ini. Berikut adalah daftar 10 pasar tradisional legendaris di Yogyakarta yang patut dikunjungi:

1. Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo merupakan pasar tertua dan ikonik di Yogyakarta. Nama “Beringharjo” berasal dari kata “bering” yang merujuk pada pohon beringin dan “harjo” yang berarti kesejahteraan. Awalnya, wilayah ini merupakan hutan beringin yang kemudian berkembang menjadi tempat transaksi ekonomi setelah Keraton Yogyakarta didirikan pada tahun 1758. Pasar ini buka mulai pukul 08:00-17:00 WIB dan menjual berbagai barang seperti bahan dapur, kain batik, serta makanan khas Yogyakarta.

2. Pasar Ngasem

Dulunya, pasar ini dikenal sebagai pasar hewan khususnya burung. Namun, pada tahun 1960-an, para pedagang burung pindah ke PASTY di Dongkelan, sehingga pasar Ngasem bertransformasi menjadi pusat kuliner dan ruang publik. Di sini, wisatawan bisa menemukan berbagai kuliner khas, oleh-oleh, serta aktivitas seni. Pasar ini buka mulai pukul 07:00-16:00 WIB.

3. Pasar Gamping

Pasar Gamping merupakan salah satu pasar tradisional terbesar dan tertua di Kabupaten Sleman. Pasar ini telah menjadi pusat kegiatan ekonomi sejak masa Kerajaan Mataram Lama. Saat ini, pasar ini dikenal sebagai sentra buah segar dengan harga yang lebih murah. Selain buah, pasar ini juga menjual kebutuhan rumah tangga, sayuran, pakaian, dan perkakas. Pasar ini buka selama 24 jam.

4. Pasar Kranggan

Pasar Kranggan terletak dekat Tugu Yogyakarta dan telah berdiri sejak abad ke-19. Awalnya, pasar ini dikenal sebagai pasar belanja kebutuhan pokok. Kini, pasar ini lebih dikenal sebagai pusat kuliner tradisional. Pengunjung bisa menemukan berbagai macam kuliner seperti clorot, pisang goreng keju, lupis, cenil, dan jenang. Pasar ini buka mulai pukul 04:00-12:00 WIB.

5. Pasar Legi Kotagede

Pasar Legi Kotagede telah berdiri sejak abad ke-16 dan didirikan oleh Ki Ageng Pamanahan. Awalnya, pasar ini dikenal sebagai Sargdhe atau pasar Gede. Pasar ini menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk bahan pokok, pakaian, kain batik, kerajinan tangan, dan tanaman hias. Selain itu, pasar ini juga menjual jajanan tradisional seperti Kipo, Yangko, Kue Kembang, Klepon, dan Geplak. Pasar ini buka mulai pukul 05:00-12:00 WIB.

6. Pasar Senthir

Pasar Senthir merupakan pasar loak atau barang bekas legendaris di Yogyakarta. Nama “Senthir” berasal dari lampu minyak kecil yang digunakan oleh para pedagang dahulu. Pasar ini menjual berbagai barang bekas seperti kaset, uang koin kuno, gawai, sepatu, buku, dan barang elektronik. Pasar ini buka mulai pukul 19:00-24:00 WIB.

7. Pasar Lempuyangan

Pasar Lempuyangan terletak dekat Stasiun Lempuyangan dan merupakan pasar relokasi dari pasar Reksonegaran pada tahun 1984. Pasar ini dikenal sebagai pusat kuliner tradisional yang banyak dikunjungi wisatawan. Berbagai jenis kuliner seperti soto, tongseng, jenang, pukis, bakmi, gule kambing, lupis, dan jajanan pasar lainnya tersedia di sini. Pasar ini buka mulai pukul 05:00-17:00 WIB.

8. Pasar Telo Karangkajen

Pasar Telo Karangkajen telah berdiri sejak tahun 1857 dan menjadi pasar satu-satunya di Yogyakarta yang secara khusus menjual berbagai jenis singkong (telo). Pasar ini sering disebut sebagai pusat kuliner ketela di Yogyakarta. Pengunjung dapat membeli berbagai varian telo seperti tela madu, tela meni, tela pohung, ubi jalar, dan lain-lain. Di pasar ini juga tersedia olahan makanan dari telo seperti keripik telo dan getuk. Pasar ini buka mulai pukul 06:00-15:00 WIB.

9. Pasar Prawirotaman

Pasar Prawirotaman telah berdiri sejak tahun 1943 dan direvitalisasi pada tahun 2019 untuk meningkatkan infrastruktur dan ruang publik. Setelah revitalisasi, pasar ini menjadi pusat ekonomi modern dengan berdampingan langsung bersama food court dan tenant ekonomi kreatif. Pengunjung dapat membeli bahan-bahan pokok, kuliner tradisional, dan bersantai di area rooftop pasar. Pasar ini buka mulai pukul 06:00-16:00 WIB.

10. Pasar Imogiri

Pasar Imogiri berada di Kabupaten Bantul dan diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke-17. Pasar ini pernah mengalami kerusakan parah akibat bencana gempa pada tahun 2006, namun dibangun kembali pada tahun 2007. Pasar Imogiri tidak hanya menjadi pasar tradisional, tetapi juga dikenal sebagai pasar hewan. Di dalam pasar ini, dijual berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pangan, pakaian, hewan ternak, peralatan rumah tangga, hingga kuliner tradisional. Pasar ini buka mulai pukul 05:00-13:00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *