Penjelasan Adik Denada Mengenai Keterlibatan Ressa dalam Keluarga
Adik Denada, Enrico Whenry Rizky Tambunan, akhirnya angkat bicara terkait isu yang sempat menghebohkan publik. Ia menanggapi viralnya kisah Ressa yang pernah dijadikan sopir oleh Emilia Contessa semasa hidup. Isu ini menimbulkan berbagai spekulasi dan pandangan negatif terhadap keluarga besar Denada.
Enrico menyentil bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya akurat. Ia menjelaskan bahwa Emilia bukan orang yang mempekerjakan seseorang dengan gaji yang tidak manusiawi. Menurutnya, keputusan Emilia untuk mempekerjakan Ressa sebagai sopir dilakukan dengan niat baik, yaitu agar Ressa bisa belajar bekerja sama dan mengenal dunia kerja sejak dini.
Niat Baik Emilia untuk Membina Keluarga
Enrico menegaskan bahwa ibunya, Emilia, sangat menyayangi seluruh anggota keluarganya. Ia juga menjelaskan alasan Emilia mempekerjakan Ressa sebagai sopir. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman kerja kepada cucunya, seperti yang dilakukannya pada anak-anak dan cucu-cucu lainnya.
“Emilia ingin mengajarkan kepada anak-anaknya, cucu-cucunya, keponakan-keponakan, untuk rajin bekerja dan bisa bekerja,” jelas Enrico. Ia menambahkan bahwa Emilia juga mendidik anak-anaknya untuk bekerja sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Diungkapkan oleh Enrico, salah satu contohnya adalah dirinya sendiri. Anaknya mulai bekerja di Burger King saat masih duduk di SMP. Hal ini dilakukan karena ajaran dari Emilia. Sama halnya dengan Ressa, ia juga diajarkan untuk bekerja sejak usia muda.
Gaji yang Diterima Ressa Bukanlah Tidak Layak
Enrico juga membantah klaim bahwa Emilia hanya memberikan gaji murah kepada Ressa. Ia menegaskan bahwa Emilia tidak membutuhkan sopir dengan gaji rendah. Bahkan, Enrico mengatakan bahwa keluarga mereka cukup mampu untuk menanggung gaji seorang sopir dengan standar normal.
“Teman-teman saya cukup bersyukur. Saya juga bersyukur bahwa kami bisa kirim uang ke Indonesia untuk gaji seorang sopir dengan gaji yang normal,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa tujuan Emilia adalah untuk melibatkan keluarga dalam pekerjaan kecil-kecilan, bukan untuk memperbudak atau mempermalukan. “Tujuannya bukan untuk mempekerjakan, tapi untuk mengajarkan,” tambahnya.
Tidak Ada Niat Jahat dari Emilia
Enrico menegaskan bahwa tidak ada sedikit pun niat jahat dari Emilia dalam mempekerjakan Ressa. Ia menyatakan bahwa itu semua dilakukan dengan niat baik dan tulus. “Lebih baik secara tulus saya katakan itu adalah niat baik mama saya, tidak ada dia berniat jahat sama keluarga besarnya,” tegasnya.
Pengakuan Denada atas Status Ressa
Kini, Ressa akhirnya merasa lega setelah Denada secara terbuka mengakui bahwa Ressa adalah anak kandungnya. Pengakuan ini dilakukan Denada melalui media sosial Instagram, @denadaindonesia, pada Senin (2/2/2026). Dalam unggahan tersebut, Denada menyatakan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya.
Denada juga mengucapkan permohonan maaf atas sikap dan keputusan yang selama ini memicu perselisihan antara mereka. Ia mengungkap alasan telah menelantarkan Ressa sejak bayi, yaitu karena kondisi psikis yang belum layak. Denada mengaku khilaf baru sekarang mengakui Ressa sebagai anak kandungnya.
“Karena baru saat ini setelah sekian lama. Baru saat ini memberitahu Ressa bahwa Ressa adalah anak kandung saya. Itu adalah kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya. Dan saya minta maaf,” ujar Denada.
Penyanyi yang kini menjamah dunia olahraga zumba tersebut juga menyebut nama sang ibunda, Emilia Contessa, dan meminta maaf pada almarhumah serta adik-adiknya. “Saya juga minta maaf pada almarhum mamah, dan saya juga minta maaf kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa dan khilaf saya, Amin ya Rabbal alamin.”











