Gempa Bumi Mengguncang Maluku Tengah
Pada hari Kamis, 12 Februari 2026, gempa bumi dengan kekuatan 2.5 SR mengguncang wilayah Maluku Tengah. Gempa terjadi pada pukul 17:25:41 WITA dan berada di titik koordinat Lok:3.21LS, 128.88BT. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km, tepatnya di sekitar 13 km Barat Laut Maluku Tengah.
Gempa bumi yang terjadi secara tiba-tiba dapat menimbulkan ketakutan dan kekacauan. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui langkah-langkah yang harus diambil saat menghadapi gempa bumi. Berikut adalah panduan lengkap untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga:
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi
1. Ketika Berada di Dalam Rumah
- Lindungi diri dengan aman: Jika Anda sedang berada di dalam rumah, segera berlindung di bawah meja atau bangku kuat. Pastikan untuk memegang kaki meja agar tidak terjatuh.
- Jika tidak ada meja, lindungi kepala Anda dengan bantal, papan, atau benda lain yang bisa melindungi dari benturan.
- Anda juga bisa berlindung di bawah kusen pintu jika diperlukan.
- Matikan sumber api: Segera matikan kompor atau tungku jika ada api menyala. Ini sangat penting untuk mencegah kebakaran yang bisa terjadi akibat gempa.
- Jangan panik dan keluar dengan tertib: Setelah gempa reda, perlahan-lahan keluar rumah sambil waspada terhadap jatuhan benda-benda seperti genteng atau kaca.
- Periksa apakah anggota keluarga terluka. Jika ada, lakukan pertolongan pertama (P3K) dan segera hubungi pihak berwajib jika diperlukan.
2. Ketika Berada di Luar Rumah
- Lindungi kepala: Jangan lupa untuk melindungi kepala Anda dari reruntuhan bangunan atau benda-benda tajam.
- Hindari area berbahaya: Jangan mendekati pohon tinggi, kabel listrik, atau bangunan yang rusak. Sebaiknya bergerak ke daerah terbuka dan aman.
3. Ketika Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop, atau Pasar
- Jangan panik: Di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan, bioskop, atau pasar, jangan membuat kepanikan.
- Ikuti petunjuk petugas: Jika terjadi gempa, ikuti instruksi dari petugas atau karyawan yang bertugas.
- Waspadai asap: Jika terjadi kebakaran, segera membungkuk untuk menghindari asap tebal dan segera mencari jalan keluar.
4. Ketika Berada di Bangunan Bertingkat
- Berlindung di bawah sesuatu yang kuat: Misalnya, meja atau kursi yang kokoh.
- Jauhi jendela: Untuk menghindari pecahan kaca.
- Tetap di lantai yang sama: Jangan naik atau turun dari lantai tempat Anda berada.
- Hindari lift dan eskalator: Karena kemungkinan besar akan berhenti secara otomatis.
5. Ketika Berada di Kereta Api
- Berpegang pada sesuatu yang aman: Pegang erat tiang penyekat atau sandaran kursi agar tidak terjatuh saat kereta berhenti mendadak.
- Ikuti petunjuk petugas: Tetap tenang dan patuh pada instruksi yang diberikan oleh petugas.
6. Ketika Berada di Mobil
- Menepi dan hentikan kendaraan: Cepat cari tempat aman untuk berhenti dan jangan berhenti di area terlarang.
- Jauhi jembatan dan perempatan: Hindari berhenti di bawah atau di atas jembatan, serta jangan mencoba melintasi jembatan.
7. Ketika Berada di Pegunungan atau Pantai
- Waspada terhadap tanah longsor: Jika berada di pegunungan, segera mengungsi ke daerah datar yang aman.
- Perhatikan potensi tsunami: Di daerah pantai, gempa bumi bisa menyebabkan tsunami. Jika melihat tanda-tanda pasang air laut meningkat, segera menuju ke tempat yang lebih tinggi.
8. Jangan Memasuki Bangunan yang Rusak
- Bangunan yang sudah terkena gempa bisa masih memiliki bahaya tersisa seperti reruntuhan. Jadi, hindari memasukinya.
9. Dengarkan Informasi
- Selalu dengarkan informasi dari radio atau sumber resmi terkait gempa susulan.
- Jangan percaya isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
10. Isi Angket yang Diberikan
- Bantu instansi terkait dengan memberikan informasi tentang kerusakan yang terjadi.
11. Tetap Tenang dan Berdoa
- Jangan panik dan tetap berdoa kepada Tuhan untuk keselamatan kita semua.











