Destinasi Wisata Edukasi dan Hiburan di Bandung
Kota Bandung kini memiliki destinasi wisata yang unik, yaitu tempat edukasi sekaligus hiburan terkait dunia penerbangan. Lokasinya berada dekat dengan Bandara Husein Sastranegara, menjadikannya daya tarik bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam tentang industri kedirgantaraan.
Tempat ini dihadirkan oleh PT. Dirgantara Indonesia (PTDI), satu-satunya pabrik pesawat terbang di Asia Tenggara. PTDI melalui program Edutainment Dirgantara Indonesia mengajak masyarakat untuk menyelami proses, produk, hingga sejarah kedirgantaraan nasional. Program ini dibagi menjadi dua kategori pengunjung, yakni pelajar dan umum.
Untuk pelajar SMA/SMK di Jawa Barat, kunjungan ke PTDI gratis. Hal ini karena program Edutainment Dirgantara Indonesia merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTDI. Jadwal kunjungan bagi pelajar dilakukan setiap hari Jumat, dengan koordinasi antara pihak sekolah dan PTDI.
Dengan mengikuti program ini, pelajar akan mendapatkan pengalaman lebih mendalam dengan melihat tahapan produksi pesawat secara langsung, mulai dari pengolahan material, perakitan komponen, hingga tahap penyelesaian. Bagi pengunjung umum, proses produksi dijelaskan melalui video edukatif selama perjalanan tur.
Program ini tidak hanya sebagai sarana wisata, tetapi juga diharapkan menjadi ruang inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat profesi di bidang teknik, manufaktur, dan kedirgantaraan. PTDI berharap kunjungan ini dapat memantik minat pelajar untuk menekuni dunia sains dan teknologi, sekaligus memperkenalkan peluang karier di industri strategis nasional.
Bagi masyarakat umum, jadwal kunjungan dibuka setiap Sabtu dan Minggu pukul 09.00–16.00 WIB. Untuk kenyamanan dan keamanan, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 280 orang per hari. Pengunjung umum perlu membayar tarif tiket sebesar Rp30.000 per orang. Tiket bisa dibeli secara online maupun offline di lokasi, meski pengelola menyarankan pembelian daring untuk menghindari kehabisan kuota.
Program eduwisata ini dikemas dalam bentuk tur berdurasi sekira 45 menit. Pengunjung diajak berkeliling area pabrik menggunakan Bandros (Bandung Tour on Bus), didampingi pemandu dari karyawan PTDI yang memahami seluk-beluk dunia dirgantara.
Salah satu daya tarik utama eduwisata ini adalah kunjungan ke hanggar PTDI yang menampilkan koleksi pesawat produksi dalam negeri. Pengunjung dapat melihat langsung sejumlah pesawat legendaris hingga generasi terbaru, seperti N250, NC212i, CN235, serta N219 Nurtanio. Selain pesawat berawak, PTDI juga memamerkan wahana tanpa awak seperti PTTA Wulung dan UAV Elang Hitam yang dikembangkan untuk kebutuhan pertahanan dan pemantauan.
Berbagai produk dirgantara tersebut telah menembus pasar internasional dan digunakan di sejumlah negara Asia Tenggara, Timur Tengah hingga Afrika. Melalui kunjungan ini, masyarakat diperlihatkan bahwa karya insinyur Indonesia memiliki daya saing global.
Selain melihat pesawat di hanggar, pengunjung juga bisa masuk ke dalam mock up pesawat yang tersedia di gedung khusus PTDI. Di area ini, wisatawan bebas berfoto, merasakan suasana kabin pesawat, serta mengenal lebih dekat komponen-komponen pesawat. Tak hanya pesawat, terdapat pula mock up roket dan produk dirgantara lain buatan anak perusahaan PTDI.
Pengalaman unik lainnya adalah menikmati beragam kuliner sambil menyaksikan langsung pesawat komersial lepas landas dan mendarat di area DI Runway 29 Cafe yang masih satu kawasan dengan area PTDI. Dari lokasi ini, pengunjung dapat menikmati suasana bandara sambil mendengarkan penjelasan pemandu mengenai jenis pesawat yang melintas dan rute penerbangannya.
Aktivitas ini menjadi favorit pengunjung, terutama bagi pecinta dunia aviasi dan keluarga yang datang bersama anak-anak. Kehadiran Edutainment Dirgantara Indonesia memperkaya ragam wisata tematik di Bandung. Tidak hanya menawarkan hiburan, eduwisata ini membawa nilai edukasi dan kebanggaan nasional dalam bentuk pembelajaran di luar kelas.











