Lailatul Qadar: Malam Istimewa di Bulan Ramadan
Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan. Dalam ajaran Islam, malam ini memiliki nilai ibadah yang lebih baik dari seribu bulan. Meskipun begitu, waktu pasti terjadinya tidak pernah diungkap secara jelas oleh agama. Hal ini menjadi bentuk hikmah agar umat Islam tetap bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang bulan Ramadan.
Mayoritas ulama sepakat bahwa Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai tanggal pastinya. Beberapa menyebutkan bahwa malam tersebut berada pada malam-malam ganjil, sementara lainnya menunjuk pada tanggal tertentu seperti 27 atau 21 Ramadan. Pendapat yang paling kuat adalah bahwa Lailatul Qadar terjadi pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir Ramadan.
Makna dan Keistimewaan Lailatul Qadar
Secara bahasa, Lailatul Qadar berarti malam kemuliaan atau malam penetapan. Dalam keyakinan Islam, pada malam itu malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan ketetapan atas izin Allah SWT. Keistimewaan malam ini diabadikan dalam Al-Qur’an melalui Surah Al-Qadr ayat 1–5:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan… Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan… Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan… Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.”
Selain itu, dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 ditegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan sebagai petunjuk bagi manusia.
Perbedaan Pendapat Ulama tentang Waktu Lailatul Qadar
Para ulama memiliki pandangan beragam terkait waktu pasti Lailatul Qadar. Mayoritas bersepakat bahwa malam tersebut terjadi setiap tahun di bulan Ramadan. Namun terdapat perbedaan rincian mengenai tanggalnya:
- Sebagian menyebut berada di sepuluh malam terakhir.
- Ada yang menyatakan jatuh pada malam-malam ganjil.
- Pendapat lain menyebut tanggal 17 Ramadan.
- Beberapa sahabat seperti Ali RA, Aisyah RA, Muawiyah RA, dan Ubay bin Ka’ab RA berpendapat malam ke-27.
- Ada pula yang menunjuk malam ke-21 atau ke-23.
Syaikh Ibn Jarir Al-Thabari dalam tafsirnya menegaskan pendapat yang paling kuat adalah bahwa Lailatul Qadar berada pada salah satu malam di sepuluh hari terakhir Ramadan. Imam Al-Tsa’laby menjelaskan bahwa Allah SWT merahasiakan waktu tersebut agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang Ramadan.
Keutamaan Lailatul Qadar
Al-Qur’an menyebut nilai kebaikan malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Secara matematis, seribu bulan setara sekitar 83 tahun lebih. Artinya, satu malam ibadah di waktu tersebut memiliki ganjaran luar biasa besar. Momentum ini menjadi peluang bagi setiap Muslim untuk meraih ampunan dan peningkatan derajat.
Rasulullah SAW juga menganjurkan memperbanyak doa pada malam tersebut. Karena itu, sepuluh malam terakhir Ramadan kerap dimanfaatkan dengan:
- Qiyamul lail (salat malam)
- Tadarus Al-Qur’an
- Iktikaf di masjid
- Memperbanyak doa dan istighfar
Pendekatan yang ditekankan bukan sekadar menanti tanda-tanda alam, melainkan membangun kesungguhan spiritual dan konsistensi ibadah.
Jadwal Ramadan 1447 H
Berikut daftar lengkap 30 hari Ramadan 1447 H yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026:
1 Ramadhan – Kamis, 19 Februari 2026
2 Ramadhan – Jumat, 20 Februari 2026
3 Ramadhan – Sabtu, 21 Februari 2026
4 Ramadhan – Minggu, 22 Februari 2026
5 Ramadhan – Senin, 23 Februari 2026
6 Ramadhan – Selasa, 24 Februari 2026
7 Ramadhan – Rabu, 25 Februari 2026
8 Ramadhan – Kamis, 26 Februari 2026
9 Ramadhan – Jumat, 27 Februari 2026
10 Ramadhan – Sabtu, 28 Februari 2026
11 Ramadhan – Minggu, 1 Maret 2026
12 Ramadhan – Senin, 2 Maret 2026
13 Ramadhan – Selasa, 3 Maret 2026
14 Ramadhan – Rabu, 4 Maret 2026
15 Ramadhan – Kamis, 5 Maret 2026
16 Ramadhan – Jumat, 6 Maret 2026
17 Ramadhan – Sabtu, 7 Maret 2026
18 Ramadhan – Minggu, 8 Maret 2026
19 Ramadhan – Senin, 9 Maret 2026
20 Ramadhan – Selasa, 10 Maret 2026
21 Ramadhan – Rabu, 11 Maret 2026
22 Ramadhan – Kamis, 12 Maret 2026
23 Ramadhan – Jumat, 13 Maret 2026
24 Ramadhan – Sabtu, 14 Maret 2026
25 Ramadhan – Minggu, 15 Maret 2026
26 Ramadhan – Senin, 16 Maret 2026
27 Ramadhan – Selasa, 17 Maret 2026
28 Ramadhan – Rabu, 18 Maret 2026
29 Ramadhan – Kamis, 19 Maret 2026
30 Ramadhan – Jumat, 20 Maret 2026
Dengan merujuk jadwal tersebut, malam-malam ganjil yang patut diintensifkan ibadahnya berada pada tanggal 11, 13, 15, 17, dan 19 Maret 2026 (malam 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan).











