Laporan Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Selama Libur Lebaran 2026
Sebanyak 96.604 orang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memilih transportasi udara sebagai moda perjalanan selama masa liburan.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi menyampaikan bahwa jumlah pergerakan penumpang mencapai 177.521 orang baik untuk penerbangan domestik maupun internasional. Dari jumlah tersebut, jumlah penumpang yang tiba hari ini lebih sedikit yakni sebanyak 80.917 orang.
Pergerakan penumpang terjadi di tiga terminal utama yaitu terminal 1, terminal 2, dan terminal 3. Terminal 2 menjadi lokasi dengan pergerakan penumpang terbesar, dengan total 63.840 orang. Sementara itu, terminal 1 menunjukkan jumlah pergerakan yang paling rendah, hanya 50.964 orang. Untuk terminal 3, jumlah pergerakan penumpang mencapai 62.717 orang baik yang berangkat maupun yang tiba.
Selain pergerakan penumpang, jumlah pergerakan pesawat juga meningkat. Pada hari ini, sebanyak 1.171 pesawat melakukan penerbangan, dengan rincian 580 pesawat yang melayani penumpang yang akan berangkat dan 591 pesawat yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
Pergerakan pesawat paling tinggi terjadi di terminal 2 dengan jumlah 443 penerbangan, diikuti oleh terminal 3 dengan 402 penerbangan, terminal 1 dengan 296 penerbangan, serta 30 penerbangan yang mengangkut kargo.
Heru Karyadi menjelaskan bahwa jumlah pergerakan penumpang pada angkutan lebaran kali ini mengalami peningkatan sebesar 2,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Faktor-faktor seperti libur sekolah yang bertepatan dengan waktu Lebaran, meningkatnya jumlah destinasi wisata, dan situasi perekonomian masyarakat yang stabil turut berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas transportasi udara.
Untuk jumlah pergerakan pesawat selama periode angkutan lebaran diprediksi mencapai 19.891 penerbangan, naik 3,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terjadi baik pada rute domestik maupun internasional, sesuai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur.
Kepala Otoritas Bandara Wilayah I, Putu Eka Cahyadhi menyampaikan bahwa sebanyak 15.000 personel gabungan TNI-Polri, Aviation Security (Avsec), Badan Timsar Nasional (Basarnas), Airnav, Otoritas Bandara (Otban) dikerahkan untuk mengamankan Bandara Soekarno-Hatta selama arus mudik Lebaran 2026.
Dalam setiap shift operasional, terdapat 2.197 personel yang bertugas memastikan aktivitas, layanan, dan teknis di bandara dapat berjalan lancar. Penebalan petugas dilakukan demi memastikan layanan berjalan lancar termasuk fungsi pengawasan dari Kementerian Perhubungan dalam hal pergerakan pesawat.
Kolaborasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, dan Angkasa Pura Indonesia terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keselamatan penerbangan. Koordinasi antara stasiun operator penerbangan dan Airport Operation Control Centre (AOCC) lebih intensif dilakukan demi mengantisipasi keterlambatan pesawat, ketersediaan kru, serta menyampaikan informasi kepada penumpang sesegera mungkin apabila terjadi keterlambatan atau pembatalan penerbangan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara.
Dari sisi kesiapan infrastruktur sisi udara (airside), Bandara Soekarno-Hatta memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi optimal meliputi 3 runway, 175 parking stand, serta 115 aviobridge yang siap mendukung kelancaran pergerakan pesawat.
Dari sisi keamanan dan keselamatan penerbangan, bandara tersibuk di Tanah Air tersebut juga melakukan pemeriksaan kendaraan secara acak (random check) di area terminal guna memastikan seluruh aktivitas operasional berlangsung secara aman dan terkendali.
Beragam persiapan menyeluruh mulai dari aspek operasional, kesiapan infrastruktur, dan fasilitas layanan penumpang telah dilakukan selama angkutan lebaran tahun ini.











