"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Bangun Pukul 02.30, Kisah Dosen IAIN Pontianak yang Sukses Setelah 13 Tahun Mengabdi

Perjalanan Panjang Menuju Kehidupan Akademik

Syamratun Nurjannah memiliki kisah perjalanan yang tidak mudah sebelum akhirnya menjadi dosen di IAIN Pontianak. Dari awal karier sebagai dosen honorer pada tahun 2005 hingga akhirnya lulus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2018, ia harus menunggu selama 13 tahun untuk meraih status yang diinginkannya.

Saat itu, ia mencoba melamar menjadi dosen honor di STAIN Pontianak. Prosesnya terasa berliku dan penuh tantangan. Namun, Syamratun tidak menyerah. Setelah menjalani pengabdian selama bertahun-tahun, akhirnya ia berhasil memperoleh jabatan sebagai PNS di IAIN Pontianak pada tahun 2018.

Saat ini, Syamratun aktif sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Pontianak sekaligus menjabat sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Syariah. Ia mengatakan bahwa motivasi awal untuk memilih dunia akademik tidak lepas dari peran kedua orang tuanya. Ayahnya adalah seorang guru sekolah dasar, sedangkan ibunya bekerja sebagai petani. Sejak kecil, ia terbiasa melihat ayahnya mengajar dan membantu masyarakat tanpa pamrih.

“Dari kecil saya terbiasa melihat bapak saya mengajar, bahkan ada yang datang ke rumah dinas kami saat itu. Dan bapak tidak pernah meminta bayaran. Saat itu di Kampung tempat bapak bertugas persaudaraan kental sekali antar masyarakat. Dari situ saya bertekad ingin seperti beliau menjadi pengajar, membagikan sedikit ilmu yang saya miliki,” jelasnya.

Selain itu, tekad Syamratun semakin kuat ketika ia bertemu dengan dosen-dosen yang memberinya banyak dukungan selama menempuh pendidikan. Ia mengaku bahwa para dosen tersebut sangat mendukung dan membimbingnya selama masa studi.

Di tengah kesibukan sebagai dosen dan juga sebagai ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak, Syamratun memiliki cara tersendiri dalam mengatur waktu. Ia bahkan terbiasa bangun sangat pagi untuk menyiapkan segala kebutuhan rumah tangga sebelum berangkat bekerja. “Saya setiap hari bangun lebih awal, sekitar pukul 02.30 pagi setiap harinya,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar rumah sudah rapi dan keluarga siap beraktivitas sebelum ia berangkat ke kampus. Ia juga bersyukur mendapat dukungan penuh dari suami dalam mengurus keluarga. Pasangan tersebut memilih menyelesaikan pekerjaan rumah tangga bersama tanpa menggunakan bantuan asisten rumah tangga.

“Membuat roti, aneka makanan, dan pekerjaan domestik lainnya semua kami selesaikan berdua,” ucapnya.

Dalam menjalani profesinya sebagai dosen, Syamratun menekankan pentingnya nilai iman, disiplin, serta tanggung jawab. “Poin awal tetap menjaga iman dan taqwa kepada Allah,” kata Syamratun. Selain itu, ia menilai disiplin menjadi hal penting dalam kehidupan terutama dalam pekerjaan karena ketidakdisiplinan untuk masalah pekerjaan itu bisa merepotkan orang lain.

Oleh karena itu ia juga menanamkan nilai kejujuran, kesabaran serta tanggung jawab dalam menjalani kehidupan. Syamratun berpesan kepada siapa pun yang ingin berkarier di dunia akademik agar terus belajar dan tidak berhenti mengembangkan diri. Ia menilai seorang pendidik harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tidak tertinggal.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk berkontribusi kepada masyarakat. Menurut Syamratun, saat ini minat pelajar untuk melanjutkan pendidikan tinggi mulai menurun salah satunya karena faktor ekonomi. Ia berharap ke depan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan semakin meningkat.

Profil Singkat

Nama: Syamratun Nurjannah

Tempat Lahir: Kubu Raya

Tanggal Lahir: 11 Maret 1984

Hobi: memasak

Warna kesukaan: pink

Riwayat pendidikan:
* SDN 30 Pinang Dalam (lulus 1994)

SMPN 1 Rasau Jaya (lulus 1997)

MAS Ponpes Darul Ulum Kuala Dua (lulus 2000)

S1 STIS Yogyakarta (lulus 2003)

Magister Studi Islam (lulus 2005)

Kesibukan saat ini: Dosen FEBI IAIN Pontianak, juga sebagai kaprodi Ekonomi Syariah FEBI IAIN Pontianak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *