"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Budaya  

Buka Puasa dan Tarawih Bersama MD Kahmi Makassar Diikuti Ratusan Anggota Lintas Generasi

Kegiatan Buka Puasa Bersama Kahmi Makassar yang Menjadi Tradisi Tahunan

Ratusan anggota Majelis Daerah (MD) Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Kota Makassar dari berbagai angkatan berkumpul bersama di Hotel Claro Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, pada Kamis (12/3/2026). Mereka berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama dan tarawih bersama. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang terus dipertahankan sebagai ajang silaturahmi antaralumni.

Pantauan di lokasi, terlihat hadir Ketua Umum MD Kahmi Makassar, Prof Andi Pangerang Moenta dan Ketua Forhati, Prof Mrhamah. Ada juga Prof Marzuki Dea dan Prof Muhammad Ruslim yang hadir sebagai pembawa tausiah dalam kegiatan itu.

Perkembangan Kegiatan Buka Puasa Bersama

Prof Andi Pangerang Moenta mengatakan, kegiatan buka puasa bersama tersebut telah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Kahmi Makassar. Pelaksanaan kegiatan tersebut mengalami perkembangan dari tahun ke tahun sejak dirinya memimpin organisasi alumni tersebut.

“Mulai dari awal-awal tahun saya punya prioritas dulu, 2016 dari rumah ke hotel-hotel kecil dan puncaknya tahun 2026 ini di hotel yang terbagus di Makassar. Dan itu juga menjadi puncak dari kepengurusan saya 2016,” katanya usai buka puasa bersama.

Ia juga mengungkap bahwa masa kepemimpinannya akan segera berakhir dan akan dilanjutkan oleh kepengurusan baru melalui musyawarah daerah.

“Dan insyaallah tahun depan itu ada musyawarah daerah yang akan menggantikan saya untuk melanjutkan kepengurusan 5 tahun ke depan,” ujarnya.

Kegiatan Rutin Lain yang Dilakukan Kahmi Makassar

Selain kegiatan buka puasa bersama, Kahmi Makassar juga memiliki sejumlah kegiatan rutin lain yang biasanya dilaksanakan setiap peringatan milad organisasi pada bulan September.

“Dan selain kegiatan-kegiatan seperti ini juga ada kegiatan-kegiatan lain yang rutin dulu dilakukan setiap miladnya Kahmi, setiap bulan September,” ungkapnya.

Di situ ada pemeriksaan kesehatan, ada penyuluhan, ada diskusi-diskusi ilmiah,” tambah dia.

Namun ia mengakui, beberapa tahun terakhir intensitas kegiatan tersebut sedikit menurun karena kesibukan para anggota. Meski demikian, ia optimistis kepengurusan baru nantinya akan membawa semangat baru dalam menggerakkan kegiatan organisasi.

“Tapi insyaallah setelah terbentuk pengurus baru tentu akan lebih semangat lagi karena akan terpilih dari yang muda-muda dan juga dia sudah melihat kegiatan-kegiatan kita. Jadi dia sudah ada semacam pembelajaran untuk periode di masa yang akan datang nanti,” jelasnya.

Kahmi Makassar sebagai Organisasi Besar

Ia juga menyebut Kahmi Makassar termasuk salah satu yang terbesar di tingkat nasional dengan jumlah pengurus yang cukup besar serta banyaknya guru besar yang terlibat.

“Dan alhamdulillah Kahmi Makassar ini termasuk tingkat nasional itu besar karena pengurusnya memang lebih dari 200 orang dan di antara itu ada guru besar kurang lebih 60 orang,” katanya.

Bahkan menurutnya, hal tersebut juga pernah disampaikan oleh Anies Baswedan saat keduanya bertemu di Jakarta.

“Dan saya bertemu dengan Pak Anies Baswedan di Jakarta baru-baru ini. Dia juga mengatakan bahwa memang Makassar ini besar Kahminya karena salah satunya itu guru besarnya sangat banyak terlibat,” ujarnya.

Pembentukan Rayon di Berbagai Perguruan Tinggi

Dalam masa kepemimpinannya, Prof Andi Pangerang Moenta juga membentuk sejumlah rayon yang berada di berbagai perguruan tinggi di Makassar.

“Alhamdulillah waktu kepengurusan Kahmi juga ini kami bentuk beberapa rayon. Waktu itu masih di bawah kendalinya Kahmi Makassar,” ungkapnya.

“Rayon Unhas, rayon UNM, rayon UMI, rayon UIN semua terbentuk. Bahkan rayon IUP juga sudah terbentuk, cuma belum dilantik sampai sekarang,” tambah dia.

Antusiasme Anggota dalam Kegiatan Tahunan

Ia juga mengapresiasi antusiasme anggota yang hadir dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut. Pasalnya, ada sekitar hampir 500 anggota Kahmi yang hadir dalam kegiatan tahunan itu.

“Angkatan-angkatan juga banyak sekali datang, mulai angkatan lama maupun angkatan-angkatan yang muda,” ujarnya.

Harapan untuk Masa Depan Kahmi Makassar

Prof Pangeran berharap tradisi kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan oleh kepengurusan berikutnya dengan menyesuaikan perkembangan zaman.

“Saya kira itu harapan kami, mudah-mudahan tradisi ini dipelihara terus di periode yang akan datang nanti. Mungkin lebih bagus lagi karena keadaan selalu berubah. Mungkin disesuaikan nanti dengan perkembangan zaman, perkembangan digitalisasi dan lain sebagainya,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh anggota serta memperkuat peran KAHMI di masa mendatang.

“Saya kira demikian yang saya bisa sampaikan. Semoga membawa berkah untuk kita semua. Begitu pula KAHMI semakin eksis untuk memberikan peran-perannya di masa-masa yang akan datang,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *