Wisata Seram di Rumah Hantu Braga Saat Liburan Lebaran 2026
Liburan Lebaran 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat, termasuk para wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung. Salah satu destinasi yang menarik perhatian adalah Jalan Braga, yang kembali ramai dengan aktivitas wisatawan. Di tengah keramaian tersebut, salah satu tempat yang paling diminati adalah Rumah Hantu Braga.
Rumah Hantu Braga tidak hanya menawarkan sensasi seram, tetapi juga memberikan pengalaman sejarah yang unik. Gedung ini telah terbengkalai selama 30 tahun, namun kini kembali hidup sebagai tempat hiburan yang menarik. Suasana di dalam rumah hantu terasa mencekam sejak pengunjung melangkah masuk. Lampu yang redup berpadu dengan efek suara jeritan dan langkah kaki yang bergema menciptakan suasana tegang yang menggoda rasa penasaran.
Dekorasi Menyeramkan yang Membuat Pengunjung Tertarik
Dekorasi di dalam rumah hantu dirancang untuk memperkuat sensasi ketakutan. Patung-patung berwajah menakutkan, boneka tua dengan mata kosong, serta tirai yang bergerak perlahan membuat setiap ruangan terasa penuh dengan misteri. Setiap sudut dirancang untuk mengejutkan pengunjung, mulai dari pintu yang tiba-tiba terbuka hingga pocong yang bergerak seolah hidup.
Pengawas rumah hantu, Juna Aditya (78), menyebutkan bahwa antusiasme pengunjung cukup tinggi selama liburan Lebaran 2026. Ia menjelaskan bahwa jumlah pengunjung meningkat hingga 200 persen dibanding hari biasa. Tarif masuk untuk pengunjung selama long weekend ini adalah Rp35.000, sedangkan untuk hari biasa, harga kembali normal pada 1 April sebesar Rp30.000.
Kisah Mistis dan Pengalaman Unik
Salah satu daya tarik utama Rumah Hantu Braga adalah kisah mistisnya, khususnya tentang sosok Cika. Menurut Juna, gedung ini sudah kosong selama 30 tahun dan disebut angker karena ada anak bontot keluarga yang hilang dan tidak pernah keluar sampai hari ini. Selain cerita seram yang klasik, rumah hantu ini juga selalu menghadirkan ‘hantu’ baru setiap hari, sehingga pengunjung bisa merasakan pengalaman yang berbeda meskipun datang beberapa kali.
Juna menegaskan bahwa tujuan utama dari rumah hantu ini adalah membuat pengunjung merasa senang dan puas, bukan sekadar takut. “Yang menakutkan itu sebenarnya mindset kita sendiri. Setelah masuk rumah hantu, banyak yang baru sadar kalau tadi takutnya karena mindset sendiri,” jelasnya.
Pengalaman Berbeda untuk Setiap Pengunjung
Durasi kunjungan rata-rata berkisar antara 7–10 menit, tergantung kecepatan pengunjung. Ada dua wahana utama: rumah hantu tiga lantai dengan kamar-kamar dan tempat tidur asli, serta mobil hantu yang berada di lantai satu untuk pengalaman lebih cepat dan praktis. Keduanya sama-sama diminati, tapi tergantung preferensi pengunjung.
Pengunjung dari luar Bandung juga antusias mencoba pengalaman ini. Steven Nata Nail (27) dari Jakarta mengaku pengalamannya setelah keluar dari Rumah Hantu Braga membuat bulu kuduknya merinding. “Experience ini seru. Setan-setannya bikin kaget, tapi justru itu yang membuat berbeda dari rumah hantu lain. Tempatnya kecil, jadi terasa dekat banget dengan hantunya.”
Sementara Una (45) dari Tangerang Selatan mengaku jumpscare di setiap ruangan membuatkannya kaget yang memicu teriakan para rombongan. “Suara hantunya yang paling bikin kaget, tapi itu yang membuat seru. Kami rombongan tujuh orang, dan ini pertama kali mencoba rumah hantu Braga. Sebelumnya pernah ke Pandora atau Dufan, tapi sensasinya beda.”
Jadwal Operasional Rumah Hantu Braga
Selama liburan Lebaran, Rumah Hantu Braga buka pukul 12.00–00.00 WIB, sementara setelah April, rumah hantu ini buka mulai pukul 10.00 di akhir pekan. Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi seram dan pengalaman unik, Rumah Hantu Braga adalah pilihan yang tepat.











