"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Sekolah Binaan YPMAK, SATP Mimika Juara II Lomba Tari Modern Papua di Kuala Kencana

Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Mimika Meraih Juara II dalam Lomba Tarian Modern Papua

Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) Mimika berhasil meraih Juara II dalam lomba tarian modern Papua yang diselenggarakan oleh SMP YPJ Kuala Kencana. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan bakat seni bagi generasi muda Papua dan merupakan puncak dari sebuah community project sebagai bagian dari implementasi kurikulum nasional.

Lomba tersebut diikuti oleh lima sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Mimika, yaitu SMP Negeri 2 Timika, SMP Negeri 4 Timika, SMP YPPK St. Bernardus, Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), serta SMP YPJ Kuala Kencana selaku tuan rumah. Acara berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, mulai pukul 09.00 WIT, dengan penampilan tarian dari masing-masing sekolah yang dinilai oleh dewan juri profesional.

Tujuan dan Rangkaian Kegiatan

Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk mengembangkan bakat siswa sekaligus melestarikan budaya Papua melalui seni tari. Urutan penampilan dimulai dari SMP Negeri 4 Timika, dilanjutkan oleh SMP YPJ Kuala Kencana, SMP YPPK St. Bernardus, Sekolah Asrama Taruna Papua, dan ditutup oleh SMP Negeri 2 Timika.

Kepala Sekolah SMP YPJ Kuala Kencana, Nursalim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari community project yang menjadi bagian dari kurikulum nasional. Siswa kelas IX wajib melakukan aksi pelayanan komunitas sebelum lulus, dengan memilih bidang yang diminati seperti olahraga, seni, atau pendidikan. Salah satu kelompok memilih bidang seni, khususnya seni tari Papua.

Sebelum lomba, siswa melakukan kunjungan ke beberapa sekolah di Timika, berkomunikasi dengan kepala sekolah serta pembina tari, hingga melakukan penampilan dan presentasi tentang pentingnya melestarikan budaya Papua. Dari rangkaian kegiatan tersebut, siswa kemudian menginisiasi lomba tari kreasi Papua yang diikuti lima sekolah sebagai puncak kegiatan.

Persiapan dan Antusiasme Peserta

Menurut Franco Irahewa, Humas dan Pelatih ekstrakurikuler Tarian (SATP) Mimika, pihaknya sangat antusias mengikuti lomba tari kreasi Papua dan telah melakukan persiapan sejak menerima undangan. “Kami sangat antusias mengikuti lomba ini. Persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari dengan melibatkan 12 siswa, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Latihan dilakukan sekitar satu minggu lebih dengan rutinitas yang cukup intens,” ujarnya.

Franco berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depan sebagai wadah untuk mencari dan mengembangkan bakat generasi muda di Kabupaten Mimika, khususnya di bidang seni tari. Menurutnya, lomba ini menjadi momentum penting untuk mendorong semangat dan kreativitas anak-anak Papua yang memiliki banyak potensi, namun masih minim wadah untuk menyalurkannya.

Penampilan dan Pengalaman Peserta

Dalam perlombaan tersebut, SATP menampilkan tarian yang menggambarkan kebangkitan generasi muda Papua dari keterpurukan menuju semangat baru untuk bersatu dan maju. Salah satu siswa SATP, David Sebastian Anggaibak, mengaku bangga dapat mengikuti lomba tersebut. “Latihan kami sekitar satu minggu. Awalnya cukup sulit, tapi kami terus berlatih untuk menghafal gerakan. Sebelum tampil, kami juga sempat latihan lagi. Saya senang bisa ikut lomba ini dan berharap bisa menjadi juara,” ujarnya.

David menambahkan, keikutsertaan dalam lomba ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni tari.

Hasil Akhir Perlombaan

Dalam hasil akhir perlombaan, SMP YPPK St. Bernardus berhasil meraih Juara I, disusul Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) sebagai Juara II, dan SMP Negeri 2 Mimika sebagai Juara III.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *