"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Michelle Ashley Akui Hubungan dengan Pinkan Mambo Memburuk, Pilu Kehilangan Ibu Diungkapkan Melalui Penjualan Kesedihan

Kehidupan Michelle Ashley dan Perasaannya terhadap Pinkan Mambo

Michelle Ashley kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah pernyataannya yang menyinggung sang ibu, Pinkan Mambo, viral dan menuai beragam reaksi dari publik. Dalam pernyataannya, ia secara terbuka mengaku merasa kecewa terhadap sikap ibunya belakangan ini. Ia menilai Pinkan Mambo telah “menurunkan level diri” melalui berbagai aksi yang dilakukan di jalanan.

Ungkapan tersebut pun sontak menjadi sorotan, mengingat hubungan keduanya sebagai ibu dan anak. Tak sedikit publik yang penasaran dengan latar belakang pernyataan Michelle tersebut. Dalam sebuah perbincangan bersama Melaney Ricardo, Michelle Ashley akhirnya memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya bukanlah bentuk kebencian, melainkan wujud kepedulian sebagai seorang anak.

Michelle mengaku pernyataan itu muncul dari rasa sedih yang mendalam. Ia melihat adanya perubahan sikap dari Pinkan Mambo dalam beberapa waktu terakhir yang membuatnya prihatin. Menurut Michelle, kondisi tersebut membuatnya sulit untuk diam. Ia merasa perlu menyuarakan apa yang dirasakannya, meski berisiko menuai kontroversi di mata publik.

Hingga kini, pernyataan Michelle Ashley tersebut masih menjadi perbincangan luas, sekaligus memicu beragam pendapat terkait hubungan keluarga dan cara seseorang mengekspresikan kepedulian terhadap orang terdekat. “Sebagai anak aku pengen yang terbaik untuk Mami. Tapi kalau lihat Mami sekarang kayak ngamen di jalan, jual kesedihan, itu aku sedih banget,” ujar Michelle Ashley dikutip melalui Youtube Melaney Ricardo, Kamis (9/4/2026).

Michelle juga mengungkapkan bahwa hubungannya dengan sang ibu sudah lama tidak berjalan baik. Ia menyebut komunikasi di antara mereka terputus selama kurang lebih enam bulan terakhir. “Sudah lumayan lama sih, sekitar enam bulan. Aku sempat ngobrol, tapi nggak pernah didengar,” katanya.

Menurut Michelle, salah satu penyebab renggangnya hubungan tersebut adalah perbedaan pandangan terkait pasangan baru sang ibu. Ia merasa pendapatnya kerap diabaikan, sementara ibunya lebih memilih berpihak pada suami. “Aku ngerasa Mami selalu prioritaskan pasangannya dulu dibanding anak,” ucapnya.

Tak hanya itu, Michelle juga menyinggung soal kondisi ekonomi dalam rumah tangga ibunya. Ia mengklaim bahwa suami sang ibu tidak memberikan nafkah yang layak. “Dari yang aku dengar, penghasilannya ada, tapi yang dikasih ke Mami cuma sekitar Rp300 ribu sebulan,” ungkap Michelle.

Meski demikian, Michelle menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati sang ibu. Ia bahkan menyebut Pinkan sebagai sosok perempuan kuat yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga. “Aku respect banget sama Mami. Dia strong woman, hard worker, bahkan bisa dibilang ‘the man of the house’,” katanya.

Di sisi lain, Michelle mengaku memilih menjaga jarak demi kesehatan mentalnya. Ia merasa terlalu sering kecewa hingga akhirnya memilih untuk fokus pada diri sendiri. “Aku sedih pasti, tapi aku juga harus jaga perasaan aku. Jadi sementara aku memilih menjauh dulu,” jelasnya.

Momen Lebaran yang seharusnya menjadi ajang berkumpul keluarga justru memperkuat perasaannya. Michelle mengaku tidak mengetahui keberadaan sang ibu dan tidak mendapat ajakan untuk berkumpul. “Aku nggak tahu Mami tinggal di mana, jadi aku bingung harus ke mana waktu Lebaran,” ujarnya.

Meski hubungan sedang renggang, Michelle mengaku masih memiliki rasa rindu. Ia berharap suatu saat bisa kembali bersatu dengan sang ibu dalam kondisi yang lebih baik. “Aku kangen, pasti. Aku pengen semuanya bisa bareng lagi, tapi mungkin belum waktunya,” tuturnya.

Michelle juga menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk harapan agar sang ibu kembali ke jalur karier yang menurutnya lebih layak. “Mami itu diva, harusnya bisa konser lagi, bukan di jalan,” katanya.

Saat ini, Michelle mengaku sudah mandiri secara finansial sejak usia remaja. Ia menyebut telah memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa bergantung pada orang tua. “Aku sudah finansial independen dari umur 17 tahun. Aku cari jalan sendiri,” ujarnya.

Terlepas dari polemik yang terjadi, Michelle berharap publik tidak salah memahami pernyataannya. Ia menegaskan bahwa semua yang ia sampaikan murni dilandasi rasa sayang sebagai anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *