"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"
Bisnis  

Schneider Electric tingkatkan peran mitra teknologi energi



JAKARTA – Pemimpin teknologi energi global, Schneider Electric, memperkuat misinya sebagai mitra teknologi energi pada era transformasi menuju lanskap energi baru, digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste Martin Setiawan mengatakan pihaknya siap melakukan elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi pada setiap industri, bisnis, dan hunian sehingga mendorong efisiensi dan keberlanjutan. Hal ini sejalan dengan komitmen Advancing Energy Tech.

Saat ini, menurutnya, dunia menghadapi berbagai tantangan yang makin kompleks mulai dari kenaikan biaya energi, tuntutan keberlanjutan, hingga percepatan transformasi digital yang mengubah cara industri beroperasi. Di Schneider Electric, dia menjelaskan kondisi itu sebagai peluang untuk membangun masa depan yang lebih baik secara bersama.

“Melalui peran kami sebagai mitra teknologi energi, kami ingin membantu pelanggan melangkah dengan lebih percaya diri mewujudkan bangunan yang lebih efisien, pusat data yang berkelanjutan, industri yang lebih cerdas, serta infrastruktur yang lebih tangguh dan terintegrasi,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Pada lanskap energi baru, Martin menjelaskan kebutuhan listrik global diproyeksikan meningkat sekitar 40% hingga 2035, atau meningkat hampir 1.000 TWh per tahun. Hal ini sejalan dengan percepatan elektrifikasi dan pertumbuhan sektor baru seperti pusat data dan AI.

Pada saat yang sama, percepatan digitalisasi mendorong lonjok kebutuhan infrastruktur digital, dengan kapasitas pusat data global diperkirakan meningkat hingga empat kali lipat sebelum 2030. Dalam dunia yang makin multipolar, pada pertengahan 2024 sekitar 97% perusahaan berencana merancang ulang rantai pasok mereka dalam 2 tahun ke depan.

Menurutnya, pergeseran itu mendorong rantai pasok menjadi lebih terlokalisasi, terotomasi, dan berkelanjutan guna memastikan fleksibilitas operasional serta memenuhi target net-zero. Untuk menjawab perubahan itu, Schneider Electric menghadirkan teknologi yang memungkinkan terwujudnya lanskap energi baru.

Gedung, hingga infrastruktur dan jaringan listrik bisa beroperasi sebagai sistem yang terbuka, dan berbasis perangkat lunak. Di sektor pusat data, lonjakan kebutuhan komputasi berbasis AI mendorong peningkatan permintaan energi yang signifikan. Schneider Electric sebagai pemimpin teknologi energi global siap menghadirkan solusi untuk mendukung pusat data yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan.

Pada sektor bangunan dan hunian, teknologi memungkinkan transformasi dari sekadar konsumen energi menjadi bagian aktif dari ekosistem energi. Teknologi berbasis AI yang terintegrasi dalam solusi seperti SpaceLogic Room Controller membantu mengoptimalkan sistem HVAC, menurunkan konsumsi energi, serta menjadikan bangunan lebih cerdas.

Pada sisi jaringan listrik dan infrastruktur, imbuhnya, integrasi energi terbarukan dan volatilitas sistem energi menuntut sistem yang lebih adaptif. Melalui platform berbasis IoT dan solusi seperti microgrid advisor berbasis AI, Schneider Electric membantu operator energi menyeimbangkan pasokan dan permintaan listrik, mengurangi intensitas emisi karbon, serta meningkatkan ketahanan sistem.

Martin melanjutkan kunci dari transformasi itu adalah integrasi antara sistem energi dan teknologi digital. Schneider Electric mewujudkan hal tersebut melalui solusi EcoStruxure, platform terbuka berbasis AI. Dengan pendekatan itu, pelanggan dapat mengubah data menjadi energy and industrial intelligence yang memungkinkan pemantauan dan optimasi energi secara real-time.

Martin juga menyadari bahwa transformasi energi tidak bisa dilakukan sendiri. Untuk itu, perusahaan membangun ekosistem mitra global yang mencakup integrator sistem, mitra teknologi, hingga komunitas profesional kelistrikan.

“Pendekatan berbasis ekosistem ini menjadi salah satu kunci dalam mempercepat adopsi teknologi energi secara luas,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *