"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Persis Solo Tak Menang 300 Hari di Kandang, Milomir Seslija Bongkar Penyebabnya

Persis Solo Kembali Gagal Menang di Kandang, Tren Buruk Terus Berlanjut

Persis Solo kembali gagal meraih kemenangan saat bermain di Stadion Manahan dalam laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Tim yang digadang-gadang akan mendulang poin penuh justru harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan PSBS Biak. Gol pembuka dari Dimitri Lima pada menit ke-30 tidak cukup untuk memastikan kemenangan, karena Luquinhas menyamakan skor di menit ke-81.

Hasil ini semakin memperparah tren buruk Persis Solo yang sejak lebih dari 300 hari belum mampu meraih kemenangan resmi di kandang. Kekalahan dan imbang terus menghiasi laga-laga mereka, membuat tim kini berada di zona degradasi. Dengan kondisi seperti ini, Persis Solo harus segera memperbaiki performa, terutama di lini serang dan pertahanan.

Milomir Seslija Bantah Taktik Pergantian Pemain Salah

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, membantah tudingan bahwa keputusan pergantian pemain dalam laga tersebut salah. Ia menegaskan bahwa masalah utama tim bukanlah taktik, melainkan efektivitas mencetak gol. Meskipun banyak suporter dan netizen mengkritik penggantian Zanadin Fariz yang dianggap terlambat dan Dimitri Lima yang terlalu cepat ditarik, Milo menilai keputusan itu didasarkan pada kebutuhan tim.

“Kita masih menunggu kemungkinan untuk satu pergantian pemain lagi. Kita harus mengganti beberapa pemain, bukan hanya Zanadin tetapi juga Alba yang lelah,” ujar Milo. Ia juga membela Zanadin Fariz yang dianggap bertanggung jawab atas kebobolan. “Zanadin punya performa yang fantastis, tetapi semua orang hanya melihat ketika dia melakukan salah passing.”

Tren Buruk 300 Hari Tanpa Kemenangan di Kandang

Hasil imbang ini memperpanjang tren buruk Persis Solo di Stadion Manahan. Kemenangan kandang terakhir terjadi pada 27 April 2025 saat Persis menang 1-0 atas Persita Tangerang. Sejak saat itu, Persis telah melewati 13 laga kandang tanpa kemenangan, termasuk kekalahan dan imbang melawan tim-tim besar seperti Persib Bandung, Borneo FC, dan Madura United.

Beberapa hasil laga kandang setelah kemenangan atas Persita antara lain:
* 21/02/2026: Persis Solo 1-1 PSBS Biak

13/02/2026: Persis Solo 2-2 Madura United

31/01/2026: Persis Solo 0-1 Persib Bandung

23/01/2026: Persis Solo 0-1 Borneo

04/01/2026: Persis Solo 1-3 Persita

29/11/2025: Persis Solo 3-4 PSM Makassar

08/11/2025: Persis Solo 2-2 PSIM Yogyakarta

20/10/2025: Persis Solo 1-3 Malut United

28/09/2025: Persis Solo 2-2 Arema FC

13/09/2025: Persis Solo 1-2 Persijap Jepara

16/08/2025: Persis Solo 0-3 Persija Jakarta

17/05/2025: Persis Solo 1-1 Dewa United

05/05/2025: Persis Solo 0-1 Arema FC

Fokus Utama Persis: Mencetak Gol

Milomir Seslija menekankan bahwa masalah utama Persis Solo bukanlah taktik pergantian pemain, melainkan efektivitas mencetak gol. Meskipun menciptakan lebih banyak peluang dibandingkan laga sebelumnya, tim belum mampu mengonversinya menjadi kemenangan. “Intensitas permainan lebih baik ketimbang saat lawan Madura, tetapi tetap masalah utama adalah mencetak gol,” ujar Milo.

Dengan tren buruk ini, Persis Solo harus segera menemukan solusi, khususnya untuk meraih kemenangan kandang agar kepercayaan diri tim kembali pulih menjelang sisa musim BRI Super League 2025/2026. Keberhasilan di laga-laga mendatang sangat penting untuk menghindari ancaman degradasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *