Kunci Kemenangan Persebaya Surabaya di Laga Tandang
Persebaya Surabaya akan menghadapi laga yang sangat krusial dalam kompetisi Super League 2025/2026. Tim asuhan Bernardo Tavares akan bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-22 dengan misi bangkit setelah sebelumnya kalah di kandang sendiri. Dalam pertandingan ini, para pemain Green Force diharapkan bisa memperlihatkan performa terbaik mereka.
Pada laga sebelumnya, Persebaya Surabaya harus menerima kekalahan saat menjamu Bhayangkara FC di Gelora Bung Tomo. Hasil tersebut tentu menjadi motivasi tambahan untuk menunjukkan perubahan dalam laga tandang kali ini. Tavares menekankan pentingnya semangat juang dan kesadaran bahwa lawan juga memiliki motivasi yang sama untuk bangkit dari kekalahan.
Sementara itu, Persijap Jepara baru saja menderita kekalahan telak 4-0 dari Malut United di Gelora Kie Raha. Situasi ini dinilai bisa memicu kebangkitan tim yang bermain di kandang sendiri. Tavares mengingatkan bahwa tim yang baru saja kalah akan memiliki motivasi tinggi untuk mencoba membalikkan situasi.
Fakta menarik menunjukkan bahwa Persijap hanya mampu mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir. Sebaliknya, Persebaya Surabaya jauh lebih produktif dengan torehan 10 gol dalam lima laga terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan serangan Persebaya Surabaya lebih baik dibanding lawannya.
Ketajaman Persebaya Surabaya terasa semakin nyata ketika bermain di luar kandang. Dalam 10 laga tandang musim ini, Green Force mencatat empat kemenangan, lima hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Mereka membukukan 12 gol dan hanya kebobolan enam kali dengan selisih gol surplus enam serta koleksi 17 poin.
Produktivitas tersebut lahir dari kontribusi banyak pemain. Total ada sembilan donatur gol Persebaya Surabaya di laga tandang yang membuat tim ini tetap berbahaya. Bruno Moreira menjadi penyumbang terbanyak dengan tiga gol saat bermain di markas lawan. Kontribusinya membuat lini depan Persebaya Surabaya lebih hidup dan variatif dalam membongkar pertahanan.
- Francisco Rivera
- Arief Catur
- Gali
- Bruno Paraiba
- Rachmat Irianto
- Mihailo Perovic
- Alfan Suaib
- Risto Mitrevski
Selain itu, satu gol tambahan bahkan lahir dari bunuh diri lawan yang menunjukkan tekanan konsisten Persebaya Surabaya di wilayah pertahanan musuh.
Sebaran gol tersebut membuktikan kekuatan kolektif tim racikan Tavares. Tidak hanya bergantung pada satu nama, Persebaya Surabaya memiliki banyak opsi untuk mencetak gol kapan saja.
Meskipun demikian, Bruno Moreira tetap menjadi sosok sentral yang paling disorot jelang lawan Persijap Jepara. Pergerakan eksplosif dan naluri mencetak golnya kerap menjadi pembeda di pertandingan ketat.
Tavares sendiri menunjukkan sikap sportif sekaligus reflektif setelah kalah dari Bhayangkara FC. Ia mengakui efektivitas lawan menjadi faktor utama yang menentukan hasil akhir.
“Selamat kepada Bhayangkara atas hasil ini. Mereka tidak memiliki banyak peluang, tetapi mampu memaksimalkan momen yang ada. Kami sedikit lengah pada situasi krusial dan itu menjadi pembeda,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal itu tetap melihat sisi positif dari performa anak asuhnya. Ia menilai semangat juang pemain tetap terjaga terutama setelah turun minum.
“Para pemain sudah berjuang maksimal dan menunjukkan karakter. Dalam sepakbola, situasi seperti ini harus diterima dengan lapang dada,” jelasnya.
Menurut Tavares, kekalahan tidak boleh membuat tim terpuruk terlalu lama. Fokus penuh kini diarahkan untuk laga selanjutnya yang tak kalah penting.
“Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegasnya. Ucapan itu menjadi alarm sekaligus pemantik semangat skuad Green Force.
Duel melawan Persijap Jepara diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama ingin bangkit. Persijap berambisi menebus kekalahan telak, sementara Persebaya Surabaya mengusung misi mempertahankan tren positif tandang.
Dengan sembilan donatur gol Persebaya Surabaya di laga tandang dan performa impresif Bruno Moreira, peluang mencuri poin tetap terbuka lebar. Kini, publik menanti, apakah Bruno Moreira kembali jadi kunci dan membawa Persebaya Surabaya tersenyum di akhir laga.











