Ujian Berat Bagi Arema FC di Stadion Kanjuruhan
Pertandingan antara Arema FC melawan Bali United di Stadion Kanjuruhan akan menjadi ujian berat bagi lini pertahanan Singo Edan. Tim tamu, Bali United, memiliki rekor produktivitas yang sangat mengesankan ketika bermain di luar kandang.
Bali United saat ini memegang rekor produktivitas tandang terbaik dengan 23 gol, mengungguli Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta yang masing-masing hanya mencatatkan 19 gol tandang. Sementara itu, Persib Bandung mencetak 17 gol dalam laga tandang. Meskipun Malut United masih menjadi tim paling tajam di kandang dengan 31 gol, status Bali United sebagai tim paling berbahaya di markas lawan menjadikan duel ini salah satu yang paling dinanti.
Arema FC harus ekstra waspada saat menjamu Bali United pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026) pukul 20.30 WIB. Pasalnya, Bali United datang dengan modal rekor mengerikan sebagai kesebelasan paling produktif saat bermain jauh dari rumah.
Hingga pekan ke-23, Bali United kokoh sebagai Raja Gol Tandang. Agresivitas mereka mampu melampaui produktivitas tim-tim besar lainnya di liga musim ini. Dari 11 laga tandang yang sudah dijalani musim ini, Bali United telah mencetak 23 gol. Catatan ini lebih baik dibandingkan Persija dan PSIM Yogyakarta yang masing-masing mencetak 19 gol di laga tandang. Dua tim papan atas lainnya tercatat sudah mencetak 18 gol tandang, sementara Persib mencetak 17 gol tandang.
Dengan torehan 23 gol yang dikantongi Bali United, Arema FC harus bersiap menghadapi ujian pertahanan yang sesungguhnya di Stadion Kanjuruhan. Singo Edan tidak memiliki pilihan lain selain memperketat barisan belakang jika tidak ingin menjadi korban keganasan sang “Raja Gol Tandang” berikutnya.
Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian mampukah benteng pertahanan Malang meredam agresivitas serangan Serdadu Tridatu yang tengah berada di puncak produktivitas tandang musim ini.
Malut United ‘Raja Gol’ di Laga Home
Jika Bali United merajai produktivitas di markas lawan, Malut United FC tercatat sebagai tim paling jago cetak gol saat laga home. Meski menelan kekalahan pada pekan ke-23, David Da Silva dkk masih tercatat sebagai tim paling produktif saat bermain kandang dengan 31 gol.
Agresivitas Malut United tersebut melampaui Persib Bandung. Dari 12 laga home yang sudah dijalani, Persib berhasil mencetak 22 gol ke gawang lawan dan hanya sekali saja kebobolan. Bandingkan dengan Malut United yang dengan jumlah 12 laga home-nya, mampu mencetak sebanyak 31 gol ke gawang lawan dan 16 kali kebobolan.
Dari 12 laga kandangnya, Malut United mencatat tujuh kali menang, dua kali imbang, dan tiga kali kalah. Ini adalah catatan terbaik ke-4 khusus untuk pertandingan kandang. Catatan kekalahan Malut United sendiri pada laga pekan ke-23 lalu baru saja bertambah menjadi tiga kali kalah di laga home setelah kalah 2-3 dari Persija Jakarta pada Selasa (24/2) lalu di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Persib sendiri sebenarnya masih mencatat rekor kemenangan 100 persen saat tampil di kandang sendiri hingga pekan ke-23 Super League, namun untuk urusan produktivitas mencetak gol di kandang, Maung Bandung masih kalah dari Malut United FC.
Persija dan Borneo FC Gagal Manfaatkan Momentum
Sementara itu, Persija Jakarta dan Borneo FC gagal memaksimalkan momentum untuk mendekati Persib Bandung yang tersandung pada pekan ke-24 Super League 2025/2026. Persija Jakarta sebenarnya punya kesempatan menang dari Borneo FC usai main di depan suporternya sendiri di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3/2026) malam WIB.
Persija sempat unggul lebih dahulu pada awal babak kedua melalui sontekan Gustavo Almeida. Sayang, Borneo FC berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan jarak jauh Juan Villa. Pada menit ke-75, Persija menambah keunggulan melalui sepakan Fabio Calonego dari jarak 30 meter. Namun, keunggulan tim tuan rumah di depan mata hilang usai Ikhsan Nul Zikrak menyamakan kedudukan jelang laga berakhir. Skor 2-2 menutup jalannya pertandingan.
Konstelasi Papan Atas yang Tak Berubah
Gagal menghasilkan pemenang membuat Persija dan Borneo FC tidak mengubah konstelasi papan atas. Kedua tim tetap bertahan di peringkat masing-masing. Persija Jakarta masih menempati posisi kedua dengan koleksi 51 poin, berselisih tiga angka dari puncak klasemen. Meski berada di bawah Persib Bandung, Persija memiliki satu laga sisa lebih banyak dibandingkan sang pemuncak klasemen.
Sementara itu, Borneo FC masih bertahan di posisi ketiga dengan catatan 50 poin. Borneo FC masih tertinggal empat poin dari Persib Bandung. Senada dengan Persib, Borneo FC masih berpeluang merebut puncak klasemen andai berhasil memaksimalkan dua laga sisa. Borneo FC sendiri tercatat masih punya satu laga lebih banyak dari Persija Jakarta.
Jadwal Berat Borneo FC dan Peluang Persib Menjauh
Pada dua laga ke depan, Borneo FC sudah ditunggu laga berat. Empat hari setelah laga panas di Jakarta, Borneo FC bakal menjalani big match lawan Persebaya Surabaya. Sepekan setelah lawan Persebaya, Borneo FC bakal menantang Persib Bandung. Duel Borneo FC vs Persib Bandung dipastikan bakal jadi pertandingan seru jelang lebaran.
Di sisi lain, Persib berpeluang menjauh juga dari pesaingnya. Sebelum duel lawan Borneo FC, Persib berpeluang menang besar atas Persik Kediri. Pasalnya, Persib bakal main di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan punya rekor perkasa setiap main di sana.











