Persebaya Surabaya vs Persib Bandung: Lima Fakta yang Membuat Maung Bandung Lebih Unggul
Laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung di pekan ke-23 Super League 2025/2026 akan menjadi pertandingan yang sangat dinantikan. Duel ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (SUGBT), Senin (3/2/2026). Tiga poin menjadi target utama bagi tuan rumah, terutama untuk menjaga peluang mereka menempel Malut United di empat besar klasemen sementara.
Persebaya Surabaya datang dengan semangat tinggi setelah berhasil mengalahkan PSM Makassar pada pertandingan sebelumnya. Dukungan penuh dari Bonek, pendukung setia Persebaya, juga diyakini menjadi energi tambahan bagi tim Green Force. Namun, di balik optimisme tersebut, ada lima fakta penting yang membuat Persib Bandung lebih difavoritkan dalam laga ini.
1. Persib Bandung Unggul dalam Head to Head
Sejak era Liga 1, kedua tim sudah bertemu sebanyak 17 kali. Dari pertemuan tersebut, Persib Bandung memimpin dengan 9 kemenangan, sedangkan Persebaya hanya mampu meraih 5 kemenangan dan 3 laga berakhir imbang. Dominasi Persib terasa lebih jelas dalam lima pertemuan terakhir, di mana Maung Bandung mencatatkan 4 kemenangan dan hanya sekali kalah dari Persebaya Surabaya. Hal ini memberi keuntungan psikologis bagi Persib sebelum laga dimulai.
2. Rekor Bojan Hodak Lawan Persebaya Surabaya
Fakta kedua berkaitan dengan rekor pelatih Persib, Bojan Hodak, saat menghadapi Persebaya Surabaya. Dari lima pertemuan, ia telah mengoleksi 4 kemenangan dan hanya sekali kalah dengan agregat gol 10 berbanding 7. Catatan ini menunjukkan bagaimana taktik Bojan sering kali menyulitkan Persebaya Surabaya. Strategi dan disiplin permainan Persib sering kali membuat Green Force kesulitan dalam mengembangkan ritme permainan.
3. Rekor Bojan Hodak Lawan Bernardo Tavares
Fakta ketiga menyentuh duel taktik antara Bojan Hodak dan pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. Dalam lima pertemuan keduanya, Bojan mencatatkan 2 kemenangan dan 3 hasil imbang tanpa pernah kalah. Artinya, Bernardo Tavares belum mampu menumbangkan Bojan Hodak saat beradu strategi. Rekor ini tentu menjadi alarm bagi Persebaya Surabaya yang ingin memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah.
4. Produktivitas dan Pertahanan Persib Bandung
Fakta keempat terlihat dari produktivitas dan pertahanan kedua tim musim ini. Persebaya Surabaya sudah mencetak 34 gol dan kebobolan 23 kali dari 23 pertandingan yang dijalani. Sebaliknya, Persib tampil lebih tajam sekaligus solid di lini belakang. Maung Bandung sudah mengemas 37 gol dan baru kebobolan 11 kali, menunjukkan keseimbangan lini depan dan pertahanan.
5. Komposisi Skuad Persib Bandung
Keunggulan kelima datang dari komposisi skuad. Persebaya Surabaya memiliki 4 pemain tim nasional junior dan 2 pemain senior, sementara Persib mengoleksi 5 pemain tim nasional senior dan 6 pemain tim nasional junior. Kedalaman skuad dan pengalaman di level internasional membuat Persib punya variasi opsi saat laga berjalan alot. Dalam duel besar seperti ini, kualitas individu kerap menjadi pembeda di momen krusial.
Meski lima fakta condong ke kubu tamu, ada satu faktor yang membuat Persebaya Surabaya tetap layak diperhitungkan. Faktor itu tak lepas dari rekor pribadi Bernardo Tavares saat menghadapi Persib. Secara keseluruhan, Bernardo mencatatkan 3 kemenangan, 2 hasil seri, dan hanya 1 kekalahan saat melawan Persib. Bahkan ia pernah menang telak 4-2 dan 5-1 serta membungkam Maung Bandung di kandangnya dengan skor 1-2.
Rekor tersebut memberi harapan bagi publik Surabaya. Jika Tavares mampu menemukan formula yang tepat, kejutan di SUGBT bukan hal mustahil. Namun misi tiga poin Persebaya Surabaya tetap tak mudah. Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar memang mendongkrak moral, tetapi rekor lima laga terakhir kontra Persib masih jadi bayang-bayang.
Dalam lima laga terakhir itu, Persebaya Surabaya hanya sekali menang dan empat kali kalah dari Persib. Statistik ini mempertegas dominasi Maung Bandung dalam periode terkini.
Menjelang laga, perhatian Bonek juga tertuju pada satu nama penting di lini tengah. Mereka mencari kabar gelandang asal Brasil, Bruno Paraiba, yang tak terlihat dalam sesi latihan terbaru. Kekhawatiran itu tampak dari kolom komentar media sosial resmi klub. Berbagai komentar seperti “@brunoparaiba9 ? Where are you” dan “Mudah mudahan Bruno paraiba bisa main lawan Per” menunjukkan antusiasme Bonek terhadap keberadaan sang pemain.
Merujuk laman Transfermarkt, Bruno Paraiba disebut mengalami masalah kebugaran atau cedera. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Persebaya Surabaya terkait kondisi terkininya jelang laga kontra Persib. Situasi ini membuat teka-teki makin menarik jelang duel panas di Gelora Bung Tomo. Apakah lima fakta milik Persib cukup untuk membuat Bonek menangis, atau justru satu faktor Bernardo Tavares yang berbicara?
Jawabannya akan terungkap saat peluit panjang dibunyikan. Yang pasti, Persebaya Surabaya vs Persib Bandung selalu menyajikan drama, emosi, dan cerita yang sulit ditebak.











