"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Muchendi Marah Saat Pelantikan 115 Pejabat di Pemkan OKI, Kadis PUPR dan Dinkes Diangkat

Bupati OKI Tegur ASN yang Tidak Disiplin Saat Pelantikan 115 Pejabat

Suasana pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) sempat diwarnai ketegangan. Acara yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026) sore di aula ruang rapat bende seguguk (RRBS) Sekretariat Daerah OKI, menjadi perhatian khusus bagi Bupati Muchendi Mahzareki.

Bupati OKI menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan murni berdasarkan uji kompetensi dan kinerja, tanpa faktor kedekatan atau politik. Ia juga menegaskan tidak ada pejabat yang dinonjobkan dalam perombakan kali ini.

Teguran Keras kepada ASN yang Tidak Menjaga Kehormatan Acara

Selama acara berlangsung, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terlihat berbicara dan ngobrol, yang membuat Bupati Muchendi merasa terganggu. Ia memberikan sambutan dengan nada keras, mengingatkan para undangan untuk menjaga kekhidmatan acara.

“Kalau hanya ingin meramaikan acara pelantikan ini, tunggu saja di kantor. Saya harap ibu dan bapak bisa meninggalkan kebiasaan tidak tertib jauh-jauh. ASN itu contoh bagi masyarakat,” tegas Muchendi di hadapan para undangan.

Ia menekankan bahwa kedisiplinan adalah hal mendasar bagi seorang pelayan publik. “Jika ada kegiatan di kantor pun, saya minta tolong pelankan suaranya. Kita harus menunjukkan profesionalisme,” imbuhnya.

Proses Rotasi Jabatan Berbasis Merit

Muchendi menyatakan bahwa penempatan jabatan dalam rotasi besar-besaran ini didasarkan pada hasil uji kompetensi, bukan karena faktor kedekatan pribadi atau urusan politik. Ia juga memastikan bahwa tidak ada pejabat yang di-nonjob-kan dalam perombakan kali ini.

“Saya rutin mengontrol kinerja ASN setiap bulannya melalui laporan kepala dinas masing-masing. Saya ingin tim yang dibentuk kali ini bisa melompati capaian kinerja sebelumnya. Jangan memanipulasi laporan, sampaikan apa adanya, dan manfaatkan digitalisasi untuk inovasi,” tambahnya.

Rincian Pejabat yang Dilantik

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) OKI, Antonius Leonardo, merinci jumlah pejabat yang dilantik. Dari total 115 pejabat, terdiri dari:

  • 4 orang pimpinan tinggi pratama (JPT)
  • 30 orang administrator
  • 78 orang pengawas
  • 3 orang pejabat fungsional

Menurut Antonius, komposisi pejabat yang dilantik meliputi:

  • 1 JPT hasil evaluasi kinerja
  • 3 JPT hasil uji kompetensi
  • 108 pejabat administrasi yang mengisi jabatan sekretaris, kepala bagian, kepala bidang, lurah, kepala seksi, dan kepala subbagian di perangkat daerah
  • 3 pejabat yang diangkat melalui perpindahan dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional

Penunjukan Jabatan Fungsional

Tiga pejabat fungsional yang dilantik antara lain:

  • Asesor SDM aparatur ahli madya pada BKPSDM
  • Perencana ahli madya pada Bappeda
  • Auditor pada Inspektorat Daerah

Proses pengangkatan, rotasi, dan perpindahan jabatan telah melalui tahapan sesuai ketentuan dan memperoleh rekomendasi badan kepegawaian sebelum ditetapkan.

Daftar Nama Pimpinan Dinas Jabatan Tinggi Pratama (JPT)

Berikut daftar nama pimpinan dinas jabatan tinggi pratama (JPT):

  • Iwan Setiawan sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan dimutasi menjadi staff ahli bupati bidang pemerintahan hukum dan politik.
  • Jabatan Kepala Dinas Kesehatan saat ini diemban oleh HM Lubis.
  • Man Winardi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dimutasi jadi asisten bidang perekonomian dan pembangunan.
  • Jabatan Kepala Dinas PUPR kini diisi oleh Madani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *