Gubernur DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Pengelolaan BUMD
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan pentingnya sinergi, komunikasi terbuka, dan konsolidasi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, integrasi kawasan menjadi contoh konkret sinergi yang perlu diperkuat. Salah satu contohnya adalah konektivitas antara Ancol dan Jakarta International Stadium (JIS).
Dengan keterhubungan yang semakin baik, kawasan tersebut diharapkan mampu mengurai persoalan klasik seperti kemacetan dan keterbatasan lahan parkir, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di Jakarta Utara.
“Jika komunikasi berjalan dengan baik dan terbuka, berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih cepat dan tepat. Ego sektoral harus ditinggalkan karena hanya akan menghambat kemajuan bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).
JIS akan Terkoneksi dengan KRL Juni
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menyambut positif arahan tersebut, dan menegaskan kesiapannya untuk mengakselerasi berbagai proyek strategis. Jakpro terus memperkuat perannya sebagai city master developer melalui pengembangan kawasan berbasis aset strategis.
“Salah satu fokus utama adalah pengembangan kawasan JIS yang akan terkoneksi dengan layanan KRL pada Juni 2026, dan ke depan terintegrasi dengan jaringan LRT Jakarta,” ujar Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin.
Bentuk TOD Baru di Jakut
Iwan mengatakan kawasan ini dirancang sebagai ekosistem terpadu yang menggabungkan fungsi olahraga, komersial, dan ruang publik, sekaligus diperkuat konektivitasnya melalui jalur pedestrian terintegrasi JIS–Ancol mendorong terbentuknya koridor ekonomi baru di Jakarta Utara.
Penguatan konektivitas ini mendorong peningkatan aktivitas kawasan, terlihat dari semakin tingginya kunjungan, dan pemanfaatan venue, serta mulai terbentuknya simpul ekonomi baru di wilayah Jakarta Utara.
“Pengembangan kawasan berbasis mixed-use dan transit-oriented development (TOD) selanjutnya akan memperkuat nilai investasi jangka panjang sekaligus mendukung pertumbuhan kota yang lebih terintegrasi,” katanya.

Sebanyak 3,5 Juta Pengunjung di JIS Sampai TIM
Sepanjang 2025, total kunjungan JIS, Velodrome, dan Taman Ismail Marzuki (TIM), tersebut mencapai lebih dari 3,5 juta pengunjung, dengan lebih dari 750 event terselenggara. Tingkat kepuasan pelanggan juga tercatat tinggi, dengan Customer Satisfaction Index (CSI) di atas 88 persen.
“Ini artinya bahwa tingkat kepuasan pelanggan terhadap venue pada kategori sangat baik. Jakpro fokus pada aktivasi venue JIS, velodrome, dan TIM sebagai upaya meningkatkan awareness publik, dan membangkitkan crowd untuk menciptakan nilai tambah dan dampak pengali di masa depan,” ujar Iwan.

Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai Targetkan 80 Ribu Penumpang Per Hari
Selain itu, Jakpro juga tengah mengakselerasi revitalisasi Pasar Muara Karang yang ditargetkan rampung pada semester kedua tahun ini. Sementara, proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome–Manggarai diproyeksikan mampu meningkatkan jumlah penumpang harian hingga 80 ribu orang, jauh di atas kapasitas saat ini.
“Berbagai kerja sama komersial berbasis aset juga terus diperluas melalui skema revenue sharing, dan kemitraan dengan tenant maupun operator, naming rights, kolaborasi brand, serta monetisasi kawasan guna menjaga keberlanjutan bisnis,” imbuhnya.












