"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

15 Tahanan Lapas Tangerang Dipindah ke Sel Khusus

Penindakan terhadap Narapidana yang Menyimpan Narkoba

Sebanyak 15 narapidana asal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang dipindahkan ke sel isolasi Lapas Kelas I Tangerang. Dua di antaranya adalah narapidana berinisial JI (26 tahun) dan MFI (23 tahun). Pemindahan ini dilakukan setelah petugas menemukan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di kamar mereka di blok hunian Lapas Pemuda.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang Beni Hidayat memastikan bahwa selama menjalani masa isolasi, ke-15 narapidana tersebut tidak dapat berinteraksi dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP) lain. Selain itu, pihak lapas juga melarang mereka menerima kunjungan dan kiriman makanan dari luar. “Karena mereka diisolasi,” ujar Beni.

Langkah Pengamanan dan Pemeriksaan Petugas

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka-KPLP) Lapas Kelas I Tangerang Dwi Ediyanto menyatakan bahwa petugas menempatkan ke-15 narapidana tersebut dalam satu ruangan khusus yang terpisah dari tahanan dan narapidana lain. “Untuk saat ini, kami hanya mengeluarkan mereka dari isolasi jika penyidik kepolisian melakukan pemeriksaan,” kata Dwi.

Polisi Periksa Empat Petugas Lapas Pemuda

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Arnold Julius Simanjuntak mengatakan penyidik memeriksa empat petugas Lapas Pemuda sebagai saksi. “Para saksi merupakan petugas lapas yang ikut melaksanakan penggeledahan dan razia serta menemukan barang bukti narkoba,” ujar Arnold.

Arnold menjelaskan bahwa penyidik telah meminta keterangan petugas Lapas Pemuda dan saksi dari kepolisian. Pemeriksaan masih berlangsung sehingga penyidik belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya keterlibatan petugas lapas dalam kasus ini. “Kami masih mendalami dan tidak bisa berbicara tanpa fakta. Kita tunggu hasil pemeriksaan tersangka,” ujar Arnold.

Direktorat Kepatuhan Internal (Paminal) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memeriksa 16 petugas Lapas Pemuda, termasuk Kepala Lapas Pemuda Yogi Suhara dan Ka-KPLP Yongki Alexander P.

Upaya untuk Memastikan Keamanan Lapas

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Banten M. Ali Syeh Banna menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk menjalankan standar operasional secara ketat menyusul temuan narkoba tersebut. “Kami sudah menginstruksikan agar memperketat penggeledahan, memperbanyak razia, menyosialisasikan kepada jajaran dan warga binaan, serta menindak tegas pihak yang bermain sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Syeh Banna.

Kasubdit Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjenpas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Rika Aprianti menyatakan bahwa Ditjenpas dan seluruh jajaran tetap berkomitmen mewujudkan zero narkoba dan telepon genggam di seluruh lapas dan rumah tahanan. “Siapa pun yang terbukti terlibat akan kami beri sanksi dan/atau tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tulis Rika.

Rika menjelaskan bahwa Ditjenpas melalui Direktorat Pengamanan Intelijen telah melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) dan pemeriksaan di Lapas Pemuda Tangerang. Dalam sidak tersebut, petugas menemukan barang terlarang dan langsung melaporkannya serta melimpahkannya ke kepolisian untuk proses lebih lanjut. Saat ini, perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan dan penyelidikan.

Temuan Narkoba dalam Sidak

Sebelumnya, dalam sidak pada Jumat pagi, 27 Februari 2026, petugas menemukan dua narapidana menyimpan narkotika. Petugas menyita 96 pil ekstasi, 18,44 gram sabu, dan 26,56 gram tembakau sintetis dari JI dan teman sekamarnya, MFI, yang berasal dari Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Petugas juga menemukan tembakau sintetis seberat 11,49 gram.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada Jumat malam tim Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota mendatangi lokasi. Petugas kemudian mengamankan JI dan MFI beserta barang bukti pada Ahad, 1 Maret 2026. Selanjutnya, pihak Lapas Pemuda memindahkan JI, MFI, dan 13 narapidana lainnya ke Lapas Kelas I Tangerang. Kini, seluruhnya menjalani penempatan di sel isolasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *