Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Serpihan Helikopter PK-CFX
Komandan Lanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Sidik Setiyono mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbangkan pesawat helikopter Super Puma dari Bandara Supadio Pontianan menuju titik koordinat awal sekitar pukul 13.10 WIB. Dalam pernyataannya di Pontianak, Kamis 16 April, ia menyebutkan bahwa tim SAR telah ditemani oleh personel Paskhas yang lengkap dengan peralatan mereka.
Penemuan Serpihan yang Diduga Bagian dari Pesawat
Di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, tim SAR gabungan berhasil menemukan serpihan yang diduga merupakan bagian dari helikopter PK-CFX yang hilang kontak. Proses pencarian ini dilakukan setelah penerbangan sejauh 45 menit dari Kota Pontianak ke lokasi tersebut.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pencarian untuk memastikan kondisi di lapangan. Dari hasil pencarian tersebut, ditemukan bahwa titik lokasi mengalami pergeseran sekitar 1,9 nautical mile dari titik awal. Hasil pantauan udara menunjukkan adanya serpihan yang teridentifikasi sebagai bagian dari pesawat, baik melalui pengamatan visual maupun kamera.
Namun, kondisi di lokasi masih belum dapat dipastikan sepenuhnya karena medan yang sangat sulit dengan kemiringan tebing sekitar 45 derajat. Oleh karena itu, rencana operasi akan dilanjutkan esok hari.
Alasan Tidak Melanjutkan Operasi Hari Ini
Operasi tidak dilanjutkan hari ini karena beberapa faktor. Salah satunya adalah cuaca yang tidak mendukung, di mana hujan sempat terjadi pada sore hari. Selain itu, keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.
Dari hasil pantauan video, vegetasi di lokasi sangat rapat dan tinggi, sehingga pencarian melalui udara tidak dapat dilakukan pada malam hari. Saat ini, tim darat sudah bergerak dan mendekati lokasi hingga sekitar 4 kilometer, namun akses menuju titik lokasi diperkirakan sangat sulit karena medan yang terjal.
Enam Korban Berhasil Dievakuasi
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau, Eko Sulistyo, mengonfirmasi bahwa enam korban berhasil dievakuasi pada Kamis 16 April malam WIB. Ia menjelaskan bahwa evakuasi sedang dilakukan dari badan pesawat dan sampai saat ini sudah enam orang yang berhasil dievakuasi.
Namun, dua korban lainnya masih belum dapat dievakuasi karena tingkat kesulitan di lapangan. Jika seluruh korban berhasil dievakuasi malam ini, proses selanjutnya akan dilanjutkan pada esok hari, termasuk proses identifikasi korban di RSUD Sekadau.
Pencarian Lanjut Hingga Jumat
Di sisi lain, Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto, mengungkapkan bahwa timnya telah mencapai titik koordinat jatuhnya helikopter pada Kamis 16 April malam. Namun, evakuasi dihentikan sementara karena faktor keamanan.
Tim sudah berada di lokasi jatuhnya helikopter, tetapi karena kondisi gelap dan medan yang terjal, evakuasi belum memungkinkan dilakukan malam ini. Mereka bivak terlebih dahulu di atas bukit, dan besok pagi evakuasi akan dilakukan dengan menggunakan peralatan yang saat ini sudah mulai dikirim ke lokasi.
Daftar Penumpang Helikopter PK-CFX
Berikut adalah daftar penumpang helikopter PK-CFX:
- Capt. Marindra W (Pilot)
- Harun Arasyid (Teknisi)
- Patrick K (Penumpang)
- Victor T (Penumpang)
- Charles L (Penumpang)
- Joko C (Penumpang)
- Fauzie O (Penumpang)
- Sugito (Penumpang)











