"Fokus Banten: Info Lokal, Wawasan Global"

Jeritan Hati Nabilah O’Brien Usai Jadi Tersangka, Pencuri Minta Uang Damai Rp 1 M, Polisi: Agak Aneh

Kasus Keributan di Restoran Nabilah O’Brein Berujung Tersangka

Kasus keributan yang terjadi di restoran milik selebgram Nabilah O’Brein kini memasuki babak baru. Pasangan suami istri Zendhy Kusuma dan Evi Santi menuntut uang damai sebesar Rp 1 miliar, meski awalnya hanya membawa kabur pesanan senilai Rp 500 ribu.

Awal Mula Insiden

Insiden ini bermula pada 19 September 2025. Saat itu, restoran sedang ramai pengunjung, dan pasutri tersebut memesan 11 porsi hidangan serta tiga gelas minuman. Namun, karena merasa menunggu terlalu lama, Evi Santi kehilangan kesabaran dan masuk ke area dapur. Di sana, ia meluapkan emosinya dengan memaki dan menunjuk-nunjuk wajah kepala dapur.

Ketegangan semakin memuncak saat Zendhy menyusul masuk ke area dapur dan melakukan tindakan intimidasi dengan menggebrak lemari pendingin. Setelah puas meluapkan kemarahan dan memberikan ancaman kepada staf dapur, keduanya pergi tanpa membayar tagihan sebesar Rp 500 ribu.

Upaya Pembayaran yang Terlambat

Di tengah ketegangan yang memuncak, Zendhy sempat berupaya melakukan klarifikasi dengan mendatangi kembali restoran keesokan harinya. Tujuannya adalah untuk melunasi tagihan makanan dan minuman yang sebelumnya dibawa pergi tanpa membayar. Nabilah O’Brien membenarkan adanya iktikad tersebut, namun ia menolak pembayaran tersebut.

Penolakan ini menunjukkan bahwa bagi Nabilah, persoalan yang terjadi di dapurnya bukan lagi sekadar perkara tagihan Rp 500 ribu, melainkan sudah menyentuh ranah harga diri dan perlakuan intimidatif terhadap karyawannya.

Buntut Hukum yang Menyedihkan

Ironisnya, buntut dari rangkaian insiden panas di dapur tersebut kini justru menyeret Nabilah Obrein ke dalam jerat hukum yang lebih dalam. Nabilah secara mengejutkan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” ujar Nabilah Obrien.

Menurut Nabilah, selama lima bulan terakhir ia diminta mengakui bahwa pernyataan yang ia sampaikan, termasuk rekaman CCTV yang diunggah, merupakan fitnah. Ia juga mengklaim sempat diminta menyerahkan uang sebesar Rp1 miliar.

“Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah. Saya juga diminta Rp 1 miliar.”

Tuntutan Fantastis di Balik Status Tersangka

Penetapan Nabilah O’Brein sebagai tersangka dalam kasus ini memicu berbagai spekulasi, terutama terkait munculnya isu permintaan uang dalam jumlah besar. Kombes Manang Soebeti memberikan klarifikasi bahwa bukan pihak penyidik yang meminta uang kepada Nabilah, melainkan Zendhy sendiri yang mengajukan tuntutan uang damai sebesar Rp 1 miliar.

“Yang minta 1M di kasus Nabila Obrien itu pihak lawan, kalo mau damai,” katanya.

Bukan hanya minta Rp 1 miliar, Zendhy dan Evi juga menuntut Nabilah meminta maaf di hadapan publik. “Selain itu Nabila diminta untuk menyatakan permintaan maaf di publik dan pengakuan fitnah,” kata Manang.

Ia menilai ada kejanggalan dalam kasus tersebut. “Agak aneh memang,” kata Manang Soebeti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *