PSIT Academy: Membangun Bibit Pesepak Bola Profesional di Cirebon
PSIT Cirebon kembali menghadirkan inisiatif baru untuk membangkitkan gairah sepak bola di wilayah tersebut. Klub yang bermarkas di Kota Cirebon ini resmi meluncurkan PSIT Academy, sebuah akademi sepak bola yang bertujuan membina pemain muda sejak usia dini. Tujuan utama dari pembentukan akademi ini adalah menciptakan wadah bagi anak-anak yang memiliki minat dalam olahraga sepak bola dan membantu mereka berkembang menjadi pesepak bola profesional.
Soft launching PSIT Academy digelar pada Jumat (6/3/2026) dengan kegiatan latihan bersama di Lapangan Minomartani Soccer UMC Tuparev, Kota Cirebon. Acara ini menjadi awal dari perjalanan panjang PSIT dalam membangun sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Pemilik PSIT Academy, Asep Sholeh, menjelaskan bahwa pembentukan akademi ini merupakan langkah awal untuk mencari dan membina bibit-bibit pesepak bola berbakat dari wilayah Cirebon. Ia menekankan bahwa kehadiran akademi ini merupakan bagian dari visi PSIT untuk membina pemain sejak usia dini agar bakat mereka bisa berkembang secara terarah.
“Kita akan me-launching Akademi PSIT Cirebon yang saat ini sudah ada di tiga daerah,” ujarnya saat diwawancarai di sela acara. Tiga lokasi latihan tersebut tersebar di wilayah Cirebon Barat, Tengah, dan Timur. Di Cirebon Barat, latihan dilakukan di Lapangan UMC, sedangkan di Cirebon Timur, latihan berlangsung di Lapangan Dayak Ciwaringin.
Asep berharap para pemain muda yang dibina di akademi ini kelak dapat menjadi pesepak bola profesional. Ia menambahkan bahwa para pemain yang ditempa di akademi tersebut nantinya diharapkan bisa memperkuat tim senior PSIT bahkan berkarier di klub besar Indonesia seperti Persib.
Saat ini, PSIT sendiri tengah berlaga di Liga 4 Seri 2 Jawa Barat. Asep mengungkapkan bahwa dirinya baru mengakuisisi klub PSIT Cirebon sekitar dua bulan terakhir sehingga berbagai langkah pembenahan mulai dilakukan secara bertahap.
“Jangka pendek tentu kita perlahan ya, karena saya baru mengakuisisi PSIT ini kurang lebih hampir dua bulan. Sehingga kita perlahan untuk bisa membangkitkan energi positif tentang sepak bola Cirebon ini,” ujarnya.
Tujuan utama yang ingin dicapai adalah menghidupkan kembali gairah sepak bola di Cirebon sekaligus memberikan wadah bagi anak-anak yang memiliki minat di olahraga tersebut.
Sebagai langkah awal, PSIT mulai membangun sistem pembinaan melalui akademi yang saat ini sudah berjalan. Langkah pendek ini diikuti oleh rencana pembuatan Camp Akademi dan pengembangan PSIT profesional yang bisa bersaing di tingkat nasional.
Untuk pembinaan usia dini, PSIT Academy saat ini membuka pendaftaran bagi anak-anak berusia 8 hingga 16 tahun. Hingga saat ini jumlah peserta yang terdaftar hampir mencapai 100 anak. Antusiasme masyarakat terhadap akademi ini cukup tinggi.
Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan anaknya, PSIT Academy membuka pendaftaran melalui media sosial resmi mereka. Asep juga menegaskan bahwa tidak ada syarat khusus bagi anak-anak yang ingin bergabung. Semua yang senang main bola, yang mau main bola, ayo kita daftar dan bermain di PSIT Akademi.
Selain membangun akademi, PSIT Cirebon juga berencana menjadikan Stadion Bima sebagai markas utama tim. Asep menyatakan bahwa stadion utama PSIT Cirebon akan berada di Lapangan Bima. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Dispora dan PSSI Kota Cirebon untuk menjalin kerja sama.
Dengan adanya PSIT Academy, diharapkan Cirebon dapat kembali menjadi pusat pengembangan talenta sepak bola yang berkualitas. Melalui program ini, PSIT berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan pemain muda dan membantu mereka menembus kompetisi sepak bola yang lebih tinggi.











