Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang Terjaring OTT KPK
Nama Syamsul Auliya Rachman menjadi perhatian publik setelah terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Syamsul diamankan bersama belasan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap dan dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik KPK.
Operasi ini berlangsung di wilayah Kabupaten Cilacap dan langsung menarik perhatian masyarakat karena melibatkan kepala daerah yang masih aktif menjabat. Penangkapan ini menimbulkan banyak spekulasi dan pertanyaan mengenai konstruksi perkara yang dihadapi Syamsul.
Profil Singkat Syamsul Auliya Rachman
Syamsul Auliya Rachman lahir pada 30 November 1985. Ia dikenal sebagai politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Bupati Cilacap periode 2025–2030. Ia resmi dilantik sebagai bupati oleh Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Di internal partai, Syamsul juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Cilacap periode 2021–2026.
Karier di Pemerintahan
Karier Syamsul di pemerintahan dimulai dari tingkat kecamatan. Pada 2012, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Trantibum Kecamatan Kedungreja. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap.
Karier politiknya semakin menanjak ketika ia terpilih menjadi Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022. Pengalaman tersebut kemudian mengantarkannya maju dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024. Dalam pemilihan tersebut, Syamsul berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya. Pasangan ini berhasil memenangkan Pilkada dengan meraih 414.533 suara atau sekitar 43,81 persen dari total suara sah.
Riwayat Jabatan
Berikut adalah riwayat jabatan Syamsul Auliya Rachman:
- 2012 – Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Kedungreja
- 2013 – Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap
- 2017–2022 – Wakil Bupati Cilacap
- 2025–2030 – Bupati Cilacap
Kekayaan dan Harta
Berdasarkan laporan LHKPN 2025, total kekayaan Syamsul Auliya Rachman tercatat lebih dari Rp12 miliar. Rincian asetnya antara lain:
- Tanah dan bangunan di Cilacap: sekitar Rp8 miliar
- Tanah seluas 140 m²: senilai Rp150 juta
- Kendaraan: Toyota Minibus 2021 dan Toyota SUV 2024
- Harta bergerak lainnya: Rp360 juta
- Kas dan setara kas: Rp1,29 miliar
- Harta lain-lain: Rp1,05 miliar
Syamsul juga tercatat memiliki utang sekitar Rp215,61 juta.
Kehidupan Pribadi
Syamsul Auliya Rachman menikah dengan Ira Tanti, seorang dokter yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Kabupaten Cilacap. Namun, kini perhatian publik tertuju pada situasi hukum yang dialami bupati tersebut.
Pada tanggal 13 Maret 2026, KPK tidak hanya mengamankan Syamsul, tetapi juga Sekretaris Daerah dan puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Mereka dilaporkan dibawa menggunakan satu bus untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sesuai ketentuan hukum yang berlaku, KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Hingga kini, publik masih menunggu pengumuman resmi dari KPK terkait konstruksi perkara serta pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.











